Keracunan MBG Mendunia, Media Internasional Miris Ratusan Siswa Jadi Korban

Pebriansyah Ariefana

Jum'at, 04 September 2026 | 08:22 WIB
Keracunan MBG Mendunia, Media Internasional Miris Ratusan Siswa Jadi Korban
Puluhan murid SMP Negeri Kabuh, Kabupaten Jombang, mengalami keluhan diare setelah menyantap menu Makanan Bergizi Gratis (MBG) pada Rabu (2/9/2026). [beritajatim.com]
baca 10 detik
  • Pemkab Sidoarjo memberikan asesmen dan pendampingan kesehatan jiwa bagi 59 santri korban keracunan MBG.

  • Sebanyak 644 santri diduga keracunan pascamenyantap makanan dari SPPG Tanggulangin Kali Tengah.

  • Badan Gizi Nasional telah menjatuhkan sanksi penghentian sementara operasional berat terhadap penyedia makanan terkait.

Suara.com - MBG atau makan bergizi gratis mendunia. Bukan karena manfaat tapi karena sudah banyak korban berjatuhan karena program ambisius Presiden Prabowo Subianto Ini.

Salah satu media internasional yang menyoroti MBG adalah media Inggris, Daily Mail. Dalam unggahan resmi instagramnya, mereka menyoroti Lebih dari 600 siswa di  Java Timur Indonesia dirawat di rumah sakit dengan keracunan makanan yang diyaki disebabkan oleh makanan yang disediakan MBG.

"Presiden Indonesia Prabowo Subianto meluncurkan program bernilai miliaran dolar untuk mencegah kekurangan gizi pada tahun lalu dengan memberikan makanan gratis kepada puluhan juta anak, tetapi program ini mengalami kontroversi," tulis Daily Mail.

"Telah terjadi kasus keracunan makanan massal yang terkait dengan program ini. Pada 8 Agustus, setidaknya 37.600 kasus keracunan makanan yang terkait dengan program ini telah terjadi, menurut Network for Education."

Sorotan tajam juga datang dari media berbasis di Timur Tengah, Al Jazeera. Mereka menyoroti ketimpangan antara kucuran dana yang fantastis dan jaminan keselamatan penerima bantuan.

Pemerintah mengucurkan dana triliunan rupiah setiap hari demi menopang operasional distribusi pangan gratis ini. Namun, efektivitas penggunaan anggaran raksasa tersebut kini dipertanyakan oleh banyak pihak internasional.

"Ribuan kasus telah dikaitkan dengan program senilai US$4,3 miliar yang diluncurkan tahun lalu tersebut," tulis Al Jazeera di Instagram resminya, Rabu (2/9/2026).

Sementara itu, media Singapura Channel News Asia (CNA) turut menyiarkan tingginya angka kasus gangguan kesehatan akibat konsumsi hidangan program ini.

CNA merujuk pada temuan data pengawasan independen untuk menggambarkan masifnya dampak masalah ini.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kasus Keracunan MBG Kembali Muncul, Sudaryono Akui BGN Sempat Drop

Kasus Keracunan MBG Kembali Muncul, Sudaryono Akui BGN Sempat Drop

News | Jum'at, 04 September 2026 | 08:00 WIB

Kasus Keracunan MBG Marak Lagi, BGN: 80-90 Persen karena Tak Taat SOP

Kasus Keracunan MBG Marak Lagi, BGN: 80-90 Persen karena Tak Taat SOP

News | Jum'at, 04 September 2026 | 07:34 WIB

Mitra MBG Banyak Terlilit Utang Bank, UGM: Ini Perangkap dari Kebijakan Mentah!

Mitra MBG Banyak Terlilit Utang Bank, UGM: Ini Perangkap dari Kebijakan Mentah!

News | Jum'at, 04 September 2026 | 07:25 WIB

Terkini

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 03:10 WIB

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:10 WIB

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:18 WIB

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:05 WIB

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Banten | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:00 WIB

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:35 WIB

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:21 WIB

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:14 WIB

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Sumsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:44 WIB

Pengamat Tanggapi Harga Saham BYAN Haji Isam

Pengamat Tanggapi Harga Saham BYAN Haji Isam

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:17 WIB

×