BMKG Ungkap Pemicu Gempa Cianjur Terasa hingga Jakarta, Aktivitas Sesar Aktif di Kedalaman 4 Km

Bangun Santoso

Selasa, 01 September 2026 | 21:01 WIB
BMKG Ungkap Pemicu Gempa Cianjur Terasa hingga Jakarta, Aktivitas Sesar Aktif di Kedalaman 4 Km
Ilustrasi gempa bumi. (Unsplash)
baca 10 detik
  • BMKG melaporkan gempa bumi tektonik magnitudo 4,3 mengguncang Kabupaten Cianjur pada 1 September 2026.
  • Pusat gempa berada di darat sepuluh kilometer Barat Daya Cianjur dengan kedalaman empat kilometer.
  • BPBD Cianjur menyatakan belum ada laporan kerusakan bangunan meskipun warga sempat panik melarikan diri.

Suara.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memberikan penjelasan resmi terkait peristiwa gempa bumi tektonik yang mengguncang wilayah Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, dan sekitarnya pada Selasa petang, 1 September 2026.

Berdasarkan data teknis yang dirilis, guncangan gempa ini terjadi tepat pada pukul 17:53:11 WIB dengan kekuatan yang cukup signifikan dirasakan oleh masyarakat di berbagai wilayah Jawa Barat.

Hasil analisis terbaru dari BMKG menunjukkan bahwa gempa bumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M 4,3.

Secara geografis, episenter gempa bumi terletak pada koordinat 6.91 LS dan 107.10 BT. Lokasi pusat gempa tersebut berada di darat pada jarak 10 kilometer arah Barat Daya Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.

Salah satu poin krusial yang disoroti BMKG adalah tingkat kedalamannya yang sangat dangkal, yakni hanya berada di kedalaman 4 kilometer.

Terkait penyebab terjadinya guncangan tersebut, BMKG memberikan tinjauan dari sisi geologi dan hiposenter.

"Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas Sesar Aktif," tulis BMKG dalam keterangan resminya.

Karakteristik gempa dangkal ini yang menyebabkan getaran terasa cukup kuat di permukaan meski magnitudonya berada di angka 4,3.

Sebaran Dampak dan Skala Intensitas MMI

baca juga

Guncangan gempa ini dilaporkan dirasakan di berbagai titik dengan skala intensitas yang beragam. Berdasarkan laporan masyarakat yang dihimpun BMKG, wilayah Kabupaten Cianjur merasakan getaran dengan Skala Intensitas III – IV MMI.

Dalam skala ini, situasi digambarkan bahwa pada siang hari getaran dirasakan oleh orang banyak di dalam rumah.

Selain di pusat gempa, getaran juga meluas ke beberapa wilayah penyangga lainnya. Di wilayah Kota Sukabumi, Cibadak, Nagrak, Warung Kondang, Cimahi, hingga Cilaku, gempa dirasakan dengan Skala Intensitas II – III MMI. Pada tingkatan ini,

"Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu," sebagaimana dijelaskan dalam parameter intensitas BMKG.

Dampak guncangan bahkan menjangkau wilayah yang lebih jauh seperti Kota Bandung, Cibubur, hingga Sukaraja dengan Skala Intensitas II MMI.

Pada skala ini, getaran umumnya dirasakan oleh beberapa orang dan benda-benda ringan yang digantung terpantau bergoyang.

Meskipun jangkauan getaran cukup luas, BMKG mencatat bahwa hingga laporan ini diterbitkan, belum ada laporan resmi mengenai kerusakan bangunan sebagai dampak langsung dari gempa bumi tersebut.

Monitoring Gempa Susulan dan Respon BPBD

Pihak BMKG terus melakukan pemantauan ketat pasca-guncangan utama. Hingga pukul 18:15 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan (aftershocks). Namun, masyarakat diminta untuk tetap waspada terhadap segala kemungkinan yang terjadi di lapangan.

Di sisi lain, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur langsung bergerak melakukan langkah-langkah darurat dan pendataan.

Kepala BPBD Cianjur, Iwan Karyadi, mengimbau masyarakat agar tetap tenang namun tidak mengabaikan kewaspadaan. Ia menekankan pentingnya mencari tempat aman segera setelah merasakan getaran yang kuat.

"Kami sudah menyebar anggota dan berkoordinasi dengan aparat desa dan kecamatan guna mendata dampak gempa yang dirasakan cukup kencang selama beberapa detik mulai dari utara hingga selatan Cianjur," katanya sebagaimana dilansir Antara.

Iwan Karyadi menjelaskan bahwa gempa yang terpusat di wilayah selatan Cianjur tersebut dirasakan di seluruh wilayah kabupaten.

Petugas dan relawan saat ini telah disebar ke sejumlah kecamatan, terutama yang melaporkan getaran kencang, guna memastikan keamanan fasilitas umum dan pemukiman warga.

"Informasi sementara, belum ada laporan kerusakan bangunan atau fasilitas umum yang terjadi ketika gempa terjadi, namun pendataan terus dilakukan menyusuri sejumlah desa dan kecamatan terutama di wilayah utara dan selatan," katanya.

Trauma Warga dan Situasi di Lapangan

Gempa bumi ini sempat memicu kepanikan luar biasa di tengah masyarakat. Warga di sebagian besar wilayah Cianjur dilaporkan berhamburan keluar dari rumah maupun gedung perkantoran saat guncangan terjadi.

Banyak warga yang memilih bertahan di area terbuka hingga puluhan menit untuk memastikan situasi benar-benar aman sebelum kembali ke dalam ruangan.

