Jakarta Butuh Banyak Hidran di Permukiman Padat, Waktu Dalam Penanganan Kebakaran Sangat Berharga

Dwi Bowo Raharjo, Adiyoga Priyambodo

Rabu, 02 September 2026 | 17:12 WIB
Jakarta Butuh Banyak Hidran di Permukiman Padat, Waktu Dalam Penanganan Kebakaran Sangat Berharga
Kebakaran di kawasan Batu Ceper, Kelurahan Kebon Kelapa, Gambir, Jakarta Pusat. (Suara.com/Agustin Dwi Anggraini)
baca 10 detik
  • Kebakaran melanda 114 rumah dan berdampak pada 880 jiwa di Kebon Kelapa, Jakarta Pusat.
  • Anggota DPRD DKI Jakarta, Muhammad Hasan Abdillah, meminta pemerintah mengevaluasi infrastruktur keselamatan dan memperbanyak hidran di gang sempit.
  • Keberadaan hidran strategis bertujuan memangkas waktu penanganan karena petugas sering terkendala selang panjang akibat akses jalan terbatas.

Suara.com - Tragedi kebakaran yang menghanguskan ratusan rumah di Kebon Kelapa, Gambir, Jakarta Pusat pada Senin (31/8/2026) menjadi sinyal darurat bagi sistem mitigasi bencana ibu kota.

Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta, Muhammad Hasan Abdillah, meminta pemerintah daerah melakukan evaluasi serius terhadap infrastruktur keselamatan di kawasan padat penduduk.

Hasan menekankan pentingnya ketersediaan hidran, terutama di wilayah dengan gang sempit yang sulit dijangkau mobil pemadam kebakaran.

“Hidran sangat penting di kawasan padat,” ujar politisi PKS itu, Rabu (2/9/2026).

Menurutnya, keberadaan hidran di lokasi strategis dapat memangkas waktu petugas dalam mendapatkan pasokan air saat api mulai berkobar.

“Waktu dalam penanganan kebakaran sangat berharga,” kata Hasan.

Ia juga menyoroti kendala di lapangan, di mana petugas sering kali harus membentangkan selang sangat panjang karena minimnya sumber air terdekat.

“Kita harus belajar dari peristiwa,” ujar Hasan.

Musibah di Jalan Batu Ceper 8 kala itu meluluhlantakkan 114 rumah dan berdampak pada 880 jiwa warga.

baca juga

Petugas pemadam kebakaran dilaporkan kesulitan menembus titik api akibat akses jalan yang terbatas dan sempit.

Hasan mendorong Pemprov DKI untuk memperkuat pemetaan wilayah rawan, khususnya di area dengan bangunan semi permanen yang saling berhimpitan.

“Pencegahan harus seiring dengan kesiapsiagaan,” kata dia.

Ia berharap, pembangunan hidran diperbanyak agar kecepatan respons petugas tetap terjaga demi meminimalkan kerugian materiel maupun korban jiwa.

“Pastikan sumber air dan hidran tersedia di lokasi strategis,” pungkas Hasan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Korsleting Listrik dan Puntung Rokok Picu Ratusan Kebakaran di Jakarta Selama El Nino!

Korsleting Listrik dan Puntung Rokok Picu Ratusan Kebakaran di Jakarta Selama El Nino!

News | Rabu, 02 September 2026 | 15:28 WIB

Menteri LH Segel 21 Perusahaan di Sumatera dan Kalimantan Terkait Karhutla, Kalbar Terbanyak

Menteri LH Segel 21 Perusahaan di Sumatera dan Kalimantan Terkait Karhutla, Kalbar Terbanyak

News | Rabu, 02 September 2026 | 13:36 WIB

Kabut Asap Kebakaran Hutan Kalimantan Lumpuhkan Malaysia, Warga: Semua Kelihatan Putih

Kabut Asap Kebakaran Hutan Kalimantan Lumpuhkan Malaysia, Warga: Semua Kelihatan Putih

News | Rabu, 02 September 2026 | 12:17 WIB

Sekolah Tetap Masuk Saat Karhutla Kalteng, Mendikdasmen: Jangan Paksa Anak Jika Berisiko Kesehatan

Sekolah Tetap Masuk Saat Karhutla Kalteng, Mendikdasmen: Jangan Paksa Anak Jika Berisiko Kesehatan

News | Rabu, 02 September 2026 | 12:16 WIB

Tambora dan Cakung Jadi Wilayah Paling Rawan Kebakaran di Jakarta

Tambora dan Cakung Jadi Wilayah Paling Rawan Kebakaran di Jakarta

News | Rabu, 02 September 2026 | 11:34 WIB

Terkini

Rupiah Babak Belur! Tembus Level Rp17.624 per Dolar AS Pagi Ini

Rupiah Babak Belur! Tembus Level Rp17.624 per Dolar AS Pagi Ini

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 10:39 WIB

Serba Salah Jadi Multifandom: Niat Cari Hiburan, Malah Terjebak Perang Antar-Fandom

Serba Salah Jadi Multifandom: Niat Cari Hiburan, Malah Terjebak Perang Antar-Fandom

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 10:38 WIB

Pasar Valas Dibayangi Gejolak, September Jadi Bulan Penuh Risiko

Pasar Valas Dibayangi Gejolak, September Jadi Bulan Penuh Risiko

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 10:35 WIB

Pertumbuhan Ekonomi RI Diproyeksi Capai 5,2% pada 2026

Pertumbuhan Ekonomi RI Diproyeksi Capai 5,2% pada 2026

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 10:33 WIB

6 Serum Tranexamic Acid untuk Melasma dan PIH, Mulai Rp34 Ribuan

6 Serum Tranexamic Acid untuk Melasma dan PIH, Mulai Rp34 Ribuan

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 10:30 WIB

Polisi Sebut Wanita di Video Viral Biksu Thailand Mendadak Kaya Sejak Bolak Balik Masuk Kuil

Polisi Sebut Wanita di Video Viral Biksu Thailand Mendadak Kaya Sejak Bolak Balik Masuk Kuil

News | Senin, 14 September 2026 | 10:30 WIB

3 Orang Ditembak Mati Jelang Pemilu Perdana di Bangsamoro Filipina

3 Orang Ditembak Mati Jelang Pemilu Perdana di Bangsamoro Filipina

News | Senin, 14 September 2026 | 10:28 WIB

8 Lip Balm Berwarna untuk Bibir Hitam, Murah Bikin Tampak Segar Natural

8 Lip Balm Berwarna untuk Bibir Hitam, Murah Bikin Tampak Segar Natural

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 10:25 WIB

18 Kapal dan 1 Helikopter Dikerahkan Cari Jurnalis Hilang di Selat Sunda

18 Kapal dan 1 Helikopter Dikerahkan Cari Jurnalis Hilang di Selat Sunda

News | Senin, 14 September 2026 | 10:24 WIB

Wacana Wajib Rekening Bank untuk Warga, Ekonom Ingatkan Ancaman dan Beban APBN

Wacana Wajib Rekening Bank untuk Warga, Ekonom Ingatkan Ancaman dan Beban APBN

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 10:17 WIB

×