Sosok Misterius Tukang AC Jadi Penyelamat saat Muncul Asap dari Gardu yang Korsleting di Pasar Baru

Dwi Bowo Raharjo

Senin, 07 September 2026 | 18:16 WIB
Sosok Misterius Tukang AC Jadi Penyelamat saat Muncul Asap dari Gardu yang Korsleting di Pasar Baru
Kawasan pertokoan Pasar Baru, Jakarta Pusat, sempat dihebohkan akibat kepulan asap tebal yang muncul dari dalam tanah pada Minggu (6/9/2026) siang. (Suara.com/Anggraini)
baca 10 detik
  • Asap tebal dari tanah dan gardu meledak di Pasar Baru, Jakarta Pusat, pada Minggu siang, 6 September 2026.
  • BPBD DKI Jakarta menyatakan insiden tersebut dipicu korsleting akibat beban berlebih pada jaringan distribusi listrik bawah tanah.
  • Warga memadamkan api menggunakan APAR dan seorang tukang AC memutuskan kabel hingga api berhasil padam tanpa korban jiwa.

Suara.com - Kawasan pertokoan Pasar Baru, Jakarta Pusat, sempat dibuat panik akibat kepulan asap tebal yang muncul dari dalam tanah pada Minggu (6/9/2026) siang.

Berdasarkan penjelasan BPBD DKI Jakarta, peristiwa tersebut diduga dipicu korsleting akibat beban berlebih pada jaringan distribusi listrik yang berdampak pada kabel bawah tanah PLN dan panel switch di area trotoar.

Gambaran mengenai kejadian tersebut juga disaksikan langsung oleh Hermansyah, juru parkir yang berada di depan pertokoan Pasar Baru saat insiden terjadi.

Ia mengatakan asap pertama kali terlihat keluar dari permukaan paving blok sebelum kemudian mengarah ke gardu di sekitar lokasi.

“Kejadiannya jam 2 kurang 5 menit. Terus asap mulai dari tanah saja, dari paving blok, dari tanah keluar asap,” kata Hermansyah saat ditemui Suara.com di depan pertokoan Pasar Baru, Senin (7/9/2026).

Sebelum suara ledakan terdengar dari gardu, Hermansyah mengaku sempat mendengar suara seperti desisan.

Ia kemudian melihat asap berwarna hitam dari arah tanah dan mengatakan asap tersebut menjalar ke bagian gardu.

“Paling desisan, iya,” ujarnya.

Hermansyah kemudian mengatakan suara ledakan terdengar sekitar 20 menit setelah asap mulai keluar.

“Keluar asap, agak selang 20 menit, gardu itu langsung duar aja,” kata Hermansyah.

baca juga

Setelah ledakan, api muncul dari bagian gardu dan warga di sekitar lokasi berupaya melakukan pertolongan awal menggunakan APAR.

Hermansyah mengatakan APAR tersebut diambil dari dalam toko dan digunakan untuk menyemprot api.

“Pertama kali ya orang-orang sini aja. Saya ngambil, awal mulanya ngambil dari dalam, dikasih,” ujarnya.

Namun, penyemprotan menggunakan APAR belum langsung membuat api padam.

Hermansyah mengatakan seorang tukang AC kemudian datang dan memberanikan diri memutus kabel hingga api akhirnya mati.

“Ada tukang AC nggak tahu dari mana, ngeberaniin diri putusin kabel, langsung mati tuh api,” kata Hermansyah.

Selain melihat kepulan asap, Hermansyah juga mencium bau menyengat yang menurutnya menyerupai kabel terbakar.

Ia mengatakan asap masih terus keluar selama kurang lebih satu jam hingga akhirnya berhenti setelah kabel diputus.

Kawasan pertokoan Pasar Baru, Jakarta Pusat, mendadak gempar akibat kepulan asap tebal yang muncul dari dalam tanah pada Minggu (6/9/2026) siang. (Suara.com)
Kawasan pertokoan Pasar Baru, Jakarta Pusat, mendadak gempar akibat kepulan asap tebal yang muncul dari dalam tanah pada Minggu (6/9/2026) siang. (Suara.com)

“Bau sih, kayak bau kabel kebakaran. Ya lumayan deh, menyengat banget.Satu jam-an lah, satu jam kurang lah keluar asap terus itu,” kata Hermansyah.

Kepanikan juga terjadi di sekitar pertokoan ketika insiden berlangsung.

Hermansyah mengatakan orang-orang langsung berhamburan keluar.

“Berhamburan pada lari, karena ramai tuh keluar semua,” ujarnya.

Dan toko-toko yang sebelumnya masih beroperasi ikut ditutup saat kejadian.

