Macet Jakarta Tak Berujung, Dishub DKI Akui Kekurangan 'Senjata' Hadapi Truk Besar Mogok

Dwi Bowo Raharjo, Adiyoga Priyambodo

Selasa, 28 Juli 2026 | 18:48 WIB
Macet Jakarta Tak Berujung, Dishub DKI Akui Kekurangan 'Senjata' Hadapi Truk Besar Mogok
Kemacetan di Jalan Raya Cakung-Cilincing, Jakarta. (Suara.com/tangkap layar)
baca 10 detik
  • Dinas Perhubungan DKI Jakarta menyatakan truk besar yang mogok menjadi penyebab utama kemacetan malam hari di jalan Jakarta.
  • Dishub DKI berencana meluncurkan layanan panggilan darurat penderekan truk gratis khusus berkapasitas besar pada tanggal 9 Agustus mendatang.
  • Komisi B DPRD DKI meminta solusi jangka panjang karena Dishub saat ini hanya memiliki satu unit truk derek besar.

Suara.com - Kemacetan parah di sejumlah ruas jalan Jakarta, terutama jalur tol saat malam hari, ternyata sering dipicu oleh truk bertonase besar yang mogok di tengah jalan.

Hal ini terungkap dalam rapat Komisi B DPRD DKI Jakarta, Selasa (27/7/2026) yang turut dihadiri Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta.

Kepala Dishub DKI Jakarta, Budi Awaludin, memberikan salah satu contoh nyata kemacetan yang terjadi di jalur Cakung-Cilincing.

"Di mana salah satu juga yang menyebabkan kemacetan itu adalah karena adanya truk dengan tonase yang besar yang mogok," bebernya.

Ketua Komisi B, Nova Harivan Paloh, pun membenarkan bahwa dirinya juga kerap mengalami kemacetan akibat truk mogok, terutama di ruas tol pada malam hari.

"Iya saya juga sering lihat di beberapa ruas jalan terutama yang di tol Pak ya, apalagi kalau malam lagi, tadi malam saya juga mengalami kemacetan juga Pak, rupa-rupanya ada truk mogok juga."

Sebagai solusi, Dishub DKI berencana meluncurkan layanan call center penderekan gratis bagi truk-truk yang mogok di jalan.

"Namun baru di-launching pada tanggal 9 Agustus," tutur Budi.

Hanya saja di balik rencana tersebut, muncul persoalan lebih besar soal keterbatasan peralatan.

baca juga

Budi mengungkapkan bahwa Dishub DKI hanya memiliki satu unit truk derek dengan kapasitas tonase besar, yakni 40 ton.

Truk derek tersebut hanya berada di wilayah Jakarta Utara, sementara jalur lintasan truk bertonase besar juga tersebar di wilayah Timur dan Barat Jakarta.

Penambahan truk derek bertonase besar, lanjut Budi, juga sangat dibutuhkan agar layanan call center dapat berjalan maksimal.

"Karena kalau udah satu mogok di depan situ, itu udah pasti macetnya akan panjang sekali karena itu luar biasa," terangnya.

Menanggapi hal itu, Komisi B meminta Dishub DKI untuk memikirkan solusi jangka panjang atas keterbatasan armada derek ini.

"Kan artinya kita harus juga cepat respons seperti itu, apalagi ada concern juga kan dari Kementerian, gitu kan. Ini saya rasa menjadi concern ya. Kalau misalnya kurang, nanti coba dipikirkan lagi lebih lanjut gitu terkait dengan masalah ini," kata Nova.

