9 Warga Singapura Korban Banjir Bandang Nepal Hilang, Keluarga Menangis Sulit Update Informasi

Pebriansyah Ariefana

Jum'at, 28 Agustus 2026 | 19:17 WIB
9 Warga Singapura Korban Banjir Bandang Nepal Hilang, Keluarga Menangis Sulit Update Informasi
Keluarga sembilan warga Singapore yang hilang akibat banjir bandang Nepal-Tibet mendesak kepastian informasi evakuasi. (CNA)
baca 10 detik
  • Sembilan warga Singapura dilaporkan hilang dalam bencana banjir bandang di perbatasan Nepal-Tibet.
  • Keluarga korban mendesak pemerintah meningkatkan alokasi tim SAR serta melacak sinyal telepon genggam.
  • Otoritas mencatat 469 korban tewas dan ratusan wisatawan hilang akibat sapuan air bah.

Presiden Himalayan Glacier, Sagar Pandey, mengonfirmasi bahwa 47 dari 54 anggota rombongan turnya kini belum ditemukan. Telepon satelit yang dibawa rombongan juga tidak sanggup menembus hambatan sinyal di lokasi kejadian.

Pandey mengonfirmasi bahwa bangunan hotel tempat rombongan menginap kini sudah hancur total diterjang material banjir. Selain wisatawan, tujuh staf lokal pendamping tur tersebut juga dinyatakan hilang.

Arus air banjir yang datang dengan kecepatan tinggi memupuskan harapan para pekerja lokal untuk menyelamatkan diri.

“Tapi Anda tahu... banjir datang hampir 150 meter di atas permukaan tanah. Jadi itulah mengapa dalam jendela waktu yang sedikit, mereka tidak memiliki kesempatan untuk naik ke bukit setinggi itu dengan segera karena banjir bandang sangat kuat dan sangat cepat. Dan kedua, (banjir) datang di atas rumah, di atas bangunan, jauh di atas. Jadi itulah mengapa hal itu tidak memungkinkan orang untuk melarikan diri dan lari ke atas bukit,” kata Pandey.

Jarak pandang yang terbatas membuat kedatangan banjir sulit terdeteksi dari area penginapan. Pandey menyebut banjir baru terlihat saat jaraknya tinggal 1,5 kilometer dari lokasi.

Bagaimana Respon Otoritas dan Agen Perjalanan Wisata?

Kementerian Luar Negeri Singapora telah berkomunikasi dengan keluarga korban dan berkoordinasi bersama otoritas Nepal serta China melalui Kedutaan Besar di New Delhi dan Beijing. Pendataan serta pemantauan titik-titik evakuasi terus dilakukan secara intensif.

Otoritas agen perjalanan Trekkers Society melaporkan sebanyak 92 peserta rombongan ziarah Kailash Manasarovar mereka belum ditemukan. Rombongan tersebut terdiri dari 77 warga negara asing dan 15 warga lokal Nepal.

Sementara itu, perwakilan Himalayan Trekkers menyebutkan kontak terakhir dengan pemandu lapangan terjadi pada Rabu pukul 08.00 waktu setempat. Pemandu tersebut sempat mengirim pesan singkat sebelum gelombang air bah menghantam pos perbatasan.

baca juga

"Sepanjang yang kami tahu, pesan terakhirnya kepada seorang anggota keluarga adalah pada sekitar pukul 08.34 waktu Nepal, ketika dia mengatakan bahwa mereka sedang menyeberangi perbatasan," kata juru bicara perusahaan.

Sektor perbatasan Nepal dan Tibet kerap melayani rute ziarah serta pendakian internasional sebelum bencana air bah menerjang kawasan tersebut. Hingga saat ini, proses pencarian udara dan darat masih terhalang medan yang rusak berat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Media Singapura soal Demo 27 Agustus: Prabowo Sedang Berjuang Pulihkan Kepercayaan Publik

Media Singapura soal Demo 27 Agustus: Prabowo Sedang Berjuang Pulihkan Kepercayaan Publik

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 18:29 WIB

Nepal Terancam Banjir Bandang Susulan, Bendungan Danau Tibet Berisiko Jebol

Nepal Terancam Banjir Bandang Susulan, Bendungan Danau Tibet Berisiko Jebol

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 17:59 WIB

Pasca Banjir Bandang Tewaskan 390 Orang, Danau Raksasa Mendadak Muncul di Nepal

Pasca Banjir Bandang Tewaskan 390 Orang, Danau Raksasa Mendadak Muncul di Nepal

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 17:45 WIB

Terkini

Rekam Jejak Fahd A Rafiq: Suap DPID, Korupsi Al-Qur'an, Kini Kena OTT KPK di Bogor

Rekam Jejak Fahd A Rafiq: Suap DPID, Korupsi Al-Qur'an, Kini Kena OTT KPK di Bogor

Entertainment | Selasa, 15 September 2026 | 07:00 WIB

Pelajaran Memaafkan di Buku Panduan Jalan-Jalan Aman Bersama Mama Macan

Pelajaran Memaafkan di Buku Panduan Jalan-Jalan Aman Bersama Mama Macan

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 07:00 WIB

Cara Memasak Nasi di Rice Cooker Tidak Kering atau Benyek, Segini Ukuran Airnya

Cara Memasak Nasi di Rice Cooker Tidak Kering atau Benyek, Segini Ukuran Airnya

Lifestyle | Selasa, 15 September 2026 | 06:55 WIB

Kisah di Balik Reshuffle Purbaya: Ditelepon Mensesneg Saat Rapat, Tak Kembali ke Ruang Sidang

Kisah di Balik Reshuffle Purbaya: Ditelepon Mensesneg Saat Rapat, Tak Kembali ke Ruang Sidang

News | Selasa, 15 September 2026 | 06:11 WIB

Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperpanjang 3 Hari

Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperpanjang 3 Hari

Foto | Selasa, 15 September 2026 | 06:00 WIB

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

News | Selasa, 15 September 2026 | 00:17 WIB

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Entertainment | Selasa, 15 September 2026 | 00:04 WIB

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

News | Senin, 14 September 2026 | 23:56 WIB

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 23:54 WIB

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 23:42 WIB

×