Banyak Keluhan soal Desil DTSEN, Gus Ipul Akui Ada Masalah di Lapangan

Bella, Lilis Varwati

Rabu, 02 September 2026 | 17:11 WIB
Banyak Keluhan soal Desil DTSEN, Gus Ipul Akui Ada Masalah di Lapangan
Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul di Kantor Kemensos, Jakarta, Rabu (2/9/2026). [Suara.com/Lilis]
baca 10 detik
  • Menteri Sosial Saifullah Yusuf menyatakan pemerintah memantau keluhan masyarakat mengenai ketidaksesuaian peringkat desil DTSEN di Jakarta, Rabu (2/9/2026).
  • Kemensos berkoordinasi dengan BPS serta terbuka menerima masukan dari publik, pakar, dan akademisi untuk perbaikan data.
  • Pemerintah akan mendalami berbagai tantangan di lapangan untuk membantu masyarakat memperbaiki data kependudukan yang tidak sesuai.

Suara.com - Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul memastikan pemerintah terus memantau keluhan masyarakat terkait peringkat desil dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) yang dinilai tidak sesuai dengan kondisi ekonomi sebenarnya.

Gus Ipul mengatakan Kementerian Sosial setiap hari berkomunikasi dengan Badan Pusat Statistik (BPS) yang melakukan sensus ekonomi di lapangan dalam penetapan peringkat desil tersebut.

Gus Ipul mengatakan pemerintah tidak menutup diri terhadap berbagai kritik dan masukan tersebut.

"Kita tiap hari komunikasi dengan BPS dan kami juga merespons semua masukan dari banyak pihak di medsos maupun di media-media resmi ya, kita semuanya respons," kata Gus Ipul di Kantor Kemensos, Jakarta, Rabu (2/9/2026).

Ia memastikan bahwa pemerintah juga siap menerima masukan dan berdiskusi secara terbuka dengan pakar dan akademisi.

"BPS sudah menyampaikan bersama kami, kami terbuka dan kami ingin undang semuanya untuk ikut berpartisipasi dalam memperbaiki data ini," imbuhnya.

Sebelumnya, BPS menjelaskan bahwa desil merupakan pemeringkatan relatif tingkat kesejahteraan keluarga berdasarkan berbagai karakteristik sosial ekonomi. Karena itu, desil tidak bisa dibaca sebagai ukuran tunggal mengenai pendapatan atau kekayaan seseorang.

Gus Ipul mengatakan masih diperlukan pendalaman untuk mengetahui mengapa kondisi yang tercatat dalam data terkadang berbeda dengan keadaan masyarakat sebenarnya. Ia juga mengakui masih adanya sejumlah tantangan dalam melakukan pendataan desil.

"Masih kita perlu pendalaman lagi ya karena ada berbagai tantangan di bawah itu, di tingkat masyarakat tadi. Ada yang karena KTP-nya digunakan oleh orang lain atau oleh keluarganya ya. Yang kedua juga mungkin mereka belum bisa, katakanlah, menyampaikan di forum-forum desa gitu kan. Banyak sebab-sebabnya yang kita harus proaktif untuk membantu masyarakat memperbaiki data itu," ujarnya.

baca juga

Ia menegaskan pemerintah akan berupaya mencari penyebab ketidaksesuaian tersebut sekaligus membantu masyarakat memperbaiki data apabila ditemukan persoalan di lapangan.

Menurut Gus Ipul, persoalan desil tidak cukup hanya dilihat dari hasil akhir pemeringkatan, tetapi juga perlu ditelusuri dari proses pengumpulan dan pemutakhiran data yang menjadi dasarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bawa-bawa HMI dan PMII, Gus Ipul Curiga Kritik Cak Imin ke PBNU Demi Kepentingan Sesaat

Bawa-bawa HMI dan PMII, Gus Ipul Curiga Kritik Cak Imin ke PBNU Demi Kepentingan Sesaat

News | Rabu, 02 September 2026 | 16:16 WIB

Mengenal Desil 1 sampai 10: Penentu Nasib Bansos dan KIP Kuliah yang Sering Salah Sasaran

Mengenal Desil 1 sampai 10: Penentu Nasib Bansos dan KIP Kuliah yang Sering Salah Sasaran

Your Say | Rabu, 02 September 2026 | 15:33 WIB

Cegah Data Bodong, Legislator PDIP Minta DTSEN Gunakan Mekanisme Verifikasi Berjenjang dari Desa

Cegah Data Bodong, Legislator PDIP Minta DTSEN Gunakan Mekanisme Verifikasi Berjenjang dari Desa

