2 Raksasa Maskapai Penerbangan Mulai Goyang karena Perang AS-Iran dan BBM Naik

Pebriansyah Ariefana

Rabu, 05 Agustus 2026 | 11:45 WIB
2 Raksasa Maskapai Penerbangan Mulai Goyang karena Perang AS-Iran dan BBM Naik
Brussels Airlines (Dok Brussels Airlines)
baca 10 detik
  • Konflik Timur Tengah dan kenaikan avtur memicu lonjakan kerugian paruh pertama maskapai Eropa.

  • Austrian Airlines menghentikan sejumlah rute efisiensi dan menghapus jadwal menginap awak pesawat.

  • Brussels Airlines menunda penambahan armada Airbus A330 akibat penurunan profitabilitas dan mogok kerja.

Suara.com - Konflik geopolitik di Timur Tengah melumpuhkan kinerja keuangan maskapai penerbangan Eropa hingga memicu pembengkakan kerugian operasional secara drastis pada semester pertama 2026. Tekanan hebat ini memaksa maskapai mengambil tindakan ekstrem dengan memangkas rute penerbangan domestik hingga menunda rencana ekspansi armada penerbangan jarak jauh.

Kenaikan harga bahan bakar jet dan pembatalan rute strategis menjadi beban utama penerbangan komersial internasional. Situasi ekonomi makin memburuk karena penyesuaian harga tiket tidak sebanding dengan lonjakan biaya operasional maskapai.

"Konflik yang berkaitan dengan Iran sangat berdampak terhadap kami akibat lonjakan tajam biaya bahan bakar jet serta keharusan membatalkan sejumlah rute. Kenaikan harga tiket hanya mampu mengimbangi sebagian dari dampak finansial tersebut hingga Juni," kata CEO Austrian Airlines Annette Mann.

Iustrasi Kilang Minyak [Pexels].
Iustrasi Kilang Minyak [Pexels].

Laporan resmi mencatat kerugian operasional Austrian Airlines melonjak sebesar 50 juta euro (Rp1 triliun) menjadi total 93 juta euro (Rp1,9 triliun) pada paruh pertama 2026 akibat krisis di Timur Tengah.

Pengeluaran bahan bakar meningkat lebih dari 60 juta euro (Rp1,2 triliun) dibanding periode tahun lalu meskipun telah menggunakan strategi lindung nilai. Pembatalan penerbangan ke Amman, Erbil, Tel Aviv, dan Teheran turut menyumbang kerugian tambahan hingga puluhan juta euro.

Manajemen tetap berupaya menjaga rencana investasi jangka panjang sembari menekan pengeluaran operasional harian.

Mann menambahkan bahwa pihak maskapai telah mengambil sejumlah langkah internal untuk meminimalkan dampak ekonomi jangka pendek semaksimal mungkin, sembari tetap mempertahankan rencana investasi jangka panjang.

Efisiensi ketat dilakukan dengan menghentikan rute Wina–Graz mulai jadwal musim dingin akibat rendahnya tingkat keterisian penerbangan selama beroperasinya jalur tersebut.

Langkah rasionalisasi berlanjut dengan penangguhan rute menuju Tbilisi, Keflavik, dan Porto untuk mengurangi beban biaya maskapai. Jadwal menginap armada dan awak kapal di Klagenfurt, Kopenhagen, Warsawa, serta Krakow resmi dihapuskan dari agenda penerbangan.

baca juga

Meskipun menghadapi krisis berat, pihak manajemen optimistis mampu mencatatkan kinerja keuangan positif di akhir tahun. Peningkatan efisiensi internal dan penyesuaian tarif penerbangan diharapkan menjadi penopang utama pemulihan operasional.

Sebagai bagian dari jaringan Lufthansa Group, kebijakan pemangkasan rute jarak pendek telah dijalankan sejak April lalu demi merespons melambungnya harga avtur.

Di sisi lain, Brussels Airlines melaporkan kerugian EBIT yang disesuaikan mencapai 70 juta euro (sekitar Rp1,5 triliun) untuk paruh pertama 2026.

Tiga faktor utama pendorong penurunan kinerja keuangan maskapai Belgia tersebut meliputi harga bahan bakar yang melambung, aksi mogok kerja, serta penyebaran wabah Ebola di Afrika Timur.

