Oneng Curiga Kacau Data Desil BPS Jadi 'Senjata Halus' untuk Goyahkan Prabowo

Bangun Santoso, Bagaskara Isdiansyah

Kamis, 03 September 2026 | 14:35 WIB
Oneng Curiga Kacau Data Desil BPS Jadi 'Senjata Halus' untuk Goyahkan Prabowo
Anggota Komisi XIII DPR RI, Rieke Diah Pitaloka atau yang akrab disapa Oneng. (Suara.com/Lilis)
baca 10 detik
  • Rieke Diah Pitaloka mengecam kekacauan data Desil BPS pada Kamis (3/9/2026) karena melanggar hak konstitusional warga miskin.
  • Politisi tersebut mendesak BPK melakukan audit investigatif terhadap anggaran BPS guna mengusut tuntas indikasi penyimpangan dana negara.
  • Rieke meminta Presiden membentuk tim independen untuk menyelidiki potensi konspirasi di balik kesalahan data kemiskinan tersebut.

Suara.com - Anggota Komisi XIII DPR RI, Rieke Diah Pitaloka atau yang akrab disapa Oneng, mengeluarkan pernyataan sikap keras terkait polemik data Desil Badan Pusat Statistik (BPS) yang dinilai bermasalah secara berulang.

Rieke menyebut kekacauan data ini bukan sekadar persoalan teknis, melainkan ancaman serius terhadap integritas negara dan hak asasi warga negara miskin.

"Saya, Anggota Komisi XIII DPR RI yang membidangi Hukum dan HAM, mencermati dengan serius 'compang-campingnya' data Desil BPS yang berulang kali terjadi. Ini bukan sekadar kekeliruan teknis, melainkan kelalaian berat yang terstruktur dan berpotensi melanggar hak konstitusional warga negara," ujar Rieke yang dikenal juga sebagai Oneng kepada wartawan, dikutip Kamis (3/9/2026).

Rieke menegaskan bahwa cacatnya data kemiskinan merupakan bentuk pengingkaran terhadap Pasal 34 ayat (1) UUD 1945.

Ia menilai hal ini sebagai pelanggaran HAM struktural karena menutup akses jutaan warga miskin terhadap bantuan sosial yang menjadi hak mereka.

"Ketika data kemiskinan cacat, maka negara gagal menjemput mereka yang berhak. Saya menilai ini sebagai bentuk pelanggaran HAM struktural karena menyebabkan diskriminasi akses bansos, kerugian hak ekonomi, dan hilangnya kepastian hukum bagi jutaan warga warga miskin," tegasnya.

Lebih lanjut, Rieke mencium adanya indikasi sistematis di balik kekacauan data yang terus terjadi pada momen kebijakan strategis.

Ia mempertanyakan apakah ada upaya terselubung untuk mengganggu stabilitas pemerintahan di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.

"Pertanyaan besar yang harus dijawab: apakah ini murni pendataan yang berantakan, atau ada tendensi terselubung untuk menjatuhkan kepercayaan publik terhadap pemerintah, khususnya Presiden Prabowo Subianto? Jika ada aktor yang sengaja menginginkan pemerintahan baru ini goyah sejak awal, maka kekacauan data BPS adalah senjata yang sempurna—halus, sulit dibuktikan, tetapi efeknya menghancurkan kepercayaan publik secara perlahan," tutur Rieke.

baca juga

Atas dasar tersebut, politisi PDI Perjuangan ini mendesak langkah hukum dan pemeriksaan anggaran yang mendalam terhadap BPS.

Rieke meminta Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk segera melakukan audit investigatif guna memastikan akuntabilitas triliunan anggaran negara yang telah disalurkan.

"Saya mendesak BPK audit investigatif BPS. Triliunan anggaran negara di APBN yang disalurkan ke BPS perlu akuntabilitas. Bongkar postur anggaran BPS. Bongkar indikasi penyimpangan anggaran negara di BPS termasuk untuk indikasi 'meredam media dan media sosial'," serunya.

Rieke juga meminta Presiden segera membentuk tim independen untuk mengusut apakah kekacauan data ini merupakan murni kelalaian birokrasi atau justru sebuah konspirasi.

Ia berkomitmen akan menggunakan seluruh kewenangan legislatifnya untuk mengawal isu ini hingga tuntas.

