Empat Polisi Berpangkat Tamtama Terlibat Skandal Penipuan Emas Rp62 M, Begini Modusnya

Galih Prasetyo

Selasa, 01 September 2026 | 16:34 WIB
Empat Polisi Berpangkat Tamtama Terlibat Skandal Penipuan Emas Rp62 M, Begini Modusnya
Ilustrasi Polisi (Pixabay/Geralt)
baca 10 detik
  • Empat anggota Kepolisian Uganda dipecat dan diproses pidana karena mengamankan sindikat penipuan emas senilai Rp62 miliar.
  • Aparat gabungan menangkap enam belas anggota sindikat serta menyita barang bukti berupa emas palsu dan delapan kendaraan.
  • Unit Kontraterorisme menangkap tiga pria bers urat tugas palsu yang merampok investor asing di Entebbe.

Suara.com - Empat anggota kepolisian diduga terlibat dalam skandal sindikat penipuan transaksi emas senilai 4 juta Dollar AS atau setara Rp62 miliar.

Empat polisi itu merupakan anggota dari Kepolisian Uganda dan saat ini kesemuanya tengah menghadapi proses pidana.

Empat anggota polisi itu diketahui masih berpangkat Tamtama atau di Uganda disebut Constable.

Keempat pelaku itu ialah, Ayub Kurut, Emorat Raazak, Benon Waiswa, dan Waiswa Siraje.

Menurut laporan The Observer, keempat pelaku itu telah dihadapkan ke Pengadilan Disiplin Kepolisian pada akhir pekan lalu.

Mereka dinyatakan diberhentikan dari Kepolisian Uganda dan selanjutnya akan diproses secara hukum.

Kasus tersebut terungkap setelah seorang pengusaha yang berbasis di Dubai melaporkan dugaan penipuan kepada Unit Polisi Mineral di Naguru pada bulan lalu.

Ilustrasi emas batangan. (Dok: Pegadaian)
Ilustrasi emas batangan. (Dok: Pegadaian)

Pengusaha yang identitasnya dirahasiakan itu mengaku kehilangan 4 juta dolar AS dalam transaksi emas yang diduga palsu.

Transaksi tersebut diduga melibatkan Moses Asiimwe dan sejumlah rekannya melalui perusahaan bernama Real Sunex Limited.

baca juga

Polisi Uganda kemudian melakukan pendalaman terhadap laporan tersebut.

Hasil komunikasi lebih lanjut dengan korban mengungkap dugaan bahwa para pelaku sedang mempersiapkan skema serupa untuk mendapatkan tambahan 4 juta dolar AS.

Juru Bicara Kepolisian Uganda Kituuma Rusoke mengatakan temuan itu memicu operasi intelijen gabungan antara kepolisian dan militer.

Operasi tersebut berujung pada penangkapan 16 orang yang diduga merupakan anggota sindikat penipuan emas di sejumlah lokasi di Kampala.

Mereka antara lain Moses Asiimwe, Rogers Mibenge, Edward Kiwanuka, Godfrey Kajubi, Thiery Songore, Bright Ajambo, Grody Matta Mayuku, Soreina Nakahose, William Masaba, Joseph Walusimbi, Anita Ampurire, Patrick Amani, Christian Mugoya, Dicken Kagarura, Grace Letta, dan Taboma Mbasa.

Dalam operasi itu, aparat juga menyita sejumlah barang bukti.

Di antaranya emas yang diduga palsu, dokumen yang diyakini berkaitan dengan penipuan, serta delapan kendaraan yang diduga digunakan dalam operasi sindikat.

Keterlibatan empat polisi menjadi perhatian serius karena mereka diduga meninggalkan tugas resmi untuk membantu kelompok kriminal tersebut.

Menurut Rusoke, keempat polisi itu diduga meninggalkan wilayah penugasan masing-masing tanpa izin dan kemudian menempatkan diri di sebuah kilang ilegal di Kampala.

Di lokasi tersebut, mereka diduga memberikan pengamanan kepada anggota sindikat penipuan emas.

“Para petugas diduga meninggalkan wilayah penugasan masing-masing tanpa izin dan menempatkan diri untuk mendukung sindikat penipuan emas. Ini merupakan pelanggaran berat terhadap standar profesional dan kode etik kepolisian,” kata Rusoke.

Keempat polisi tersebut kini tidak hanya kehilangan status sebagai anggota kepolisian.

Mereka bersama tersangka lainnya juga akan menghadapi proses pidana terkait dugaan kejahatan tersebut.

Kepolisian Uganda mengingatkan pelaku perdagangan emas dan mineral berharga agar melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap pihak yang menawarkan transaksi bernilai besar.

Rusoke mengatakan tingginya potensi keuntungan dalam perdagangan mineral berharga kerap membuat sebagian orang mengabaikan jalur resmi.

Kondisi tersebut membuka peluang bagi pelaku kejahatan untuk menjalankan penipuan.

“Salah satu tantangan yang kami temukan adalah banyak orang yang bergerak dalam perdagangan mineral berharga cenderung melakukan transaksi secara sembunyi-sembunyi, mengejar uang cepat dan keuntungan besar,” ujar Rusoke.

Ia menambahkan, sebagian korban baru mendatangi kepolisian setelah mengalami masalah dalam transaksi tersebut.