Dengan kondisi armada yang minim, penanganan kemacetan akibat truk mogok sepertinya masih akan menjadi tantangan bagi Dishub DKI Jakarta dalam waktu dekat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Truk Towing Nyangkut Bikin Macet dan JPO Tendean Rusak Parah, Warga Diimbau Lewat 4 Jalur Alternatif

Truk Towing Nyangkut Bikin Macet dan JPO Tendean Rusak Parah, Warga Diimbau Lewat 4 Jalur Alternatif

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 13:12 WIB

Pramono Ungkap Biang Kerok Kemacetan Jakarta, 8 Juta Orang Keluar-Masuk Setiap Hari

Pramono Ungkap Biang Kerok Kemacetan Jakarta, 8 Juta Orang Keluar-Masuk Setiap Hari

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 23:24 WIB

Usai Libur Lebaran, Jatinegara Macet Parah hingga Arah Tebet-Kuningan

Usai Libur Lebaran, Jatinegara Macet Parah hingga Arah Tebet-Kuningan

News | Senin, 30 Maret 2026 | 10:40 WIB

DPRD DKI Soroti Proyek JSDP: Galian Dibiarkan Dua Tahun, Warga Keluhkan Macet Parah

DPRD DKI Soroti Proyek JSDP: Galian Dibiarkan Dua Tahun, Warga Keluhkan Macet Parah

News | Selasa, 03 Maret 2026 | 10:51 WIB

Pramono Anung Instruksikan Perluasan Akses Jalan Guna Urai Kemacetan Flyover Latumenten

Pramono Anung Instruksikan Perluasan Akses Jalan Guna Urai Kemacetan Flyover Latumenten

News | Kamis, 26 Februari 2026 | 20:59 WIB

Terkini

Macet Jakarta Tak Berujung, Dishub DKI Akui Kekurangan 'Senjata' Hadapi Truk Besar Mogok

Macet Jakarta Tak Berujung, Dishub DKI Akui Kekurangan 'Senjata' Hadapi Truk Besar Mogok

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 18:48 WIB

Pemerintah Luruskan Isu Larangan Vape, Pelaku Industri Bernafas Lega

Pemerintah Luruskan Isu Larangan Vape, Pelaku Industri Bernafas Lega

Bisnis | Selasa, 28 Juli 2026 | 18:45 WIB

Kupas Tuntas Transportasi Jakarta: Beneran Bikin Hemat atau Malah Ribet?

Kupas Tuntas Transportasi Jakarta: Beneran Bikin Hemat atau Malah Ribet?

Your Say | Selasa, 28 Juli 2026 | 18:44 WIB

Aturan AI Berlaku, Korporasi dan Sektor Keuangan RI Bisa Terancam Denda 2% dari Pendapatan

Aturan AI Berlaku, Korporasi dan Sektor Keuangan RI Bisa Terancam Denda 2% dari Pendapatan

Bisnis | Selasa, 28 Juli 2026 | 18:44 WIB

Bukan 'Ujug-ujug', Terungkap Alasan Kaesang Pilih Jateng Jadi Medan Tempur Menuju Senayan

Bukan 'Ujug-ujug', Terungkap Alasan Kaesang Pilih Jateng Jadi Medan Tempur Menuju Senayan

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 18:40 WIB

Kepala Bakom Qodari Jawab Polemik Londo Ireng, Kabinet Bayangan hingga Gubernur BI

Kepala Bakom Qodari Jawab Polemik Londo Ireng, Kabinet Bayangan hingga Gubernur BI

Jatim | Selasa, 28 Juli 2026 | 18:40 WIB

Wamendagri Ingatkan Sayembara Tangkap Begal Harus Tetap Sesuai Hukum

Wamendagri Ingatkan Sayembara Tangkap Begal Harus Tetap Sesuai Hukum

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 18:38 WIB

Massa Petani Tembakau Gelar Aksi di Kemenko PMK, Desak Pembatalan Aturan PP 28/2024

Massa Petani Tembakau Gelar Aksi di Kemenko PMK, Desak Pembatalan Aturan PP 28/2024

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 18:35 WIB

Ramai Wisatawan Dipalak Saat Foto di Plang Malioboro, UPT Tertibkan Fotografer

Ramai Wisatawan Dipalak Saat Foto di Plang Malioboro, UPT Tertibkan Fotografer

Jogja | Selasa, 28 Juli 2026 | 18:34 WIB

DPR Minta BGN Terbitkan Aturan Tertulis Larangan Dapur MBG Pakai MinyaKita dan Gas Melon

DPR Minta BGN Terbitkan Aturan Tertulis Larangan Dapur MBG Pakai MinyaKita dan Gas Melon

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 18:31 WIB

×