Polisi Dalami Sosok Febrio Adiono di Kasus Kematian Sutrimo

Bangun Santoso

Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:00 WIB
Polisi Dalami Sosok Febrio Adiono di Kasus Kematian Sutrimo
Jenazah Sutrimo saat dievakusasi. [istimewa]
baca 10 detik
  • Polda Metro Jaya menyelidiki kematian Sutrimo yang ditemukan di Kebayoran Baru berdasarkan laporan masyarakat atas dugaan kejanggalan.
  • Penyidik mendalami keterlibatan pegawai Kejaksaan Agung bernama Febrio Adiono yang diduga turut mengantarkan jasad korban.
  • Polisi menjadwalkan pemeriksaan dokter rumah sakit dan rencana ekshumasi untuk memastikan penyebab pasti kematian Sutrimo.

Suara.com - Penyidik kepolisian terus mengusut misteri kematian Sutrimo, pria yang ditemukan meninggal dunia di depan Mordent Aesthetic Clinic, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Sosok Febrio Adiono kini menjadi sorotan utama penyidik usai muncul dugaan bahwa dirinya merupakan salah satu pihak yang mengantarkan jasad korban.

Nama Febrio Adiono, yang disebut-sebut sebagai staf administrasi di lingkungan Kejaksaan Agung (Kejagung), kini berstatus sebagai pihak yang pendalamannya tengah diprioritaskan oleh aparat kepolisian untuk memastikan sejauh mana keterlibatan serta kepastian statusnya.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menegaskan verifikasi mengenai latar belakang dan dugaan keterlibatan Febrio masih berjalan.

“Nah ini nanti akan didalami (benar atau tidaknya Febrio pegawai Kejagung),” kata Budi dikutip, Minggu (9/8/2026).

Penyelidikan mendalam ini berawal dari laporan resmi yang dilayangkan masyarakat ke Bareskrim Polri.

Pihak pelapor mengindikasikan adanya ketidakwajaran pada kondisi meninggalnya Sutrimo, sehingga memicu permohonan agar kepolisian bertindak cepat.

“Memang kemarin kami mendapat informasi, ada dari pelapor ataupun warga masyarakat melaporkan kepada Bareskrim Polri terkait tentang kematian saudara S dianggap tidak wajar,” katanya.

Guna menguak tabir penyebab pasti kematian Sutrimo, Budi mengonfirmasi bahwa pihak pelapor telah mengajukan permohonan pembongkaran makam atau ekshumasi.

baca juga

“Akan disegerakan (ekshumasi) guna mengetahui penyebab kematian,” ucapnya.

Langkah ekshumasi ini bakal didahului oleh pemeriksaan medis formal. Penyidik menjadwalkan ulang pemanggilan dokter dari Rumah Sakit Muhammadiyah Taman Puring, yakni pihak medis yang pertama kali menerima dan menangani kondisi Sutrimo saat tiba di fasilitas kesehatan.

“Sehingga penyelidikan pihak kepolisian diharapkan untuk melakukan ekshumasi. Nanti kami akan menyampaikan secara bertahap terkait tentang laporan tersebut,” ujar Budi.

“Minggu depan kita masih akan melakukan pemanggilan terhadap dokter rumah sakit Muhammadiyah yang menangani pertama pada saat pasien datang ke rumah sakit,” imbuhnya.

Di sisi lain, Kejaksaan Agung memberikan konfirmasi resmi mengenai status kepegawaian Febrio Adiono.

Kapuspenkum Kejagung RI Anang Supriatna membenarkan bahwa Febrio tercatat sebagai aparatur di lembaganya, meski membantah yang bersangkutan berstatus sebagai jaksa.

“Yang namanya Saudara Febrio, yang kami tahu memang dia pegawai Kejaksaan, tapi bukan jaksa, pegawai Kejaksaan,” kata Anang saat menjawab pertanyaan wartawan pada Jumat (7/8).

Jejak karier Febrio Adiono di Kejagung juga terungkap. Ia diketahui pernah bertugas mendampingi mantan Jampidsus Kejagung Febrie Adriansyah sebagai ajudan.

Namun, posisi tersebut bergeser setelah Febrie terseret dalam kasus dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU).

“Stafnya (Febrie) ya. Iya (Stafnya Febrie). (Saat ini) staf biasa. Enggak (mendampingi pejabat Kejaksaan lainnya),” ujar Anang.

Terkait sosok korban, Anang menyatakan tidak memiliki informasi mengenai identitas Sutrimo maupun rumor di media sosial yang mengaitkannya sebagai kepala rumah tangga atau kepala rumah jaga (Karumga) dari Febrie Adriansyah.

“Saya tidak mengenal terhadap yang istilahnya Karumga, saya tidak dikenal sama sekali, dan bukan warga Kejaksaan. Jadi saya tidak berhak mengomentari itu,” imbuhnya.