Dalam operasi terpisah, Unit Kontraterorisme Kepolisian Uganda menangkap tiga pria yang diduga menyamar sebagai polisi untuk merampok seorang investor asing di Entebbe.

Ketiganya disebut mengenakan pakaian sipil ketika mendatangi apartemen korban.

Mereka diduga mengaku sebagai polisi yang sedang bertugas sebelum meminta paspor dan sejumlah uang dari investor tersebut.

Mereka ditangkap setelah teman sekamar korban menghubungi Unit Kontraterorisme di Entebbe.

Polisi menyebut ketiganya ditemukan membawa kartu identitas atau surat tugas yang diduga digunakan untuk meyakinkan korban.

Ketiga tersangka diidentifikasi sebagai John Piaus Osire, Piaus Girengero, dan Julius Emogu.

Penyelidikan awal juga mengaitkan mereka dengan dua dugaan kasus lain yang menargetkan wisatawan dan warga negara India di wilayah Kitooro dan Manyago, Entebbe.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terjebak Lowongan jadi Satpam Bergaji Tinggi, 8 WNI Direkrut Jadi Tentara Bayaran Rusia

Terjebak Lowongan jadi Satpam Bergaji Tinggi, 8 WNI Direkrut Jadi Tentara Bayaran Rusia

News | Selasa, 01 September 2026 | 13:11 WIB

Dua Warga Bali Laporkan Dugaan Penipuan Investasi Bitcoin, Kerugian Capai Rp19 Miliar

Dua Warga Bali Laporkan Dugaan Penipuan Investasi Bitcoin, Kerugian Capai Rp19 Miliar

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 19:05 WIB

Status Tersangka Gugur, Ruben Onsu dan Pelapor Kasus Dugaan Penipuan Rp3,5 Miliar Sepakat Damai

Status Tersangka Gugur, Ruben Onsu dan Pelapor Kasus Dugaan Penipuan Rp3,5 Miliar Sepakat Damai

Entertainment | Senin, 31 Agustus 2026 | 16:47 WIB

Bukan Cuma Misteri, Ini 3 Hal yang Bikin Flex x Cop 2 Semakin Seru!

Bukan Cuma Misteri, Ini 3 Hal yang Bikin Flex x Cop 2 Semakin Seru!

Your Say | Minggu, 30 Agustus 2026 | 18:50 WIB

Kamboja Tutup Markas Penipuan Siber, Tahan Puluhan Ribu Pelaku

Kamboja Tutup Markas Penipuan Siber, Tahan Puluhan Ribu Pelaku

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 15:05 WIB

Sering Berujung Represif, YLBHI Sebut Polisi Belum Paham Demo Adalah Hak Konstitusional

Sering Berujung Represif, YLBHI Sebut Polisi Belum Paham Demo Adalah Hak Konstitusional

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 19:58 WIB

Terkini

A Suspicious Secondhand Shop: Ketika Barang Bekas Menyimpan Kisah Manusia

A Suspicious Secondhand Shop: Ketika Barang Bekas Menyimpan Kisah Manusia

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:00 WIB

84 Persen Perusahaan Indonesia Optimistis AI Bisa Ubah Pengelolaan Keuangan

84 Persen Perusahaan Indonesia Optimistis AI Bisa Ubah Pengelolaan Keuangan

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 07:36 WIB

Rencana Rusuh Demo di Balai Kota Malang Digagalkan, 12 Penyusup Bawa Molotov & Positif Narkoba

Rencana Rusuh Demo di Balai Kota Malang Digagalkan, 12 Penyusup Bawa Molotov & Positif Narkoba

Malang | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 07:30 WIB

Dompet Ayah Sepatu Ibu: Novel yang Membuat Saya Lebih Menghargai Perjuangan Orang Tua

Dompet Ayah Sepatu Ibu: Novel yang Membuat Saya Lebih Menghargai Perjuangan Orang Tua

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 07:30 WIB

20 Kode Redeem FF Hari Ini 30 Oktober 2026: Klaim Skin M1887 dan Diamond Gratis

20 Kode Redeem FF Hari Ini 30 Oktober 2026: Klaim Skin M1887 dan Diamond Gratis

Tekno | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 07:26 WIB

Niat Cari Madu, Petani Pesawaran Temukan Kerangka Manusia di Tebing 1.150 MDPL

Niat Cari Madu, Petani Pesawaran Temukan Kerangka Manusia di Tebing 1.150 MDPL

Lampung | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 07:22 WIB

3 Alasan Disney Adventure Bisa Jadi Pilihan Menarik untuk Liburan Keluarga

3 Alasan Disney Adventure Bisa Jadi Pilihan Menarik untuk Liburan Keluarga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 07:00 WIB

Review Film Love of Your Life: Sajikan Kisah Cinta Modern yang Penuh Makna

Review Film Love of Your Life: Sajikan Kisah Cinta Modern yang Penuh Makna

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 07:00 WIB

Dicecar Soal Dugaan Terima Mobil dan Apartemen, Legislator Bengkulu Vinna Ledy: No Comment, Sorry Ya

Dicecar Soal Dugaan Terima Mobil dan Apartemen, Legislator Bengkulu Vinna Ledy: No Comment, Sorry Ya

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 07:00 WIB

5 Shio Paling Hoki 30 Oktober 2026: Panen Rezeki di Hari Kerbau Api

5 Shio Paling Hoki 30 Oktober 2026: Panen Rezeki di Hari Kerbau Api

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 06:56 WIB

×