2 Warga Singapura Hilang Jadi Korban Banjir Bandang Nepal Bersama Rombongan Pendaki

Pebriansyah Ariefana

Kamis, 27 Agustus 2026 | 12:50 WIB
2 Warga Singapura Hilang Jadi Korban Banjir Bandang Nepal Bersama Rombongan Pendaki
Banjir bandang dahsyat yang menerjang kawasan perbatasan Nepal dan Tibet melenyapkan rombongan pendaki berisi 47 orang. (ABC)
baca 10 detik
  • Sebanyak 47 orang termasuk dua warga Singapura hilang akibat banjir di perbatasan Nepal-Tibet.
  • Helikopter pencari gagal mendarat di lokasi bencana akibat kondisi medan yang sangat berbahaya.
  • Tim penyelamat menyisir rumah sakit lokal untuk melacak keberadaan para korban yang hilang.

Suara.com - Banjir bandang dahsyat yang menerjang kawasan perbatasan Nepal dan Tibet melenyapkan rombongan pendaki berisi 47 orang. Insiden mendadak ini menyapu area tempat para wisatawan dan pemandu lokal menginap.

Dua warga negara Singapura terkonfirmasi masuk dalam daftar korban yang belum ditemukan di lokasi bencana. Tim evakuasi masih berpacu dengan waktu untuk melacak keberadaan seluruh anggota kelompok tersebut.

Petaka ini berdampak luas pada wisatawan dari berbagai negara yang sedang melintasi jalur pendakian regional. Selain warga Singapura, rombongan ini membawa 15 warga Australia, 10 warga Kanada, sembilan warga Nepal, delapan warga Amerika Serikat, dua warga Inggris, serta satu warga berkewarganegaraan ganda Rusia-Amerika.

Upaya pencarian terpusat pada fasilitas medis terdekat tempat para korban selamat kemungkinan dievakuasi. Direktur Utama Himalayan Glacier, Sanket Pandey, memberikan konfirmasi resmi terkait status terkini para pendaki.

"Saat ini mereka masih hilang," kata Sanket Pandey kepada AFP.

"Tim kami sedang memeriksa rumah sakit tempat para korban berdatangan."

Bagaimana Kondisi Lapangan dan Kendala Pencarian Korban Hilang?

Kendala cuaca dan medan ekstrem menghadang pemantauan udara langsung di lokasi terdampak paling parah. Pendiri perusahaan trekking asal AS sekaligus Presiden Asosiasi Agen Trekking Nepal, Sagar Pandey, telah menerbangkan helikopter ke titik bencana namun gagal mendarat.

Dua remaja asal Australia diyakini terjebak di antara belasan rombongan yang hilang tersebut. Kehadiran anak muda ini menambah urgensi penyisiran darat maupun udara oleh pihak berwenang.

baca juga

Sebagian besar anggota kelompok melintasi dan menginap di wilayah Rasuwagadhi saat air bah menerjang. Beberapa di antaranya dilaporkan sedang melakukan perjalanan menuju pusat kota ketika banjir menghantam.

Keselamatan para pemandu lokal yang mendampingi perjalanan internasional ini juga masih membenturkan rasa cemas. Tujuh pemandu asal Nepal masuk dalam manifest korban hilang yang diterjang air bah.

Otoritas diplomatik Singapura bersama pihak agensi terus mengumpulkan data mendalam terkait perkembangan insiden. Channel NewsAsia (CNA) telah mengontak Kementerian Luar Negeri Singapura dan penyedia jasa pendakian guna mendapatkan rincian tambahan.

Kawasan Rasuwagadhi merupakan perbatasan vital yang menghubungkan wilayah utara Nepal dengan kawasan otonom Tibet di Tiongkok. Wilayah ini populer sebagai perlintasan utama bagi pendaki internasional yang melintasi Pegunungan Himalaya.

Bencana banjir bandang di perbatasan pegunungan kerap dipicu oleh curah hujan tinggi ekstrem serta luapan sungai lintas batas. Topografi yang curam membuat pemukiman dan tempat penginapan di sekitar Rasuwagadhi sangat rentan terhadap bahaya luapan air mendadak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

45 WNI Ada di Nepal saat Banjir Bandang Terjang Perbatasan China

45 WNI Ada di Nepal saat Banjir Bandang Terjang Perbatasan China

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 11:47 WIB

Saksi Hidup Banjir Bandang Nepal: Semburan Lumpur Besar Langsung Terjang Kami

Saksi Hidup Banjir Bandang Nepal: Semburan Lumpur Besar Langsung Terjang Kami

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 11:33 WIB

47 Peziarah Gunung Kailash Hilang Kontak Akibat Banjir Bandang Nepal

47 Peziarah Gunung Kailash Hilang Kontak Akibat Banjir Bandang Nepal

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 11:15 WIB

Terkini

Ini Arti Kedutan Bibir Atas dan Bawah Menurut Primbon Jawa serta Medis

Ini Arti Kedutan Bibir Atas dan Bawah Menurut Primbon Jawa serta Medis

Lifestyle | Selasa, 15 September 2026 | 11:11 WIB

Donald Trump: AI Menguasai Dunia dan Memusnahkan Kemanusiaan itu Hoaks!

Donald Trump: AI Menguasai Dunia dan Memusnahkan Kemanusiaan itu Hoaks!

News | Selasa, 15 September 2026 | 11:10 WIB

Weton yang Bisa Meredam Rabu Pon? Ada 3 Pilihan Menurut Primbon Jawa

Weton yang Bisa Meredam Rabu Pon? Ada 3 Pilihan Menurut Primbon Jawa

Lifestyle | Selasa, 15 September 2026 | 11:07 WIB

Sudaryono Ungkap Alasan MBG Ramai Dikritik di Sosmed: Ada Guru hingga LSM

Sudaryono Ungkap Alasan MBG Ramai Dikritik di Sosmed: Ada Guru hingga LSM

News | Selasa, 15 September 2026 | 11:07 WIB

Mentan Ungkap Penipuan Beras Fortifikasi, Selisih Harga hingga Rp44.000 per Kg

Mentan Ungkap Penipuan Beras Fortifikasi, Selisih Harga hingga Rp44.000 per Kg

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 11:04 WIB

Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?

Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 11:02 WIB

Berawal dari Urus SIM hingga Nikah Siri, Hubungan Gelap Oknum Polisi di Tulungagung Kena Sidang Etik

Berawal dari Urus SIM hingga Nikah Siri, Hubungan Gelap Oknum Polisi di Tulungagung Kena Sidang Etik

Jatim | Selasa, 15 September 2026 | 11:02 WIB

The Atala: Ketika Sejarah Nusantara Sera Membawa Menembus Waktu

The Atala: Ketika Sejarah Nusantara Sera Membawa Menembus Waktu

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 11:00 WIB

Mengintip Cara Warisan Leluhur Bali Membuat Garam Palung Secara Tradisional

Mengintip Cara Warisan Leluhur Bali Membuat Garam Palung Secara Tradisional

Lifestyle | Selasa, 15 September 2026 | 10:58 WIB

Aisar Khaled Dipolisikan terkait Penipuan hingga Pencucian Uang

Aisar Khaled Dipolisikan terkait Penipuan hingga Pencucian Uang

News | Selasa, 15 September 2026 | 10:58 WIB

×