Monopoli Bahan Pangan Jadi Celah Korupsi MBG, Kortastipidkor Ingatkan SPPG

Bella, Faqih Fathurrahman

Rabu, 09 September 2026 | 15:52 WIB
Monopoli Bahan Pangan Jadi Celah Korupsi MBG, Kortastipidkor Ingatkan SPPG
Petugas menyiapkan menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dikelola Jimmy Hantu di SPPG Mutiara Keraton Solo, Tamansari, Bogor, Selasa (16/12/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • Kortastipidkor Polri menganalisis kerawanan korupsi program Makan Bergizi Gratis di berbagai daerah sejak akhir tahun 2025.
  • Analisis tersebut menemukan potensi monopoli pengadaan bahan baku pangan murah berkualitas oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi.
  • Polri merekomendasikan pengawasan ketat terhadap proses operasional, distribusi, dan pelaporan administrasi anggaran kepada Badan Gizi Nasional.

Suara.com - Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri mengaku telah menganalisis program Makan Bergizi Gratis (MBG). Analisis dilakukan sebagai upaya pencegahan tindak pidana korupsi.

Kasubdit I Direktorat Pencegahan Kortastipidkor Polri, Kombes Hardi Dinata, mengatakan sejauh ini pihaknya telah melakukan analisis dan monitoring sejak akhir 2025 hingga tahun ini.

Hasilnya, terdapat sejumlah permasalahan yang bisa menjadi kelemahan dan menimbulkan celah korupsi.

"Akhir 2025 dan 2026 ini dilakukan di beberapa kabupaten/kota di Pulau Jawa, Kalimantan, NTB, dan Babel," kata Hardi kepada wartawan, Rabu (9/9/2026).

Beberapa kerawanan, kata Hardi, terkait dengan pengadaan bahan baku pangan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Kortastipidkor pun memberikan rekomendasi agar dilakukan perbaikan atas hal tersebut.

"Nah, yang harus diwaspadai terhadap pelaksanaan operasional dari Makan Bergizi Gratis ini adalah mungkin adanya monopoli terhadap pengadaan bahan makanan,” katanya.

Menurut Hardi, pihak SPPG menginginkan bahan baku dengan harga yang murah, namun tetap berkualitas. Sehingga, untuk mewujudkan hal itu harus dilakukan survei pasar.

Jika dalam survei pasar ditemukan adanya monopoli, lanjut Hardi, memang akan terjadi persaingan tidak sehat. Sebabnya, SPPG harus benar-benar memilih bahan baku dan harga yang sesuai agar tidak memengaruhi kualitas MBG.

Petugas menyiapkan menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dikelola Jimmy Hantu di SPPG Mutiara Keraton Solo, Tamansari, Bogor, Selasa (16/12/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
Petugas menyiapkan menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dikelola Jimmy Hantu di SPPG Mutiara Keraton Solo, Tamansari, Bogor, Selasa (16/12/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]

"Nah, satu hal lagi yang perlu diwaspadai adalah pada saat operasional dari SPPG, kita melihat mulai proses dia pengolahan makanan, kemudian pendistribusian, sampai dikonsumsi, ini takes time, pakai waktu," ujar Hardi.

baca juga

Administrasi juga bisa menjadi hal yang riskan, sebab pertanggungjawaban kinerja masing-masing SPPG kepada Badan Gizi Nasional (BGN) berpengaruh pada anggaran.

Kinerja tiap SPPG dinilai sangat penting diawasi dengan ketat agar tetap berjalan sesuai aturan operasional.

"Pelaporan yang tidak baik, kemudian tempat yang tidak baik, dan bahkan memang ada beberapa SPPG yang kemarin saya cek itu sedang kondisi disuspen karena dilaksanakan pengawasan oleh BGN dicek ternyata tempatnya itu tidak sesuai,” tandas Hardi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

DPR Minta BGN Tanggung Biaya Pemulihan Siswa Diduga Hilang Ingatan Usai Keracunan MBG

DPR Minta BGN Tanggung Biaya Pemulihan Siswa Diduga Hilang Ingatan Usai Keracunan MBG

News | Rabu, 09 September 2026 | 15:51 WIB

BGN Bekukan 1.999 Aktivitas Operasional SPPG Usai Kasus Keracunan MBG

BGN Bekukan 1.999 Aktivitas Operasional SPPG Usai Kasus Keracunan MBG

Video | Rabu, 09 September 2026 | 15:08 WIB

Di China, Mantan Gubernur Terbukti Korupsi Rp 388 Miliar Langsung Divonis Mati, Hak Politik Dicabut

Di China, Mantan Gubernur Terbukti Korupsi Rp 388 Miliar Langsung Divonis Mati, Hak Politik Dicabut

News | Rabu, 09 September 2026 | 14:45 WIB

Saksi Sebut Tak Ada Aliran Dana USD271.500 ke Yaqut, Pengacara Soroti Surat Dakwaan Jaksa

Saksi Sebut Tak Ada Aliran Dana USD271.500 ke Yaqut, Pengacara Soroti Surat Dakwaan Jaksa

News | Rabu, 09 September 2026 | 14:06 WIB

Kasus Korupsi Dana Iklan Bank BJB, KPK Periksa Eks Dirut Yuddy Renaldi

Kasus Korupsi Dana Iklan Bank BJB, KPK Periksa Eks Dirut Yuddy Renaldi

News | Rabu, 09 September 2026 | 11:44 WIB

Label Ompreng MBG: Pencegahan Keracunan atau Strategi Cuci Tangan?