Kasus ini berawal ketika jasad Sutrimo ditemukan dalam kondisi mulut berbusa di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Hingga kini, kepolisian terus mengumpulkan bukti melalui keterangan para saksi, analisis medis awal, serta persiapan proses ekshumasi untuk merangkai fakta utuh di balik kematian korban.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Keluarga Resmi Laporkan Kematian Sutrimo ke Polisi, Siap Jika Harus Diautopsi

Keluarga Resmi Laporkan Kematian Sutrimo ke Polisi, Siap Jika Harus Diautopsi

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 14:10 WIB

Tak Berdiri Sendiri, Pengamat Unas Endus Ada Sosok Berpengaruh di Kasus Eks Jampidsus

Tak Berdiri Sendiri, Pengamat Unas Endus Ada Sosok Berpengaruh di Kasus Eks Jampidsus

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping

Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:29 WIB

Reka Dokumen Demi Bikin Gaduh, 9 Pelaku Jasa Konten Provokatif Diringkus Polda Metro

Reka Dokumen Demi Bikin Gaduh, 9 Pelaku Jasa Konten Provokatif Diringkus Polda Metro

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 19:56 WIB

Layanan Info Lalin Terganggu, Akun X TMC Polda Metro Jaya Diretas Pihak Tak Dikenal

Layanan Info Lalin Terganggu, Akun X TMC Polda Metro Jaya Diretas Pihak Tak Dikenal

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 19:27 WIB

Isu Dugaan Ancaman Kapolri, Aktivis Desak Kasus Eks Jampidsus Diusut Tuntas: Negara Tak Boleh Kalah

Isu Dugaan Ancaman Kapolri, Aktivis Desak Kasus Eks Jampidsus Diusut Tuntas: Negara Tak Boleh Kalah

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 18:48 WIB

Youtuber Bigmo Dipanggil Polisi Senin Depan, Buntut Promosi Vape Libatkan Anak

Youtuber Bigmo Dipanggil Polisi Senin Depan, Buntut Promosi Vape Libatkan Anak

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 17:05 WIB

Terkini

Dunia Kerja yang Semakin Keras Bukan Ancaman bagi Gen Z

Dunia Kerja yang Semakin Keras Bukan Ancaman bagi Gen Z

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 23:07 WIB

PTUN Batalkan Penggolongan Tarif Air Kalibata City sebagai Rumah Susun Menengah

PTUN Batalkan Penggolongan Tarif Air Kalibata City sebagai Rumah Susun Menengah

News | Sabtu, 07 November 2026 | 22:50 WIB

PDIP Ajak Generasi Muda Teladani Semangat Perjuangan Bung Karno Lewat Soekarno Run 2026

PDIP Ajak Generasi Muda Teladani Semangat Perjuangan Bung Karno Lewat Soekarno Run 2026

News | Sabtu, 07 November 2026 | 22:50 WIB

4 Cara Mengecek E-Meterai Asli, Perhatikan Ciri-ciri yang Palsu!

4 Cara Mengecek E-Meterai Asli, Perhatikan Ciri-ciri yang Palsu!

Tekno | Sabtu, 07 November 2026 | 22:50 WIB

Menko Airlangga Klaim Kasus Sadap Presiden Bisa Berdampak ke Ekonomi Negara

Menko Airlangga Klaim Kasus Sadap Presiden Bisa Berdampak ke Ekonomi Negara

Video | Sabtu, 07 November 2026 | 22:45 WIB

Kebakaran di Hall Selatan Stasiun Gambir, KAI Pastikan Perjalanan Kereta Tak Terganggu

Kebakaran di Hall Selatan Stasiun Gambir, KAI Pastikan Perjalanan Kereta Tak Terganggu

News | Sabtu, 07 November 2026 | 22:41 WIB

Cara Membeli E-Meterai Online untuk Persiapan CPNS 2026, Jangan Sampai Kehabisan!

Cara Membeli E-Meterai Online untuk Persiapan CPNS 2026, Jangan Sampai Kehabisan!

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 22:30 WIB

Literasi Keuangan Sumbar Masih 76,6 Persen, Easycash Sasar Mahasiswa dan UMKM

Literasi Keuangan Sumbar Masih 76,6 Persen, Easycash Sasar Mahasiswa dan UMKM

Sumbar | Sabtu, 07 November 2026 | 22:15 WIB

DPP AMPI Tegaskan Soliditas, Tegak Lurus Dukung Kepemimpinan Bahlil Lahadalia di Partai Golkar

DPP AMPI Tegaskan Soliditas, Tegak Lurus Dukung Kepemimpinan Bahlil Lahadalia di Partai Golkar

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 22:07 WIB

PDCA dan Suggestion System, Dua Cara Mengajak Karyawan Aktif Berinovasi

PDCA dan Suggestion System, Dua Cara Mengajak Karyawan Aktif Berinovasi

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 22:06 WIB

×