Deddy Sitorus Pernah Ngambek Gajinya Disamakan 'Rakyat Jelata', Kini Lecehkan Wartawan

M Nurhadi

Kamis, 30 Juli 2026 | 13:15 WIB
Deddy Sitorus Pernah Ngambek Gajinya Disamakan 'Rakyat Jelata', Kini Lecehkan Wartawan
Deddy Sitorus (e media DPR)
baca 10 detik
  • Anggota Komisi II DPR RI Deddy Sitorus diduga melecehkan jurnalis dengan mengusir mereka saat peliputan pada 30 Juli 2026.
  • Insiden pengusiran tersebut terjadi menjelang Rapat Dengar Pendapat antara Komisi II DPR, Kemendagri, dan kepala daerah.
  • Politisi PDI-Perjuangan tersebut sebelumnya juga pernah menuai kontroversi publik melalui pernyataan yang merendahkan masyarakat.

Suara.com - Anggota Komisi II DPR RI dari Fraksi PDI-Perjuangan, Deddy Yevri Hanteru Sitorus (Deddy Sitorus) kembali viral dan menuai kecaman publik pasca diduga melecehkan rombongan jurnalis yang tengah menjalankan tugas jurnalistiknya pada Kamis (30/7/2026).

Insiden ini terjadi jelang Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara Komisi II DPR bersama Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan sejumlah kepala daerah.

Saat para pewarta berkumpul di pinggir ruangan untuk meliput, Deddy justru mengusir mereka dengan menggunakan diksi yang merendahkan.

"Jangan di sini, seperti sirkus saja, tolong ke atas semuanya," cetus Deddy.

Rapat yang digelar di tengah masa reses tersebut mengagendakan pembahasan yang sangat krusial menyangkut hajat hidup orang banyak.

Ketua Komisi II DPR, Rifqinizamy Karsayuda, mengonfirmasi bahwa rapat itu ditujukan untuk membedah ulang skema keuangan daerah yang saat ini terbebani, terutama untuk mengevaluasi nasib Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Namun, alih-alih menghargai fungsi pers sebagai pilar transparansi bagi publik yang tengah menanti kejelasan nasib PPPK, Deddy justru memilih untuk mengerdilkan dan merendahkan para pembawa pesan.

Rekam Jejak Deddy Sitorus

Bagi publik yang mengikuti rekam jejak politikus kelahiran Tanjung Selor, 18 Desember 1971 ini, lontaran kalimat merendahkan tersebut rupanya bukan barang baru.

baca juga

Jauh sebelum insiden "sirkus", Deddy sempat menjadi bulan-bulanan warganet akibat pernyataan kontroversialnya di sebuah acara televisi pada Desember 2024 lalu.

Kala itu, ia tidak terima dan tampak kesal saat besaran tunjangan rumah anggota dewan yang mencapai Rp50 juta per bulan dibandingkan dengan upah pekerja berskala UMR (Upah Minimum Regional). 

Ia lantas menyebut perbandingan itu sebagai sebuah "sesat logika". Puncaknya, ia dengan enteng melontarkan istilah "rakyat jelata."

Profil Deddy Sitorus

Deddy Sitorus adalah wakil rakyat yang digaji dan dibayar tunjangan melalui uang negara. Sumber pendapatan terbesar APBN Indonesia adalah penerimaan perpajakan, yang mencakup pajak dalam negeri, bea, serta cukai. Sektor ini menyumbang lebih dari 82% dari total keseluruhan pendapatan negara.

Deddy Sitorus adalah politisi PDI Perjuangan. Ia merupakan alumnus Universitas Indonesia (UI) yang pernah menjabat sebagai Komisaris di BUMN seperti PT Waskita Beton Precast dan PTPN III Holding ini tercatat memiliki kekayaan fantastis.

Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) KPK, total harta kekayaan bersih Deddy menembus angka Rp18.977.891.109 (Rp18,98 miliar).

Rinciannya didominasi oleh tanah dan bangunan senilai Rp9,92 miliar, disusul kas dan setara kas Rp7,78 miliar, kendaraan Rp1,15 miliar, serta harta lainnya sebesar Rp130 juta. Menariknya, ia tercatat tidak memiliki utang sepeser pun.

Kekayaan belasan miliar tersebut makin disokong oleh aliran dana tak berseri dari APBN. Mengingat kembali pengungkapan blak-blakan oleh penyanyi sekaligus mantan anggota DPR, Krisdayanti pada 2021 lalu, fasilitas yang diterima wakil rakyat sangatlah memanjakan.

