Modal Rp108 Juta Bikin Untung Pedagang Bawang di Kramat Jati Naik 4 Kali Lipat

Galih Prasetyo

Kamis, 03 September 2026 | 05:05 WIB
Modal Rp108 Juta Bikin Untung Pedagang Bawang di Kramat Jati Naik 4 Kali Lipat
Modal Rp108 Juta Bikin Untung Pedagang Bawang di Kramat Jati Naik 4 Kali Lipat [Istimewa]
baca 10 detik
  • Bank Jakarta menyalurkan pembiayaan modal hingga Rp500 juta kepada para pedagang di Pasar Induk Kramat Jati.
  • Tambahan modal dari program tersebut berhasil meningkatkan perputaran usaha, sewa kios, serta keuntungan pedagang pasar.
  • Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menyaksikan akad kredit massal bagi 100 pedagang pada Selasa, 1 September.

Suara.com - Program Pembiayaan Pedagang Pasar Bank Jakarta mulai dirasakan manfaatnya oleh pelaku usaha di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur.

Akses permodalan tersebut membantu pedagang memperbesar perputaran usaha hingga meningkatkan keuntungan.

Salah satunya dirasakan Rosmani Sitohang, pedagang bawang merah yang telah menjalankan usahanya sejak 2015.

Ia memperoleh pembiayaan modal dari Bank Jakarta sebesar Rp108 juta untuk memperkuat perputaran perdagangan.

Rosmani mengatakan tambahan modal tersebut memberikan ruang lebih besar untuk mengembangkan usahanya. Bahkan, keuntungan yang diperolehnya kini disebut meningkat hingga empat kali lipat dibandingkan sebelumnya.

“Program pembiayaan pedagang pasar ini sangat membantu untuk mengembangkan usaha saya. Keuntungannya sekarang bisa sampai empat kali lipat,” ujar Rosmani di acara Akad Massal Program Pembiayaan Pedagang Pasar Induk Kramat Jati, Selasa (1/9).

Menurut Rosmani, akses modal menjadi salah satu kebutuhan utama pedagang untuk menjaga kelangsungan usaha sekaligus memperbesar skala perdagangan.

Ia berharap program tersebut terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak pedagang.

“Program seperti ini sangat dirasakan manfaatnya oleh pedagang. Harapannya bisa terus berlanjut,” katanya.

baca juga

Manfaat pembiayaan juga dirasakan Ika Tiara, pedagang sembako di Pasar Induk Kramat Jati. Ia mengaku telah beberapa kali mendapatkan fasilitas pembiayaan modal dari Bank Jakarta.

Pada pembiayaan sebelumnya, Ika memperoleh dana sebesar Rp500 juta. Sementara pembiayaan terakhir yang diterimanya mencapai Rp400 juta.

Berbeda dengan Rosmani, sebagian dana pembiayaan tersebut digunakan Ika untuk membayar sewa kios dalam jangka panjang. Dana itu digunakan untuk biaya sewa tempat usaha selama 20 tahun ke depan.

Menurut Ika, kepastian tempat berdagang menjadi faktor penting untuk menjaga keberlangsungan bisnis. Dengan dukungan pembiayaan, ia dapat lebih fokus mengembangkan usaha sembako yang dijalankannya.

“Manfaatnya besar banget bagi pedagang untuk mengembangkan usaha,” ujar Ika.

Ia menuturkan, usaha sembakonya terus mengalami peningkatan setelah mendapatkan dukungan pembiayaan dari Bank Jakarta. Kemudahan akses modal dinilai memberikan ruang bagi pedagang untuk memperkuat bisnis dan meningkatkan skala usaha.

“Sebelumnya saya sudah mendapat pembiayaan Rp500 juta, kemudian terakhir Rp400 juta. Usaha saya terus meningkat setelah mendapatkan pembiayaan dari Bank Jakarta,” tuturnya.

Perluasan akses pembiayaan tersebut turut mendapat perhatian Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menyaksikan langsung penandatanganan akad kredit massal Bank Jakarta bagi 100 pedagang Pasar Induk Kramat Jati.

Pembiayaan tersebut menggunakan skema Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan Non-KUR bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), dengan plafon pinjaman hingga Rp500 juta.

“Hari ini kita memperluas akses pembiayaan bagi pedagang pasar induk di Kramat Jati ini. Ini penting sekali, karena pedagang membutuhkan kepastian modal kerja untuk menjaga keberlangsungan usaha,” ujar Rano Karno.

Rano optimistis dukungan permodalan tersebut dapat meningkatkan kapasitas pelaku UMKM di Pasar Induk Kramat Jati. Dengan modal yang lebih kuat, pedagang diharapkan mampu mengembangkan usaha sekaligus meningkatkan kesejahteraan.

Ia juga mengapresiasi kolaborasi Bank Jakarta dengan Perumda Pasar Jaya yang dinilai menjadi langkah konkret dalam mendukung UMKM dan ekonomi kerakyatan.

Dari total lebih dari 5.000 pelaku usaha di Pasar Induk Kramat Jati, Bank Jakarta hingga kini telah menyalurkan program pembiayaan kepada 167 pedagang. Nilai pembiayaan yang telah disalurkan mencapai sekitar Rp48 miliar.

Rano berharap kegiatan akad kredit massal tersebut dapat mendorong lebih banyak pedagang Pasar Induk Kramat Jati memanfaatkan fasilitas pembiayaan UMKM dari Bank Jakarta.

Meski mendorong perluasan akses modal, Rano mengingatkan pembiayaan formal harus diiringi dengan peningkatan literasi keuangan.

Menurutnya, kemampuan mengelola keuangan menjadi faktor penting agar tambahan modal benar-benar memberikan dampak terhadap perkembangan usaha.

“Pasti akan ada dialog antara pihak bank dengan pedagang untuk saling membantu manajemen agar usaha lebih berkembang. Mudah-mudahan program ini bisa kita kembangkan di pasar-pasar yang lain,” tegasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

457 Kebakaran di Jakarta, Kasus Terbanyak di Jakbar dan Jaktim

457 Kebakaran di Jakarta, Kasus Terbanyak di Jakbar dan Jaktim

News | Rabu, 02 September 2026 | 11:17 WIB

Setengah Abad Semrawut, 614 Pedagang di Kramat Jati Kini Dapat Lokasi Baru

Setengah Abad Semrawut, 614 Pedagang di Kramat Jati Kini Dapat Lokasi Baru

News | Rabu, 02 September 2026 | 07:56 WIB

Turun Gunung, BI Mau Ikut Atasi Kelangkaan Stok Cabai dan Bawang Merah

Turun Gunung, BI Mau Ikut Atasi Kelangkaan Stok Cabai dan Bawang Merah

Bisnis | Selasa, 01 September 2026 | 16:02 WIB

Suntikan Modal Rp500 Juta, Pemprov DKI Dorong Pedagang Pasar Induk Kramat Jati Naik Kelas

Suntikan Modal Rp500 Juta, Pemprov DKI Dorong Pedagang Pasar Induk Kramat Jati Naik Kelas

News | Selasa, 01 September 2026 | 14:11 WIB

Kramat Jati Bersolek, Pramono Anung: Pedagang Kaki Lima Resmi Direlokasi ke Dalam Pasar

Kramat Jati Bersolek, Pramono Anung: Pedagang Kaki Lima Resmi Direlokasi ke Dalam Pasar

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 19:28 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×