BPBD Cianjur terus mengingatkan warga untuk meningkatkan kesiapsiagaan guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

"Kami akan terus melakukan pengawasan dan pemantauan guna memastikan tidak ada kerusakan akibat gempa yang mengguncang Cianjur Selasa petang," katanya.

Kepanikan warga ini bukan tanpa alasan. Sebagian besar masyarakat mengaku masih mengalami trauma mendalam akibat gempa besar yang melanda wilayah tersebut tiga tahun silam.

Faktor waktu kejadian yang berada di bulan yang sama dengan tragedi masa lalu menambah kecemasan warga setempat.

"Kami masih trauma, terlebih gempa yang dirasakan cukup kencang dan terjadi pada awal September, dimana tiga tahun lalu gempa magnitudo 5,6 juga terjadi di bulan yang sama. Kami berharap tidak ada lagi bencana gempa di Cianjur," kata Gina Rohmawati, warga Desa Nagrak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gempa M4,3 Cianjur Terasa hingga Lantai 9 Gedung di Jakarta, Pekerja: Lantainya Goyang

Gempa M4,3 Cianjur Terasa hingga Lantai 9 Gedung di Jakarta, Pekerja: Lantainya Goyang

News | Selasa, 01 September 2026 | 19:36 WIB

Gempa M 4,4 Guncang Cianjur Terasa Hingga Jakarta dan Bandung, Warga: Kayak Ada yang Banting Pintu

Gempa M 4,4 Guncang Cianjur Terasa Hingga Jakarta dan Bandung, Warga: Kayak Ada yang Banting Pintu

News | Selasa, 01 September 2026 | 19:25 WIB

Berharap Hujan Segera Turun, Masjid Agung Al-Azhar Gelar Shalat Istisqa

Berharap Hujan Segera Turun, Masjid Agung Al-Azhar Gelar Shalat Istisqa

Foto | Selasa, 01 September 2026 | 19:13 WIB

Gempa M 4,3 Guncang Cianjur, Getaran Terasa hingga Jakarta

Gempa M 4,3 Guncang Cianjur, Getaran Terasa hingga Jakarta

News | Selasa, 01 September 2026 | 18:49 WIB

Jateng Kembali Kirim Bantuan Korban Gempa NTT, Fokus Atasi Kebutuhan Dasar

Jateng Kembali Kirim Bantuan Korban Gempa NTT, Fokus Atasi Kebutuhan Dasar

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 20:11 WIB

Karhutla Kembali Melanda Kariangau Balikpapan

Karhutla Kembali Melanda Kariangau Balikpapan

Foto | Senin, 31 Agustus 2026 | 08:00 WIB

Sekolah Terdampak Gempa NTT Mulai Belajar Besok, Metode Disesuaikan Kondisi

Sekolah Terdampak Gempa NTT Mulai Belajar Besok, Metode Disesuaikan Kondisi

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:51 WIB

Terkini

Riset Global Ungkap 73 Persen Warga Indonesia Pangkas Pengeluaran demi Biaya Rumah

Riset Global Ungkap 73 Persen Warga Indonesia Pangkas Pengeluaran demi Biaya Rumah

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 19:28 WIB

Banjir Aceh Selatan Rendam Dua Desa, 674 Warga Terdampak dan Ratusan Mengungsi

Banjir Aceh Selatan Rendam Dua Desa, 674 Warga Terdampak dan Ratusan Mengungsi

News | Minggu, 01 November 2026 | 19:19 WIB

Tantangan Finansial Gen Z: Gaji Buat Hidup, Tagihan, Healing, dan Tabungan

Tantangan Finansial Gen Z: Gaji Buat Hidup, Tagihan, Healing, dan Tabungan

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 19:10 WIB

Dark Abis! XLOV Unjuk Transformasi Terliar dalam Diri di Lagu Terbaru, Hush

Dark Abis! XLOV Unjuk Transformasi Terliar dalam Diri di Lagu Terbaru, Hush

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 19:05 WIB

Hubungan Indonesia-Singapura Memanas, 60 Tahun Persahabatan Terancam Perselisihan

Hubungan Indonesia-Singapura Memanas, 60 Tahun Persahabatan Terancam Perselisihan

News | Minggu, 01 November 2026 | 19:00 WIB

Dari Tanah Papua ke Jakarta, Jejak Perlawanan di Balik Salib Merah PMKRI

Dari Tanah Papua ke Jakarta, Jejak Perlawanan di Balik Salib Merah PMKRI

News | Minggu, 01 November 2026 | 18:57 WIB

Wardah Crystal Secret Melting Milk Cleanser untuk Kulit Apa? Ini Jawaban Sesuai Klaim

Wardah Crystal Secret Melting Milk Cleanser untuk Kulit Apa? Ini Jawaban Sesuai Klaim

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 18:56 WIB

Apakah Arti Mimpi Berulang Kali dengan Orang yang Sama? Ini Tafsir Primbon dan Psikologinya

Apakah Arti Mimpi Berulang Kali dengan Orang yang Sama? Ini Tafsir Primbon dan Psikologinya

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 18:55 WIB

Gugatan Rp156 Triliun Donald Trump Terkait Isu Jeffrey Epstein Ditolak!

Gugatan Rp156 Triliun Donald Trump Terkait Isu Jeffrey Epstein Ditolak!

News | Minggu, 01 November 2026 | 18:54 WIB

Sinopsis Jumanji 3: Penutup Trilogi Era Dwayne Johnson, Tayang 25 Desember

Sinopsis Jumanji 3: Penutup Trilogi Era Dwayne Johnson, Tayang 25 Desember

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 18:53 WIB

×