Mulai dari gaji pokok Rp16 juta, tunjangan Rp59 juta, dana aspirasi Rp450 juta (lima kali setahun), hingga dana kunjungan dapil mencapai Rp140 juta (delapan kali setahun).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

KWP Akan Laporkan Deddy Sitorus ke MKD dan Polisi karena Lecehkan Wartawan

KWP Akan Laporkan Deddy Sitorus ke MKD dan Polisi karena Lecehkan Wartawan

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 12:49 WIB

Sebut Wartawan Gerombolan Sirkus, Deddy Sitorus Terancam Dipolisikan Jika Tak Minta Maaf 1x24 Jam

Sebut Wartawan Gerombolan Sirkus, Deddy Sitorus Terancam Dipolisikan Jika Tak Minta Maaf 1x24 Jam

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 12:39 WIB

Ucapan Deddy Sitorus soal Sirkus Disoal Wartawan

Ucapan Deddy Sitorus soal Sirkus Disoal Wartawan

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52 WIB

Komisi III DPR Desak Usut Tuntas Tewasnya Satpam Waduk Jatiluhur: Petugas Keamanan Garda Terdepan

Komisi III DPR Desak Usut Tuntas Tewasnya Satpam Waduk Jatiluhur: Petugas Keamanan Garda Terdepan

DPR | Rabu, 29 Juli 2026 | 19:03 WIB

Eva Monalisa Raih Hibah AAWC untuk Program Sanitasi Air di Blora, Realisasi Pembangunan Mulai 2028

Eva Monalisa Raih Hibah AAWC untuk Program Sanitasi Air di Blora, Realisasi Pembangunan Mulai 2028

DPR | Rabu, 29 Juli 2026 | 18:51 WIB

Gaji Manajer Kopdes Ditanggung APBN: Di Mana Letak Skala Prioritas Negara?

Gaji Manajer Kopdes Ditanggung APBN: Di Mana Letak Skala Prioritas Negara?

Your Say | Rabu, 29 Juli 2026 | 17:45 WIB

Terkini

Hotel Inhumans Rilis Lagu Tema untuk Musim Kedua, Tayang Perdana 4 Oktober

Hotel Inhumans Rilis Lagu Tema untuk Musim Kedua, Tayang Perdana 4 Oktober

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 15:50 WIB

Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699

Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 15:49 WIB

Kapal Kargo Iran Diserang Rudal Misterius di Selat Hormuz, Dekat Pulau Qeshm

Kapal Kargo Iran Diserang Rudal Misterius di Selat Hormuz, Dekat Pulau Qeshm

News | Senin, 14 September 2026 | 15:49 WIB

Said Abdullah Nilai Prabowo Sudah Waktunya Reshuffle Kabinet

Said Abdullah Nilai Prabowo Sudah Waktunya Reshuffle Kabinet

News | Senin, 14 September 2026 | 15:48 WIB

Trik Nonton Bioskop Lebih Murah Bulan Ini Pakai QRIS BRImo

Trik Nonton Bioskop Lebih Murah Bulan Ini Pakai QRIS BRImo

Bri | Senin, 14 September 2026 | 15:46 WIB

Anggaran Minim, BPBD DIY Geser Alokasi Atasi Bencana di Jogja

Anggaran Minim, BPBD DIY Geser Alokasi Atasi Bencana di Jogja

Jogja | Senin, 14 September 2026 | 15:46 WIB

3 Shio yang Paling Tidak Cocok dengan Shio Anjing dalam Bisnis dan Asmara

3 Shio yang Paling Tidak Cocok dengan Shio Anjing dalam Bisnis dan Asmara

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 15:45 WIB

Saat Ginjal Tak Lagi Optimal, Perlukah Cuci Darah?

Saat Ginjal Tak Lagi Optimal, Perlukah Cuci Darah?

Video | Senin, 14 September 2026 | 15:45 WIB

Kabel Masih Semrawut, Apjatel Minta Pemprov DKI Evaluasi Total Proyek SJUT

Kabel Masih Semrawut, Apjatel Minta Pemprov DKI Evaluasi Total Proyek SJUT

News | Senin, 14 September 2026 | 15:44 WIB

Banyak Kasus Keracunan, DPR Sebut Pemerintah Tak Perlu Takut Tangguhkan MBG

Banyak Kasus Keracunan, DPR Sebut Pemerintah Tak Perlu Takut Tangguhkan MBG

News | Senin, 14 September 2026 | 15:44 WIB

×