-
Lembaga CISA dan FBI memperingatkan bahaya serangan peretas Iran pada fasilitas vital Amerika.
-
Target peretasan meliputi rumah sakit, jaringan air, pengelolaan limbah, hingga fasilitas pembangkit listrik.
-
Kelemahan jaringan swasta AS dimanfaatkan peretas Iran sebagai aksi balasan perang asimetris.
Aksi peretasan ini disinyalir kuat sebagai bentuk perlawanan balik atas ketegangan geopolitik dan militer kedua negara yang memanas beberapa bulan lalu.
"Lima bulan lalu, kita berperang dengan Iran, [dan] inilah yang kita dapatkan dari perang asimetris. Ini adalah aksi balasan dari Iran," tambahnya.
Isu serangan siber terhadap infrastruktur sipil ini menjadi perhatian serius karena ancamannya berpotensi melumpuhkan fungsi dasar kota dan keselamatan jiwa.
Ketegangan siber antara Washington dan Teheran terus meningkat seiring berkembangnya metode perang asimetris berbasis teknologi jaringan di panggung global.