Penurunan profitabilitas sebesar 50 persen terjadi di tengah peningkatan jumlah penumpang dan pendapatan penerbangan. Maskapai mencatat keterangkutan 4,5 juta penumpang dalam 34.200 penerbangan atau tumbuh masing-masing 8,1 persen dan 5,5 persen.

Pembengkakan biaya bahan bakar Brussels Airlines tercatat menyentuh angka 64 juta euro (sekitar Rp1,3 triliun) imbas gejolak harga minyak dunia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Amerika Gagah di Perang Iran Tapi Lagi Rapuh di Dalam Negeri, Kenapa Bisa Begitu?

Amerika Gagah di Perang Iran Tapi Lagi Rapuh di Dalam Negeri, Kenapa Bisa Begitu?

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 15:07 WIB

Apa Tujuan Donald Trump di Perang AS-Iran Hingga Belum Mau Berhenti Menyerang?

Apa Tujuan Donald Trump di Perang AS-Iran Hingga Belum Mau Berhenti Menyerang?

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 09:55 WIB

Donald Trump Ultimatum Iran: Gencatan Senjata atau Kami Hantam Lebih Keras

Donald Trump Ultimatum Iran: Gencatan Senjata atau Kami Hantam Lebih Keras

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 07:06 WIB

Terkini

Listyo Sigit Jadi Tersangka, Polri Didesak Bongkar Dalang Penyadapan

Listyo Sigit Jadi Tersangka, Polri Didesak Bongkar Dalang Penyadapan

News | Selasa, 03 November 2026 | 22:10 WIB

Prabowo hingga Menteri Diduga Disadap, Yusril Sebut Belum Ada Indikasi Makar

Prabowo hingga Menteri Diduga Disadap, Yusril Sebut Belum Ada Indikasi Makar

News | Selasa, 03 November 2026 | 22:04 WIB

Hasil Lengkap I League Cup: Persija Imbang, Persebaya dan Persijap Dipermalukan Tim Championship

Hasil Lengkap I League Cup: Persija Imbang, Persebaya dan Persijap Dipermalukan Tim Championship

Bola | Selasa, 03 November 2026 | 22:00 WIB

Bulog Pastikan 4,6 Juta Ton Cadangan Beras Pemerintah Terjaga Mutunya Jelang Akhir Tahun

Bulog Pastikan 4,6 Juta Ton Cadangan Beras Pemerintah Terjaga Mutunya Jelang Akhir Tahun

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 21:59 WIB

Resmi Tersangka, Jenderal Listyo Sigit Cs Diduga Sadap Telepon Prabowo Sejak 2025

Resmi Tersangka, Jenderal Listyo Sigit Cs Diduga Sadap Telepon Prabowo Sejak 2025

News | Selasa, 03 November 2026 | 21:55 WIB

Yusril Ungkap Dugaan Penyadapan Prabowo Berlangsung dari 2025

Yusril Ungkap Dugaan Penyadapan Prabowo Berlangsung dari 2025

Foto | Selasa, 03 November 2026 | 21:53 WIB

Jejak Penyadapan Listyo Sigit Cs, Ada Perintah Hapus File pada Oktober 2026

Jejak Penyadapan Listyo Sigit Cs, Ada Perintah Hapus File pada Oktober 2026

News | Selasa, 03 November 2026 | 21:50 WIB

Yusril Jamin Transparansi Kasus Penyadapan Ilegal: Jangan Ragu Polri Sidik Polri

Yusril Jamin Transparansi Kasus Penyadapan Ilegal: Jangan Ragu Polri Sidik Polri

News | Selasa, 03 November 2026 | 21:23 WIB

Suara.com hingga NU Online Sabet Penghargaan Bergengsi, Ini Daftar Juara AMSI Awards 2026

Suara.com hingga NU Online Sabet Penghargaan Bergengsi, Ini Daftar Juara AMSI Awards 2026

Jogja | Selasa, 03 November 2026 | 21:16 WIB

Prabowo dan Sejumlah Menteri Diduga Disadap, Bagaimana dengan Gibran?

Prabowo dan Sejumlah Menteri Diduga Disadap, Bagaimana dengan Gibran?

News | Selasa, 03 November 2026 | 21:15 WIB

×