Suara.com - Kalau bicara soal skincare untuk merawat tanda-tanda penuaan, retinol mungkin menjadi salah satu nama yang paling familiar. Ingredient ini telah lama dikenal dalam dunia skincare dan banyak digunakan untuk membantu merawat berbagai tanda penuaan kulit.
Namun, ternyata pendekatan untuk merawat kulit tidak berhenti di retinol. Belakangan, botanical-based ingredients juga semakin menarik perhatian, salah satunya melalui konsep phyto-retinol.
Wondermis menghadirkan pendekatan tersebut melalui STARENOL™, sebuah Korean Patented Formula berbasis ekstrak kulit kayu Magnolia officinalis yang diposisikan sebagai next-generation phyto-retinol.
Lalu, apa sebenarnya STARENOL™ dan apa yang membuatnya menarik?
Mengenal STARENOL™

STARENOL™ merupakan Korean Patented Formula berbasis ekstrak kulit kayu Magnolia officinalis.
Sebagai next-generation phyto-retinol, STARENOL™ dikembangkan dengan pendekatan botanical untuk membantu merawat kondisi kulit secara lebih menyeluruh. Bukan hanya membantu merawat tampilan kulit agar terlihat lebih cerah, STARENOL™ juga berfokus pada aspek seperti skin renewal, elastisitas, kekenyalan, kelembapan, serta tampilan garis halus dan kerutan.
Dengan kata lain, pendekatan STARENOL™ bukan sekadar mengejar kulit yang tampak lebih cerah, tetapi juga membantu menjaga kondisi kulit agar tetap terlihat kenyal, lembap, dan youthful-looking.
STARENOL™ dan Retinol, Apa Bedanya?
Mendengar istilah phyto-retinol, mungkin muncul pertanyaan: apakah STARENOL™ sama dengan retinol?
Jawabannya, tidak.
Retinol merupakan salah satu bentuk retinoid yang umum digunakan dalam skincare. Sementara itu, STARENOL™ merupakan Korean Patented Formula berbasis ekstrak kulit kayu Magnolia officinalis yang diposisikan sebagai next-generation phyto-retinol.
Keduanya merupakan active/formula dengan karakteristik dan mekanisme kerja yang berbeda.
Jadi, STARENOL™ bukan retinol dan bukan pula sekadar “versi natural” dari retinol. STARENOL™ menawarkan pendekatan botanical tersendiri untuk membantu merawat berbagai kebutuhan kulit, termasuk skin renewal, elastisitas, kekenyalan, dan tanda-tanda penuaan.
Karena itu, membandingkan keduanya bukan soal mana yang lebih baik, melainkan memahami bahwa STARENOL™ dan retinol merupakan pendekatan yang berbeda dalam skincare.