Apa Tujuan Donald Trump di Perang AS-Iran Hingga Belum Mau Berhenti Menyerang?

Pebriansyah Ariefana

Jum'at, 31 Juli 2026 | 09:55 WIB
Apa Tujuan Donald Trump di Perang AS-Iran Hingga Belum Mau Berhenti Menyerang?
Donald Trump resmi memerintahkan blokade laut Iran setelah negosiasi damai di Islamabad menemui jalan buntu. (Gemini AI)
baca 10 detik

Serangan balik Amerika Serikat ke Iran dinilai tidak memiliki strategi diplomasi yang jelas.

Iran percaya negosiasi baru terwujud jika opsi militer Amerika Serikat dihentikan sepenuhnya.

Pakistan berupaya memulihkan kesepakatan MoU Islamabad demi meredakan eskalasi konflik kedua negara.

Suara.com - Langkah Amerika Serikat memicu kembali konfrontasi militer dengan Iran dinilai sebagai kekeliruan besar tanpa arah strategis yang jelas. Kebijakan serangan balik tersebut dianggap tidak mampu memaksa Tehran kembali ke meja perundingan diplomasi.

Trita Parsi dari Quincy Institute for Responsible Statecraft menilai tindakan Washington saat ini purely didorong motif balas dendam. Tanpa adanya opsi militer yang solid, eskalasi baru ini justru memperbanyak kerugian di kedua belah pihak.

Ketegangan yang terus memuncak ini membuktikan bahwa pendekatan konfrontasi terbuka gagal membuka ruang kompromi baru. Tehran justru merespons aksi tersebut dengan kalkulasi penangkalan militer yang jauh lebih terukur.

Donald Trump [The White House]
Donald Trump [The White House]

"Apa sebenarnya tujuan akhir Trump dengan serangan-serangan ini? Pasalnya, serangan tersebut tampaknya tidak memaksa Iran untuk kembali ke meja perundingan, setidaknya belum. Menurut saya, saat ini tidak ada tujuan lain selain pembalasan. Jadi, memicu kembali perang ini jelas merupakan sebuah kesalahan," ujar Parsi kepada Al Jazeera, Kamis (30/7/2026).

Parsi juga menyoroti kelemahan mendasar dari strategi militer Washington yang dieksekusi tanpa perencanaan matang sejak awal. Operasi pemboman yang berlangsung selama dua pekan terakhir terbukti tidak menghasilkan deviden diplomatik apa pun.

"Pilihan militer Trump benar-benar sangat buruk. Ini adalah salah satu alasan mengapa mengejutkan bahwa ia memulai kembali perang tanpa benar-benar menyiapkan opsi yang lebih baik. Kini kita tahu, setelah 13 hari kampanye pengeboman, bahwa sebenarnya tidak banyak strategi di baliknya," ungkap Parsi.

Pihak Iran meyakini bahwa jalur negosiasi baru bisa terwujud jika Washington sadar akan keterbatasan opsi militernya. Langkah penangkalan yang diambil Tehran bertujuan menutup opsi kekerasan dalam benak para pembuat kebijakan AS.

"Orang Iran telah sampai pada kesimpulan, benar atau salah, bahwa Trump tidak akan pernah serius dalam diplomasi sampai dia sepenuhnya menyadari bahwa dia tidak memiliki pilihan militer," kata Parsi.

"Jalan menuju perdamaian bukanlah langsung melalui negosiasi. Itu harus terlebih dahulu mengambil jalan memutar dengan menghilangkan dalam pikirannya bahwa ada pilihan militer,".

baca juga

Di tengah situasi yang memanas, Pemerintah Pakistan terus berupaya menjembatani komunikasi antara pihak Washington dan Tehran. Islamabad berusaha mengembalikan kedua negara pada komitmen awal yang terkandung dalam nota kesepahaman bersama.

Juru Bicaranya Kementerian Luar Negeri Pakistan, Tahir Andrabi, menegaskan komitmen negaranya dalam mengawal proses perundingan teknis. Pakistan aktif mendorong agar seluruh pihak kembali menaati poin kesepakatan yang telah disetujui sebelumnya.