"Saya tidak akan tinggal diam. Saya akan gunakan seluruh kewenangan DPR untuk memastikan keadilan bagi rakyat miskin yang tak pernah tercatat dengan benar. Harga mati: Data akurat untuk martabat rakyat!" pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gus Ipul Ungkap Kenapa Desil Warga Bisa Melonjak: Data dari Banyak Sumber Masih Diverifikasi

Gus Ipul Ungkap Kenapa Desil Warga Bisa Melonjak: Data dari Banyak Sumber Masih Diverifikasi

News | Rabu, 02 September 2026 | 18:24 WIB

Banyak Keluhan soal Desil DTSEN, Gus Ipul Akui Ada Masalah di Lapangan

Banyak Keluhan soal Desil DTSEN, Gus Ipul Akui Ada Masalah di Lapangan

News | Rabu, 02 September 2026 | 17:11 WIB

Mengenal Desil 1 sampai 10: Penentu Nasib Bansos dan KIP Kuliah yang Sering Salah Sasaran

Mengenal Desil 1 sampai 10: Penentu Nasib Bansos dan KIP Kuliah yang Sering Salah Sasaran

Your Say | Rabu, 02 September 2026 | 15:33 WIB

Produksi Jagung Nasional Diproyeksikan Tembus 14,25 Juta Ton, Naik 1,25%

Produksi Jagung Nasional Diproyeksikan Tembus 14,25 Juta Ton, Naik 1,25%

Bisnis | Rabu, 02 September 2026 | 12:09 WIB

BPS Wanti-wanti Ancaman Penurunan Stok Beras Nasional Jelang Akhir Tahun

BPS Wanti-wanti Ancaman Penurunan Stok Beras Nasional Jelang Akhir Tahun

Bisnis | Rabu, 02 September 2026 | 12:00 WIB

Perjalanan Wisatawan Lokal per Juli 2026 Capai Rekor Tertinggi Sejak 2019

Perjalanan Wisatawan Lokal per Juli 2026 Capai Rekor Tertinggi Sejak 2019

Bisnis | Rabu, 02 September 2026 | 08:55 WIB

Kunjungan Wisman ke RI Pecah Rekor di Juli 2026, Tertinggi Sejak Pandemi Covid-19 2020

Kunjungan Wisman ke RI Pecah Rekor di Juli 2026, Tertinggi Sejak Pandemi Covid-19 2020

Bisnis | Rabu, 02 September 2026 | 08:45 WIB

Terkini

Oneng Curiga Kacau Data Desil BPS Jadi 'Senjata Halus' untuk Goyahkan Prabowo

Oneng Curiga Kacau Data Desil BPS Jadi 'Senjata Halus' untuk Goyahkan Prabowo

News | Kamis, 03 September 2026 | 14:35 WIB

Kiai Jepara Sebut Terima MBG Haram, Pernyataannya Kembali Ramai di Medsos

Kiai Jepara Sebut Terima MBG Haram, Pernyataannya Kembali Ramai di Medsos

News | Kamis, 03 September 2026 | 14:31 WIB

MK Hapus Uang Pensiun Seumur Hidup Anggota DPR?

MK Hapus Uang Pensiun Seumur Hidup Anggota DPR?

Bisnis | Kamis, 03 September 2026 | 14:30 WIB

The Apothecary Diaries Resmi Dapat Live Action, Mana Ashida Perankan Maomao

The Apothecary Diaries Resmi Dapat Live Action, Mana Ashida Perankan Maomao

Your Say | Kamis, 03 September 2026 | 14:30 WIB

Salvation of a Saint: Misteri Pembunuhan dengan Alibi yang Nyaris Mustahil

Salvation of a Saint: Misteri Pembunuhan dengan Alibi yang Nyaris Mustahil

Your Say | Kamis, 03 September 2026 | 14:30 WIB

Purbaya Bantah Penerimaan Pajak Lemah, Justru Tumbuh Hampir 30% per Juli 2026

Purbaya Bantah Penerimaan Pajak Lemah, Justru Tumbuh Hampir 30% per Juli 2026

Bisnis | Kamis, 03 September 2026 | 14:29 WIB

Pengembang Proyek Energi Terbarukan Bisa Dapat Uang dari Kredit Karbon

Pengembang Proyek Energi Terbarukan Bisa Dapat Uang dari Kredit Karbon

Bisnis | Kamis, 03 September 2026 | 14:28 WIB

5 Rekomendasi Sunscreen untuk Remaja SMP dan SMA yang Tidak Menyumbat Pori sesuai Review

5 Rekomendasi Sunscreen untuk Remaja SMP dan SMA yang Tidak Menyumbat Pori sesuai Review

Lifestyle | Kamis, 03 September 2026 | 14:24 WIB

5 Varian Sunscreen SKIN1004 Sesuai Kebutuhan Kulit, Nyaman Dipakai Harian

5 Varian Sunscreen SKIN1004 Sesuai Kebutuhan Kulit, Nyaman Dipakai Harian

Lifestyle | Kamis, 03 September 2026 | 14:23 WIB

Pansus DPD RI Komitmen Cari Solusi Permanen Soal Konflik dan HAM Papua

Pansus DPD RI Komitmen Cari Solusi Permanen Soal Konflik dan HAM Papua

News | Kamis, 03 September 2026 | 14:23 WIB

×