- Dua warga Belanda, Joost dan Hidde, meninggalkan Bali setelah diduga mendiskriminasi warga lokal dalam acara lari.
- Otoritas imigrasi Indonesia menjatuhkan sanksi larangan masuk kembali kepada kedua warga negara asing tersebut.
- Penyelidikan tetap dilanjutkan oleh pihak imigrasi karena tindakan tersebut dianggap sebagai bentuk pelanggaran aturan.
Hidde terlibat langsung dalam proses relokasi perusahaan, mulai dari membangun kantor hingga merekrut tim.
Malta menawarkan gaya hidup yang tampak ideal, dengan cuaca hangat dan akses ke alam terbuka.
Namun, aspek sosial menjadi persoalan utama.
Ia mengaku harus kembali ke Amsterdam setiap enam minggu hanya untuk bertemu keluarga dan teman.
“Secara sosial, ada sesuatu yang hilang,” katanya.
Pengalaman itulah yang mendorong Hidde mencari bentuk kehidupan baru yang lebih seimbang.
Setelah sempat bepergian, termasuk ke Afrika Selatan, ia akhirnya memilih Bali sebagai tempat membangun jaringan komunitas baru bagi para pekerja remote.