- Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato pada pembukaan Kongres Biasa PSSI 2026 di Jakarta, Senin (3/8/2026).
- Pertandingan Timnas Indonesia melawan Vietnam dalam ASEAN Hyundai Cup 2026 akan berlangsung di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor.
- Kemenangan atas Vietnam malam ini memastikan Indonesia mengamankan tiket menuju semifinal turnamen tersebut.
Suara.com - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menegaskan bahwa sepak bola bukan sekadar permainan di atas rumput hijau. Baginya, setiap kali Timnas Indonesia berlaga, terpancar kekuatan luar biasa yang mampu meluruhkan segala sekat perbedaan di tengah masyarakat.
Pesan menyentuh ini disampaikan Presiden Prabowo dalam pembukaan Kongres Biasa PSSI 2026 di Jakarta, Senin (3/8/2026).
Melalui teks pidato yang dibacakan oleh Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, Presiden mengungkapkan rasa bangganya terhadap sportivitas dan nasionalisme yang lahir dari sepak bola.
"Ada satu hal yang selalu membuat saya bangga. Setiap kali tim nasional Indonesia bertanding, kita melihat Merah Putih mampu menyatukan seluruh rakyat Indonesia," kata Prabowo dalam pidato tertulisnya.
Menurut Presiden, momen saat Garuda bertanding adalah saat di mana ego golongan menghilang dan berganti dengan doa kolektif untuk bangsa.
"Tidak ada lagi perbedaan suku, agama, daerah, maupun latar belakang, yang ada hanyalah satu identitas: Indonesia. Jutaan rakyat menyanyikan lagu Indonesia Raya dengan penuh kebanggaan. Mereka berdiri, berdoa, dan berharap Garuda membawa nama bangsa semakin tinggi," tambahnya.
Lebih dari Sekadar Olahraga
Lebih lanjut, Prabowo memandang sepak bola sebagai instrumen vital untuk memperkuat rasa cinta tanah air. Ia menekankan bahwa visi membangun sepak bola nasional jauh melampaui papan skor.
"Karena itu, membangun sepak bola Indonesia bukan hanya mengejar kemenangan di lapangan. Ini adalah ikhtiar untuk menjaga kehormatan bangsa, mengangkat martabat Indonesia di mata dunia, dan mewariskan kebanggaan kepada generasi yang akan datang," tegas Prabowo.
Presiden berusia 74 tahun itu juga menyoroti filosofi mendalam di balik si kulit bundar. Baginya, lapangan hijau adalah laboratorium karakter bagi bangsa Indonesia.
Di sana, disiplin dan kerja sama adalah kunci utama.
![Pesepak bola Timnas Indonesia berfoto bersama sebelum laga melawan Timnas Kamboja pada pertandingan Grup A ASEAN Championship atau Piala AFF 2026 di Stadion Gelora Pakansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (27/7/2026). [ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/app/tom]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/07/28/44900-piala-aff-2026-timnas-indonesia-vs-kamboja-skuad-timnas-indonesia.jpg)
"Nilai-nilai itulah yang sesungguhnya menjadi fondasi bagi kemajuan sebuah bangsa. Karena itu, membangun sepak bola sejatinya membangun karakter bangsa. Membangun generasi muda yang tangguh, berintegritas, menghormati aturan, menghargai kerja sama, dan tidak pernah menyerah menghadapi tantangan," ucapnya.
Prabowo juga menitipkan pesan tentang pentingnya kolektivitas. "Sepak bola juga mengajarkan bahwa kepentingan tim selalu berada di atas kepentingan pribadi. Semangat inilah yang harus terus kita rawat sebagai bangsa Indonesia," imbuhnya.
Semangat persatuan yang disinggung Presiden tersebut dipastikan bakal menyelimuti Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, malam ini. Tim Garuda bersiap menjamu Vietnam dalam laga krusial lanjutan Grup A ASEAN Hyundai Cup 2026.
Antusiasme publik luar biasa. PSSI resmi mengumumkan bahwa tiket pertandingan telah terjual habis (sold out). Dukungan penuh suporter menjadi modal berharga bagi anak asuh pelatih Timnas untuk mengamankan poin penuh.
Saat ini, Indonesia bertengger di posisi kedua klasemen Grup A dengan koleksi enam poin dari dua pertandingan. Jika berhasil menumbangkan Vietnam malam nanti, tiket menuju semifinal dipastikan aman dalam genggaman, meski Indonesia masih menyisakan satu laga pamungkas melawan Singapura pada Jumat (7/8) mendatang. (Antara)