Pilot dan 4 Petugas Medis Tewas dalam Kecelakaan Helikopter di Sarawak, Kabut Asap Hambat Evakuasi

Galih Prasetyo

Selasa, 08 September 2026 | 21:02 WIB
Pilot dan 4 Petugas Medis Tewas dalam Kecelakaan Helikopter di Sarawak, Kabut Asap Hambat Evakuasi
Kecelakaan helikopter layanan medis yang terjadi Long Lellang, Sarawak, Malaysia, Selasa (8/9/2026) dipastikan menewaskan lima orang, pilot dan empat petugas Kementerian Kesehatan Malaysia. [Dok @NewsBFM]
baca 10 detik
  • Helikopter medis jenis BO-105 jatuh di Long Lellang, Sarawak, Malaysia, pada Selasa (8/9/2026).
  • Insiden tragis tersebut mengakibatkan kematian seluruh lima orang di dalam pesawat, termasuk pilot dan petugas medis.
  • Otoritas terkait saat ini sedang menyelidiki penyebab kecelakaan serta melakukan evakuasi korban dari lokasi terpencil.

Suara.com - Kecelakaan helikopter layanan medis atau ambulans udara yang terjadi Long Lellang, Sarawak, Malaysia, Selasa (8/9/2026) dipastikan menewaskan lima orang, pilot dan empat petugas Kementerian Kesehatan Malaysia.

Helikopter jenis BO-105 dengan nomor registrasi 9M-LLF itu jatuh di dekat Long Lellang Short Take-Off and Landing (STOL) Airport, wilayah pedalaman Baram, Sarawak.

Pesawat tersebut tengah menjalankan layanan Flying Doctor Service (FDS) untuk menjangkau masyarakat di kawasan terpencil.

Konfirmasi mengenai seluruh korban disampaikan Galong Luang, Resident Miri sekaligus Ketua Komite Manajemen Bencana Divisi Miri.

Ia mengatakan laporan dari Departemen Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan serta Kementerian Kesehatan Malaysia memastikan kelima orang di dalam helikopter meninggal dunia.

Helikopter Flying Doctor Service (FDS) atau Ambulans Udara yang membawa lima orang, termasuk pilot, jatuh di dekat bandar udara Short Take-Off and Landing (STOL) Long Lellang, Sarawak, Malaysia, Selasa siang waktu setempat. [Istimewa]
Helikopter Flying Doctor Service (FDS) atau Ambulans Udara yang membawa lima orang, termasuk pilot, jatuh di dekat bandar udara Short Take-Off and Landing (STOL) Long Lellang, Sarawak, Malaysia, Selasa siang waktu setempat. [Istimewa]

“Kelima orang yang berada di dalam helikopter tersebut telah meninggal dunia,” kata Galong seperti dikutip The Borneo Post.

Empat penumpang lainnya merupakan petugas Kementerian Kesehatan Malaysia yang sedang menjalankan tugas resmi.

Mereka terdiri atas seorang dokter, seorang asisten petugas medis, dan dua perawat.

Helikopter tersebut berangkat dari Miri dan dioperasikan oleh Layang-Layang Aerospace.

baca juga

Pesawat menjalani rute layanan medis dari Miri menuju Ba Lai, Long Siut hingga Long Lellang sebelum mengalami kecelakaan.

Kecelakaan dilaporkan terjadi sekitar pukul 15.32 waktu setempat di ujung landasan Long Lellang STOLport.

Otoritas Penerbangan Sipil Malaysia (CAAM) menerima laporan insiden tersebut pada pukul 15.58 dari Flight Information Service.

Foto dan video dari lokasi memperlihatkan helikopter terbakar hebat setelah jatuh.

Asap tebal terlihat membubung dari area kecelakaan.

Upaya evakuasi korban berlangsung di tengah kondisi lokasi yang sulit dijangkau.

Long Lellang merupakan kawasan terpencil, sementara perjalanan darat dari Marudi menuju lokasi kecelakaan diperkirakan membutuhkan waktu sekitar 10 jam.

Menurut laporan The Sun Malaysia, operasi pencarian dan evakuasi juga menghadapi kendala kabut asap.

Polisi Sarawak sebelumnya menyebut dukungan helikopter dari pangkalan udara polisi di Kuching belum dapat dilakukan karena kondisi udara berkabut dan belum memperoleh izin penerbangan dari CAAM.

Warga setempat, anggota Malaysian Volunteer Corps (RELA), serta polisi bantuan di Long Lellang turut membantu operasi di sekitar lokasi.

Tim penyelamat kemudian dikerahkan untuk menangani proses evakuasi korban.

