Anomali Data Desil Rugikan Warga Miskin, Pemerintah Didesak Bentuk Tim Khusus Benahi Masalah

Dwi Bowo Raharjo, Bagaskara Isdiansyah

Sabtu, 05 September 2026 | 10:54 WIB
Anomali Data Desil Rugikan Warga Miskin, Pemerintah Didesak Bentuk Tim Khusus Benahi Masalah
Suwarno, warga Kampung Jogoyudan, Yogyakarta, hidup sebatang kara yang tercatat desil 10 (Suara.com/Hiskia)
baca 10 detik
  • Maman Imanul Haq mendesak Kemensos dan BPS membenahi anomali data desil pada Sabtu, 5 September 2026.
  • Kesalahan klasifikasi status desil menyebabkan warga miskin berisiko kehilangan berbagai bentuk bantuan sosial pemerintah.
  • Pemerintah diminta melakukan verifikasi faktual agar data kesejahteraan masyarakat mencerminkan kondisi lapangan yang objektif.

Suara.com - Anggota Komisi VIII DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Maman Imanul Haq, mendesak Kementerian Sosial (Kemensos) dan Badan Pusat Statistik (BPS) untuk segera membenahi persoalan ketidaksesuaian data desil.

Maman memperingatkan bahwa anomali data ini berpotensi merampas hak warga miskin atas bantuan pemerintah.

Menurunya, banyak keluhan muncul dari masyarakat yang merasa dikategorikan mampu secara administratif, padahal kondisi ekonomi mereka di lapangan sangat memprihatinkan.

"Banyak masyarakat yang mempersoalkan penerapan desil karena ditemukan ketidaksesuaian antara data administratif dengan kondisi nyata di lapangan,” ujar Maman kepada wartawan, Sabtu (5/9/2026).

"Ada warga yang secara ekonomi masih kekurangan, bahkan penghasilannya pas-pasan, tetapi tiba-tiba statusnya melonjak ke desil tinggi dan dianggap mampu," katanya menambahkan.

Maman menegaskan, bahwa status desil adalah instrumen vital. Jika terjadi kesalahan klasifikasi, dampaknya akan sangat sistematis terhadap kesejahteraan keluarga tersebut.

Ilustrasi desil 6-10. (Tangkapan layar)
Ilustrasi desil 6-10. (Tangkapan layar)

"Kalau status desil naik tetapi kondisi ekonomi keluarga sebenarnya masih sulit, tentu masyarakat akan sangat dirugikan. Mereka bisa kehilangan bantuan sosial, subsidi energi, bahkan bantuan pendidikan. Padahal secara nyata kehidupan mereka tidak mengalami peningkatan,” tegas politikus asal Dapil Jawa Barat IX tersebut.

Ia meminta agar Kemensos dan BPS tidak hanya terpaku pada pembaruan data di balik meja, tetapi juga melakukan verifikasi faktual yang mencerminkan kenyataan objektif.

“Data harus mencerminkan kenyataan. Jangan sampai masyarakat yang masih miskin atau rentan justru kehilangan haknya hanya karena terjadi anomali dalam sistem pendataan. Pemerintah harus memastikan setiap perubahan status desil benar-benar didasarkan pada kondisi objektif dan bisa dipertanggungjawabkan,” katanya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Desil 6-10 Gaji Berapa? Pahami Fakta dan Hoaks Tentang Desil BPS

Desil 6-10 Gaji Berapa? Pahami Fakta dan Hoaks Tentang Desil BPS

News | Kamis, 03 September 2026 | 17:14 WIB

Apa Itu Desil dalam Statistika? Ini Pengertian, Rumus, dan Cara Menentukannya

Apa Itu Desil dalam Statistika? Ini Pengertian, Rumus, dan Cara Menentukannya

Tekno | Kamis, 03 September 2026 | 14:38 WIB

Oneng Curiga Kacau Data Desil BPS Jadi 'Senjata Halus' untuk Goyahkan Prabowo

Oneng Curiga Kacau Data Desil BPS Jadi 'Senjata Halus' untuk Goyahkan Prabowo

News | Kamis, 03 September 2026 | 14:35 WIB

Gus Ipul Ungkap Kenapa Desil Warga Bisa Melonjak: Data dari Banyak Sumber Masih Diverifikasi

Gus Ipul Ungkap Kenapa Desil Warga Bisa Melonjak: Data dari Banyak Sumber Masih Diverifikasi

News | Rabu, 02 September 2026 | 18:24 WIB

Banyak Keluhan soal Desil DTSEN, Gus Ipul Akui Ada Masalah di Lapangan

Banyak Keluhan soal Desil DTSEN, Gus Ipul Akui Ada Masalah di Lapangan

News | Rabu, 02 September 2026 | 17:11 WIB

Terkini

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 03:10 WIB

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:10 WIB

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:18 WIB

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:05 WIB

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Banten | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:00 WIB

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:35 WIB

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:21 WIB

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:14 WIB

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Sumsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:44 WIB

Pengamat Tanggapi Harga Saham BYAN Haji Isam

Pengamat Tanggapi Harga Saham BYAN Haji Isam

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:17 WIB

×