“Kami berupaya semaksimal mungkin untuk mengajak semua pihak kembali pada MoU Islamabad,” tegas Tahir Andrabi kepada para wartawan.

Hubungan bilateral antara Amerika Serikat dan Iran kembali memburuk setelah aksi saling serang terjadi secara intensif. Rangkaian insiden balasan tersebut menyebabkan kesepakatan sementara yang sebelumnya dimediasi oleh Pakistan runtuh secara total.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ekonomi Amerika Anjlok, Rupiah Bangkit ke Rp18.055 per Dolar AS,

Ekonomi Amerika Anjlok, Rupiah Bangkit ke Rp18.055 per Dolar AS,

Bisnis | Jum'at, 31 Juli 2026 | 09:48 WIB

Ini Penyebab Harga Minyak Mentah Turun di Tengah Panasnya Konflik Global

Ini Penyebab Harga Minyak Mentah Turun di Tengah Panasnya Konflik Global

Bisnis | Jum'at, 31 Juli 2026 | 08:39 WIB

Donald Trump Ultimatum Iran: Gencatan Senjata atau Kami Hantam Lebih Keras

Donald Trump Ultimatum Iran: Gencatan Senjata atau Kami Hantam Lebih Keras

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 07:06 WIB

Terkini

Spesifikasi JETOUR T2 i-DM PHEV dengan Jarak Tempuh Tembus 1200 Km

Spesifikasi JETOUR T2 i-DM PHEV dengan Jarak Tempuh Tembus 1200 Km

Otomotif | Jum'at, 31 Juli 2026 | 09:53 WIB

Ekonomi Amerika Anjlok, Rupiah Bangkit ke Rp18.055 per Dolar AS,

Ekonomi Amerika Anjlok, Rupiah Bangkit ke Rp18.055 per Dolar AS,

Bisnis | Jum'at, 31 Juli 2026 | 09:48 WIB

Eks La Liga Sebut Timnas Indonesia Layak Jadi Juara Piala AFF 2026

Eks La Liga Sebut Timnas Indonesia Layak Jadi Juara Piala AFF 2026

Bola | Jum'at, 31 Juli 2026 | 09:48 WIB

Bawa Garnacho dan Abraham, Aston Villa Siap Uji Mental Indonesia All Stars

Bawa Garnacho dan Abraham, Aston Villa Siap Uji Mental Indonesia All Stars

Your Say | Jum'at, 31 Juli 2026 | 09:45 WIB

Bersama Danantara, BTN Jadi Penyalur Terbesar dalam Akad Massal 62.000 Rumah Subsidi

Bersama Danantara, BTN Jadi Penyalur Terbesar dalam Akad Massal 62.000 Rumah Subsidi

Bisnis | Jum'at, 31 Juli 2026 | 09:41 WIB

Destry Singgung Independensi BI Usai Perry Warjiyo Mundur

Destry Singgung Independensi BI Usai Perry Warjiyo Mundur

Bisnis | Jum'at, 31 Juli 2026 | 09:38 WIB

Awal Tak Mulus, Penonton Ransom Canyon Season 2 Turun 43% di Pekan Perdana

Awal Tak Mulus, Penonton Ransom Canyon Season 2 Turun 43% di Pekan Perdana

Your Say | Jum'at, 31 Juli 2026 | 09:34 WIB

Apakah Mobil Listrik Bebas Pajak Tahunan dan Ganjil Genap? Ini 5 Opsi Termurahnya

Apakah Mobil Listrik Bebas Pajak Tahunan dan Ganjil Genap? Ini 5 Opsi Termurahnya

Otomotif | Jum'at, 31 Juli 2026 | 09:33 WIB

Fenomena Fun Run: Gaya Hidup Sehat atau Sekadar Ajang Konten Media Sosial?

Fenomena Fun Run: Gaya Hidup Sehat atau Sekadar Ajang Konten Media Sosial?

Your Say | Jum'at, 31 Juli 2026 | 09:30 WIB

Jangan Salah Pilih! Ini 5 Sepatu Lari Lokal Terbaik untuk Daily Run

Jangan Salah Pilih! Ini 5 Sepatu Lari Lokal Terbaik untuk Daily Run

Your Say | Jum'at, 31 Juli 2026 | 09:26 WIB

×