47 Peziarah Gunung Kailash Hilang Kontak Akibat Banjir Bandang Nepal

Pebriansyah Ariefana

Kamis, 27 Agustus 2026 | 11:15 WIB
47 Peziarah Gunung Kailash Hilang Kontak Akibat Banjir Bandang Nepal
Tanah longsor di Nepal - Tibet (Xinhua)
baca 10 detik
  • Banjir bandang Nepal menewaskan lebih dari 160 orang dan memutus kontak ratusan warga.

  • Rombongan 47 peziarah Gunung Kailash asal berbagai negara hilang di kawasan perbatasan.

  • USGS mengonfirmasi gelombang seismik bencana dipicu oleh tanah longsor skala besar.

Suara.com - Banjir bandang dan tanah longsor dahsyat di Nepal menewaskan lebih dari 160 orang serta memutus kontak puluhan peziarah internasional. 47 orang rombongan turis asing dan pemandu lokal terisolasi di jalur perbatasan Nepal-Tiongkok saat bencana neraka tersebut menerjang wilayah pegunungan.

Tim penyelamat menghadapi hambatan berat karena tanah longsor merusak jalur komunikasi dan memutus akses darat ke lokasi perbatasan. Ketidakpastian nasib puluhan warga asing ini memicu gelombang evakuasi serta bantuan internasional dari berbagai negara maju.

Satu kelompok peziarah yang terdiri dari 47 orang dilaporkan hilang total tanpa kabar sejak banjir meluas. Rombongan ini membawa peziarah yang hendak menyeberang ke kawasan tinggi Tibet untuk mengunjungi situs suci.

Tanah longsor di Nepal - Tibet (EPA)
Tanah longsor di Nepal - Tibet (EPA)

Direktur Utama Himalayan Glacier US, Sanket Pandey, memberikan konfirmasi langsung mengenai kondisi timnya yang terjebak di lokasi.

“Kami memiliki total kelompok sebanyak 47 orang, termasuk pemandu kami yang hilang dan terputus kontak sejak kejadian tersebut,” ujar Sanket Pandey dikutip dari BBC, Kamis (27/8/2026).

Bagaimana Rincian Peziarah Asing Yang Hilang Kontak?

Sanket Pandey merinci identitas kewarganegaraan dari puluhan anggota rombongan turis yang hilang tersebut.

“Mereka terdiri dari 15 warga Australia, 10 warga Kanada, sembilan orang dari Nepal, delapan dari AS, dua dari Singapura, dua dari Inggris, dan satu orang berkewarganegaraan ganda AS-Rusia. Tujuh dari warga Nepal yang hilang adalah pemandu, dan dua lainnya adalah klien,” tutur Pandey.

Dua warga negara Australia yang berada di dalam daftar kelompok tersebut dilaporkan merupakan anak laki-laki berusia 14 dan 11 tahun. Sebagian besar anggota kelompok tersebut menginap di Hotel Kailash yang berjarak 1,5 km di selatan perbatasan Rasuwa Gadhi.

baca juga

Sementara itu, sembilan orang lainnya hilang saat berada di perjalanan dari Syabrubesi menuju area perbatasan. Rombongan besar ini merupakan para peziarah Kailash Yatries yang sedang melakukan perjalanan spiritual ke Gunung Kailash dan Danau Manasarovar.

Peziarah awalnya dijadwalkan menyeberang ke wilayah Tibet pada hari Rabu sebelum banjir bandang besar menerjang kawasan tersebut. Secara keseluruhan, otoritas setempat mencatat ratusan wisatawan asing dari berbagai negara turut hilang di seluruh wilayah terdampak.

Negara Mana Saja Yang Mengirimkan Bantuan Darurat?

Daftar korban hilang mencakup lebih dari 100 orang asal India, 54 warga AS, 34 warga Australia, dan 33 warga Inggris. Selain wisatawan asing, lebih dari 100 warga lokal Nepal juga belum ditemukan hingga saat ini.

Pemerintah Amerika Serikat, Tiongkok, Uni Eropa, dan India telah berjanji mengirimkan bantuan darurat serta bantuan logistik. Bencana ini juga menelan korban dari pihak keamanan, dengan puluhan polisi dan tentara Nepal yang dilaporkan hilang.

Para pekerja instalasi listrik di wilayah pegunungan tersebut turut tersapu air bah saat mencoba memperbaiki jaringan. Seorang wanita korban selamat menceritakan kepedihan saat menyaksikan keluarganya hanyut tersapu arus deras di depan matanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Korban Hilang Longsor Jalur Perbatasan Tibet - Nepal Melonjak Hingga 558 Orang

Korban Hilang Longsor Jalur Perbatasan Tibet - Nepal Melonjak Hingga 558 Orang

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 10:56 WIB

Banjir Bandang Nepal Dipastikan Tidak Menelan Korban Warga Negara Indonesia

Banjir Bandang Nepal Dipastikan Tidak Menelan Korban Warga Negara Indonesia

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 10:24 WIB

Detik-detik Banjir Bandang Terjang Nepal, 157 Nyawa Melayang dan Ratusan Orang Hilang

Detik-detik Banjir Bandang Terjang Nepal, 157 Nyawa Melayang dan Ratusan Orang Hilang

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 06:38 WIB

Terkini

BAIC Perluas Pasar Indonesia Timur Lewat Ajang GIIAS Makassar 2026

BAIC Perluas Pasar Indonesia Timur Lewat Ajang GIIAS Makassar 2026

Otomotif | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:04 WIB

Jokowi Bakal Hadir di Sidang Roy Suryo, Refly Harun Siapkan Strategi

Jokowi Bakal Hadir di Sidang Roy Suryo, Refly Harun Siapkan Strategi

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:02 WIB

Perbedaan Ovale Micellar Water Biru vs Pink, Mana yang Cocok untuk Kulit Kusam?

Perbedaan Ovale Micellar Water Biru vs Pink, Mana yang Cocok untuk Kulit Kusam?

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:00 WIB

Garut Siapkan Pelatihan 500 Calon Pekerja Migran, Target Berangkat Februari 2027

Garut Siapkan Pelatihan 500 Calon Pekerja Migran, Target Berangkat Februari 2027

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:00 WIB

Di Balik Tren Stop the Wedding: Bukan Takut Nikah, Tapi Makin Sadar Risiko

Di Balik Tren Stop the Wedding: Bukan Takut Nikah, Tapi Makin Sadar Risiko

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:00 WIB

Jelang Musim Tanam, Produksi Petrokimia Capai 6,59 Juta Ton hingga September

Jelang Musim Tanam, Produksi Petrokimia Capai 6,59 Juta Ton hingga September

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:55 WIB

SPYAIR Resmi Rilis Album BEST OF ANIME: 16 Years of SPYAIR Anime

SPYAIR Resmi Rilis Album BEST OF ANIME: 16 Years of SPYAIR Anime

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:54 WIB

Percikan Korsleting Mobil Hanguskan 5 Rumah di Lampung Barat, Kerugian Miliaran

Percikan Korsleting Mobil Hanguskan 5 Rumah di Lampung Barat, Kerugian Miliaran

Lampung | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:53 WIB

Anwar Abbas Jadi Saksi Meringankan Yaqut: Beliau Punya Tanggung Jawab Besar

Anwar Abbas Jadi Saksi Meringankan Yaqut: Beliau Punya Tanggung Jawab Besar

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:51 WIB

SPF di Cushion Purbasari Berapa? Cek Tingkat Perlindungannya

SPF di Cushion Purbasari Berapa? Cek Tingkat Perlindungannya

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:50 WIB

×