6 Kapal Dicegat Iran di Selat Hormuz Senin Pagi, Matikan Sistem Navigasi

Pebriansyah Ariefana

Senin, 27 Juli 2026 | 13:16 WIB
6 Kapal Dicegat Iran di Selat Hormuz Senin Pagi, Matikan Sistem Navigasi
Indonesia tidak masuk dalam daftar negara sahabat yang diizinkan Iran melintas bebas di Selat Hormuz. (Suara.com/Aldie)
baca 10 detik
  • Iran mencegat enam kapal yang mematikan navigasi di Selat Hormuz akibat provokasi militer AS.

  • Serangan Houthi dan blokade terhadap Arab Saudi memperlambat lalu lintas kapal di Bab al-Mandeb.

  • Harga minyak dunia turun empat persen usai Amerika Serikat menghentikan kampanye pengeboman di Iran.

Suara.com - Otoritas keamanan maritim Iran mencegat enam unit kapal asing langsung meredam potensi bahaya di kawasan perbatasan selatan Selat Hormuz.

Langkah sigap ini diambil setelah rombongan kapal tersebut terdeteksi sengaja mematikan sistem navigasi dan penentuan posisi saat melintasi jalur terlarang.

Satu dari enam armada mengalami insiden darurat, sementara sisanya dipaksa memutar balik kembali menuju kawasan Teluk.

Selat Hormuz (FOX)
Selat Hormuz (FOX)

"Penanganan seluruh kapal dilakukan di bawah pengelolaan tegas Iran," menurut laporan resmi stasiun televisi pemerintah IRIB.

Laporan media negara tersebut mengungkapkan bahwa aksi berbahaya para pelaut terjadi pada Senin dini hari waktu setempat.

Narasumber tepercaya menyebut pergerakan nekat kapal-kapal itu terpicu oleh tindakan provokasi yang dilakukan militer Amerika Serikat.

Suhu panas di perairan Timur Tengah ini merembet pada kelancaran arus perdagangan dan distribusi logistik maritim global.

Lalu lintas pelayaran di Selat Bab al-Mandeb melambat tajam pascaserangan milisi Houthi di sepanjang pesisir Laut Merah.

Hambatan navigasi semakin tebal menyusul maklumat blokade laut total yang dilayangkan kelompok Houthi terhadap Arab Saudi.

baca juga

Kondisi riil kelumpuhan lalu lintas kapal tersebut terkonfirmasi langsung melalui rekaman data analitik komoditas Kpler.

Di sisi lain, dinamika geopolitik menunjukkan sinyal mereda setelah Gedung Putih menghentikan operasi pemboman selama dua pekan di Iran.

Keputusan penangguhan serangan udara oleh Amerika Serikat ini memicu penurunan harga minyak mentah dunia hingga empat persen.

Selat Hormuz dan Bab al-Mandeb merupakan dua urat nadi utama distribusi pasokan energi serta komoditas pelayaran dunia.

Gesekan militer di wilayah strategis tersebut senantiasa memicu gejolak harga minyak global dan mengancam keselamatan pelayaran internasional.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kenapa Amerika Stop Serang Iran? Hal Ini Mungkin Jadi Alasan Donald Trump

Kenapa Amerika Stop Serang Iran? Hal Ini Mungkin Jadi Alasan Donald Trump

News | Senin, 27 Juli 2026 | 12:49 WIB

Bagaimana Mobil Listrik China Selamatkan Dunia dari Bencana Krisis Minyak

Bagaimana Mobil Listrik China Selamatkan Dunia dari Bencana Krisis Minyak

Otomotif | Senin, 27 Juli 2026 | 12:39 WIB

Ranjau Laut Iran Makan Korban, Kapal Tanker Meledak karena 'Bandel' Tak Ikut Aturan Ini

Ranjau Laut Iran Makan Korban, Kapal Tanker Meledak karena 'Bandel' Tak Ikut Aturan Ini

News | Senin, 27 Juli 2026 | 12:23 WIB

Terkini

Pekerja Telkom Akses Tewas Tertimpa Tembok Beton di Gowa

Pekerja Telkom Akses Tewas Tertimpa Tembok Beton di Gowa

Sulsel | Selasa, 15 September 2026 | 08:18 WIB

KM Virgo Transport 8 Bergeser 1,6 Mil Laut dalam Kondisi Terbalik

KM Virgo Transport 8 Bergeser 1,6 Mil Laut dalam Kondisi Terbalik

News | Selasa, 15 September 2026 | 08:15 WIB

Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli

Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli

Entertainment | Selasa, 15 September 2026 | 08:09 WIB

Emiten Sandiaga Uno Bidik Bisnis Halal Lintas Negara

Emiten Sandiaga Uno Bidik Bisnis Halal Lintas Negara

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 08:02 WIB

Review Film Practical Magic: The Book Of Magic, Nostalgia Sihir yang Indah!

Review Film Practical Magic: The Book Of Magic, Nostalgia Sihir yang Indah!

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 08:00 WIB

Kemarau Panjang Bikin Waduk Gembong Makin Mengering

Kemarau Panjang Bikin Waduk Gembong Makin Mengering

Foto | Selasa, 15 September 2026 | 08:00 WIB

Ayahnya Dicopot dari Menkeu, Anak Purbaya Singgung Bawahan Korup: Pensiun Aja dari Politik

Ayahnya Dicopot dari Menkeu, Anak Purbaya Singgung Bawahan Korup: Pensiun Aja dari Politik

News | Selasa, 15 September 2026 | 07:57 WIB

Maybank Indonesia Resmi Jadi Grup Keuangan Terintegrasi, Gabungkan 5 Entitas Jasa Keuangan

Maybank Indonesia Resmi Jadi Grup Keuangan Terintegrasi, Gabungkan 5 Entitas Jasa Keuangan

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 07:56 WIB

4 Zodiak Beruntung yang Diprediksi Ketiban Rezeki Melimpah pada 15 September 2026

4 Zodiak Beruntung yang Diprediksi Ketiban Rezeki Melimpah pada 15 September 2026

Lifestyle | Selasa, 15 September 2026 | 07:54 WIB

Viral Biksu Mesum dan Korup, Lembaga Budha Thailand Bantah Ada Kasus di Kuil Lain

Viral Biksu Mesum dan Korup, Lembaga Budha Thailand Bantah Ada Kasus di Kuil Lain

News | Selasa, 15 September 2026 | 07:54 WIB

×