“Masih beroperasi, cuman pas kejadian langsung tutup semua,” kata Hermansyah.

Sehari setelah kejadian, Hermansyah menyebut kondisi di sekitar pertokoan Pasar Baru telah kembali aman dan tidak ada korban jiwa.

“Aman lah, Alhamdulillah. Korban jiwa nggak, nggak ada Alhamdulillah,” kata Hermansyah.

Reporter : Agustin Dwi Anggraini

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Semburan Asap Hitam di Pasar Baru Bikin Panik, Polisi Ungkap Penyebabnya

Semburan Asap Hitam di Pasar Baru Bikin Panik, Polisi Ungkap Penyebabnya

News | Senin, 07 September 2026 | 12:08 WIB

Kepulan Asap Misterius di Pasar Baru Bikin Panik Pengunjung, Ternyata dari Kabel Bawah Tanah PLN

Kepulan Asap Misterius di Pasar Baru Bikin Panik Pengunjung, Ternyata dari Kabel Bawah Tanah PLN

News | Senin, 07 September 2026 | 11:16 WIB

Tak Berkutik! WN Nigeria Pembunuh Yonkeu Ferdinand di Pasar Baru Ditangkap 15 Menit Setelah Kejadian

Tak Berkutik! WN Nigeria Pembunuh Yonkeu Ferdinand di Pasar Baru Ditangkap 15 Menit Setelah Kejadian

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 18:47 WIB

Pasar Baru Bakal Dijadikan Myeongdong Versi Jakarta

Pasar Baru Bakal Dijadikan Myeongdong Versi Jakarta

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:20 WIB

Kondisi Bangunan Terdampak Longsor di Petamburan

Kondisi Bangunan Terdampak Longsor di Petamburan

Foto | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:06 WIB

Terkini

Disimpan di Gudang Jakut, Penyelundupan Kacang Tanah 49,50 Ton Asal India Terbongkar

Disimpan di Gudang Jakut, Penyelundupan Kacang Tanah 49,50 Ton Asal India Terbongkar

News | Rabu, 16 September 2026 | 16:13 WIB

Sudah Sukses, Jangan Lupa! Alumni Penerima KIP Kuliah Diminta Balas Budi ke Adik Kelas

Sudah Sukses, Jangan Lupa! Alumni Penerima KIP Kuliah Diminta Balas Budi ke Adik Kelas

News | Rabu, 16 September 2026 | 16:12 WIB

Kedubes AS di Arab Saudi: Warga Amerika Jangan ke Perbatasan Yaman, Risiko Terorisme

Kedubes AS di Arab Saudi: Warga Amerika Jangan ke Perbatasan Yaman, Risiko Terorisme

News | Rabu, 16 September 2026 | 16:10 WIB

Kepergok Curi Sawit-Bacok Warga, Pria Ini Ditangkap saat Sembunyi Bersama Istri Siri

Kepergok Curi Sawit-Bacok Warga, Pria Ini Ditangkap saat Sembunyi Bersama Istri Siri

Sumut | Rabu, 16 September 2026 | 16:10 WIB

Peneliti Ubah Kotoran Sapi Menjadi Bahan Baku Lilin: Bagaimana Caranya?

Peneliti Ubah Kotoran Sapi Menjadi Bahan Baku Lilin: Bagaimana Caranya?

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 16:10 WIB

Prabowo: Kalau Tak Kuat Jadi Petugas Rakyat, Harus Minggir

Prabowo: Kalau Tak Kuat Jadi Petugas Rakyat, Harus Minggir

News | Rabu, 16 September 2026 | 16:09 WIB

Bisnis Waralaba RI Tembus Rp143 Triliun, Tumbuh 10-15% per Tahun

Bisnis Waralaba RI Tembus Rp143 Triliun, Tumbuh 10-15% per Tahun

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 16:06 WIB

Tas Multifungsi Jadi Andalan, Siluet Clean dengan Material Leather Kian Diminati

Tas Multifungsi Jadi Andalan, Siluet Clean dengan Material Leather Kian Diminati

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 16:05 WIB

Menjemput Rezeki dari Balik Layar Gadget hingga Ujung Canting, Kisah Difabel Bertahan Hidup di Jogja

Menjemput Rezeki dari Balik Layar Gadget hingga Ujung Canting, Kisah Difabel Bertahan Hidup di Jogja

Jogja | Rabu, 16 September 2026 | 16:04 WIB

Tidak Semua Harus Dibagikan, Ini Alasan Pentingnya Membangun Batas Privasi di Dunia Maya

Tidak Semua Harus Dibagikan, Ini Alasan Pentingnya Membangun Batas Privasi di Dunia Maya

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 16:04 WIB

×