Badan Investigasi Kecelakaan Udara atau Air Accident Investigation Bureau (AAIB) di bawah Kementerian Transportasi Malaysia akan menyelidiki penyebab kecelakaan sesuai ketentuan penerbangan sipil yang berlaku.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Detik-detik Helikopter Ambulans Udara Jatuh di Sarawak Laporan Awal Ungkap Dugaan Tragis

Detik-detik Helikopter Ambulans Udara Jatuh di Sarawak Laporan Awal Ungkap Dugaan Tragis

News | Selasa, 08 September 2026 | 18:09 WIB

Pakai Cara Mirip di Indonesia, Malaysia Diguncang Ujaran Kebencian kepada Etnis Rohingya

Pakai Cara Mirip di Indonesia, Malaysia Diguncang Ujaran Kebencian kepada Etnis Rohingya

News | Selasa, 08 September 2026 | 14:14 WIB

Asap Kebakatan Hutan Kalimantan Memburuk, Anwar Ibrahim Desak Evaluasi Mekanisme ASEAN

Asap Kebakatan Hutan Kalimantan Memburuk, Anwar Ibrahim Desak Evaluasi Mekanisme ASEAN

News | Selasa, 08 September 2026 | 12:58 WIB

Kabut Asap Kian Parah, Anwar Ibrahim Singgung Perusahaan yang Terlibat Karhutla

Kabut Asap Kian Parah, Anwar Ibrahim Singgung Perusahaan yang Terlibat Karhutla

News | Selasa, 08 September 2026 | 12:44 WIB

Cerita Komika Malaysia Terjebak di Jakarta karena Erupsi Anak Krakatau, Terpaksa ke KL dari Yogya

Cerita Komika Malaysia Terjebak di Jakarta karena Erupsi Anak Krakatau, Terpaksa ke KL dari Yogya

News | Selasa, 08 September 2026 | 11:41 WIB

Terkini

KPK Dikabarkan OTT di BPN Kabupaten Bogor, Sejumlah Pihak Diamankan?

KPK Dikabarkan OTT di BPN Kabupaten Bogor, Sejumlah Pihak Diamankan?

Bogor | Senin, 14 September 2026 | 21:12 WIB

Pria di Indragiri Hulu Diduga Sebabkan Karhutla 200 Hektare, Ada Bibit Sawit

Pria di Indragiri Hulu Diduga Sebabkan Karhutla 200 Hektare, Ada Bibit Sawit

Riau | Senin, 14 September 2026 | 21:05 WIB

Saat Karhutla Mengancam Sumsel, Generasi Muda Lintas Agama Diajak Turun Tangan

Saat Karhutla Mengancam Sumsel, Generasi Muda Lintas Agama Diajak Turun Tangan

Sumsel | Senin, 14 September 2026 | 21:02 WIB

Penunjukkan Suahasil Nazara Sebagai Menkeu Sudah Tepat

Penunjukkan Suahasil Nazara Sebagai Menkeu Sudah Tepat

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 21:00 WIB

Wacana CFD Jakarta Sabtu-Minggu, Gubernur Pramono Minta Dikaji Lagi

Wacana CFD Jakarta Sabtu-Minggu, Gubernur Pramono Minta Dikaji Lagi

Video | Senin, 14 September 2026 | 21:00 WIB

Borong Pastry Favorit di FLOR Jakarta! Nikmati Cashback Rp100 Ribu Pakai BRImo

Borong Pastry Favorit di FLOR Jakarta! Nikmati Cashback Rp100 Ribu Pakai BRImo

Bri | Senin, 14 September 2026 | 20:58 WIB

Belajar Rupiah dari Anak-Anak: Nilainya Berbeda, Bangganya Harus Sama

Belajar Rupiah dari Anak-Anak: Nilainya Berbeda, Bangganya Harus Sama

Kalbar | Senin, 14 September 2026 | 20:54 WIB

Warga Rempang Pertanyakan Urgensi Sekolah Merah Putih: yang Sudah Ada Saja Kekurangan Murid!

Warga Rempang Pertanyakan Urgensi Sekolah Merah Putih: yang Sudah Ada Saja Kekurangan Murid!

News | Senin, 14 September 2026 | 20:52 WIB

'Biar yang Mampu Mandiri', Pramono Timbang Usulan Semua Pelajar Jakarta Gratis Transum

'Biar yang Mampu Mandiri', Pramono Timbang Usulan Semua Pelajar Jakarta Gratis Transum

News | Senin, 14 September 2026 | 20:52 WIB

MA Tolak Kasasi, Advokat Marcella Santoso Tetap Dihukum 15 Tahun Penjara

MA Tolak Kasasi, Advokat Marcella Santoso Tetap Dihukum 15 Tahun Penjara

News | Senin, 14 September 2026 | 20:47 WIB

×