News | Rabu, 02 September 2026 | 14:39 WIB

Produksi Jagung Nasional Diproyeksikan Tembus 14,25 Juta Ton, Naik 1,25%

Produksi Jagung Nasional Diproyeksikan Tembus 14,25 Juta Ton, Naik 1,25%

Bisnis | Rabu, 02 September 2026 | 12:09 WIB

BPS Wanti-wanti Ancaman Penurunan Stok Beras Nasional Jelang Akhir Tahun

BPS Wanti-wanti Ancaman Penurunan Stok Beras Nasional Jelang Akhir Tahun

Bisnis | Rabu, 02 September 2026 | 12:00 WIB

Perjalanan Wisatawan Lokal per Juli 2026 Capai Rekor Tertinggi Sejak 2019

Perjalanan Wisatawan Lokal per Juli 2026 Capai Rekor Tertinggi Sejak 2019

Bisnis | Rabu, 02 September 2026 | 08:55 WIB

Kunjungan Wisman ke RI Pecah Rekor di Juli 2026, Tertinggi Sejak Pandemi Covid-19 2020

Kunjungan Wisman ke RI Pecah Rekor di Juli 2026, Tertinggi Sejak Pandemi Covid-19 2020

Bisnis | Rabu, 02 September 2026 | 08:45 WIB

Surplus Neraca Dagang RI Terancam Menyempit, Impor Melonjak Hampir 20 Persen

Surplus Neraca Dagang RI Terancam Menyempit, Impor Melonjak Hampir 20 Persen

Bisnis | Selasa, 01 September 2026 | 16:31 WIB

Impor Logam Mulia RI dari Australia Naik Gila-gilaan, Tembus 2 Kali Lipat

Impor Logam Mulia RI dari Australia Naik Gila-gilaan, Tembus 2 Kali Lipat

Bisnis | Selasa, 01 September 2026 | 16:09 WIB

Ekspor RI Naik Jadi USD 167 Miliar per Juli 2026, Tapi Impor Melonjak Hampir 20%

Ekspor RI Naik Jadi USD 167 Miliar per Juli 2026, Tapi Impor Melonjak Hampir 20%

Bisnis | Selasa, 01 September 2026 | 14:52 WIB

Terkini

Banyak Keluhan soal Desil DTSEN, Gus Ipul Akui Ada Masalah di Lapangan

Banyak Keluhan soal Desil DTSEN, Gus Ipul Akui Ada Masalah di Lapangan

News | Rabu, 02 September 2026 | 17:11 WIB

Polisi Bantah Pengeroyok Pedagang Pejompongan Kelompok Tertentu, Minta Publik Tak Spekulasi

Polisi Bantah Pengeroyok Pedagang Pejompongan Kelompok Tertentu, Minta Publik Tak Spekulasi

News | Rabu, 02 September 2026 | 17:10 WIB

Transjakarta: Transportasi Laut Kepulauan Seribu Mustahil Jalan Tanpa Subsidi

Transjakarta: Transportasi Laut Kepulauan Seribu Mustahil Jalan Tanpa Subsidi

News | Rabu, 02 September 2026 | 17:03 WIB

Seorang Anak yang Bersembunyi di Balik Topeng Superhero: MemahamiLuka Masa Kecil yang Tersembunyi

Seorang Anak yang Bersembunyi di Balik Topeng Superhero: MemahamiLuka Masa Kecil yang Tersembunyi

Your Say | Rabu, 02 September 2026 | 17:00 WIB

Cegah Keracunan Massal, BPOM Fokuskan Anggaran Rp509 Miliar untuk Kawal MBG

Cegah Keracunan Massal, BPOM Fokuskan Anggaran Rp509 Miliar untuk Kawal MBG

News | Rabu, 02 September 2026 | 16:59 WIB

5 HP Tecno Mirip iPhone, Harga Lebih Murah di Bawah Rp3 Juta

5 HP Tecno Mirip iPhone, Harga Lebih Murah di Bawah Rp3 Juta

Tekno | Rabu, 02 September 2026 | 16:56 WIB

Kepung 32 Kecamatan, Kekeringan di Kabupaten Bogor Meluas Sentuh 277 Ribu Jiwa

Kepung 32 Kecamatan, Kekeringan di Kabupaten Bogor Meluas Sentuh 277 Ribu Jiwa

Bogor | Rabu, 02 September 2026 | 16:56 WIB

Foundation Viva Tahan Lama Gak? Ini 2 Pilihan yang Dipuji Gak Bikin Makeup Longsor

Foundation Viva Tahan Lama Gak? Ini 2 Pilihan yang Dipuji Gak Bikin Makeup Longsor

Lifestyle | Rabu, 02 September 2026 | 16:55 WIB

Persebaya Makin Intens Jelang Debut Super League, Ini Kata Yuran Fernandes

Persebaya Makin Intens Jelang Debut Super League, Ini Kata Yuran Fernandes

Jatim | Rabu, 02 September 2026 | 16:55 WIB

Duh! Klub Baru Emil Audero Diterpa Masalah Pelik, Pelatih Sampai Angkat Tangan

Duh! Klub Baru Emil Audero Diterpa Masalah Pelik, Pelatih Sampai Angkat Tangan

Bola | Rabu, 02 September 2026 | 16:54 WIB

×