Label Ompreng MBG: Pencegahan Keracunan atau Strategi Cuci Tangan?

Your Say | Rabu, 09 September 2026 | 11:32 WIB

Ratusan Anak Keracunan hingga Ratusan Dapur Ditutup: Ada Apa dengan Program Makan Bergizi Gratis?

Ratusan Anak Keracunan hingga Ratusan Dapur Ditutup: Ada Apa dengan Program Makan Bergizi Gratis?

Your Say | Rabu, 09 September 2026 | 10:45 WIB

Sidang Kasus Haji: Dua Saksi Bantah Yaqut Cholil Qoumas Terima Uang USD 271 Ribu

Sidang Kasus Haji: Dua Saksi Bantah Yaqut Cholil Qoumas Terima Uang USD 271 Ribu

News | Rabu, 09 September 2026 | 07:59 WIB

Guru Besar UGM Desak Pemerintah Setop MBG, Prioritaskan Penanganan Bencana

Guru Besar UGM Desak Pemerintah Setop MBG, Prioritaskan Penanganan Bencana

News | Selasa, 08 September 2026 | 20:51 WIB

43 Ribu Anak Jadi Korban, Amnesty Internasional Desak Polisi Usut Pidana Keracunan MBG

43 Ribu Anak Jadi Korban, Amnesty Internasional Desak Polisi Usut Pidana Keracunan MBG

News | Selasa, 08 September 2026 | 22:15 WIB

Terkini

Monopoli Bahan Pangan Jadi Celah Korupsi MBG, Kortastipidkor Ingatkan SPPG

Monopoli Bahan Pangan Jadi Celah Korupsi MBG, Kortastipidkor Ingatkan SPPG

News | Rabu, 09 September 2026 | 15:52 WIB

BRI Siap Jadi Penggerak Inklusi Keuangan, Dukung Penuh Agenda Presiden Prabowo

BRI Siap Jadi Penggerak Inklusi Keuangan, Dukung Penuh Agenda Presiden Prabowo

Jatim | Rabu, 09 September 2026 | 15:52 WIB

DPR Minta BGN Tanggung Biaya Pemulihan Siswa Diduga Hilang Ingatan Usai Keracunan MBG

DPR Minta BGN Tanggung Biaya Pemulihan Siswa Diduga Hilang Ingatan Usai Keracunan MBG

News | Rabu, 09 September 2026 | 15:51 WIB

5 Krim Pagi  yang Efektif Cerahkan Wajah, Kulit Glowing dan Noda Hitam Tersamarkan

5 Krim Pagi yang Efektif Cerahkan Wajah, Kulit Glowing dan Noda Hitam Tersamarkan

Lifestyle | Rabu, 09 September 2026 | 15:51 WIB

Duka Dunia Akademik: Mengenang Airlangga Pribadi, Intelektual Kritis dan Dosen Berdedikasi UNAIR

Duka Dunia Akademik: Mengenang Airlangga Pribadi, Intelektual Kritis dan Dosen Berdedikasi UNAIR

News | Rabu, 09 September 2026 | 15:50 WIB

Doraemon Birthday Special 2026 Hadirkan Kotaro Koizumi dan Dori Sakurada

Doraemon Birthday Special 2026 Hadirkan Kotaro Koizumi dan Dori Sakurada

Your Say | Rabu, 09 September 2026 | 15:50 WIB

Dukung Asta Cita Presiden Prabowo, BRI Kian Agresif Perluas Akses Keuangan Masyarakat

Dukung Asta Cita Presiden Prabowo, BRI Kian Agresif Perluas Akses Keuangan Masyarakat

Jabar | Rabu, 09 September 2026 | 15:48 WIB

BRI Perkuat Peran Jadi Motor Perluasan Akses Keuangan di Era Pemerintahan Prabowo

BRI Perkuat Peran Jadi Motor Perluasan Akses Keuangan di Era Pemerintahan Prabowo

Banten | Rabu, 09 September 2026 | 15:46 WIB

WNA Asal Tiongkok Rekat Emas 10 Kg di Tubuh Demi Lolos ke Luar Negeri

WNA Asal Tiongkok Rekat Emas 10 Kg di Tubuh Demi Lolos ke Luar Negeri

Bali | Rabu, 09 September 2026 | 15:44 WIB

Marinus Gea: WNA Enak Cari Makan di RI, WNI Malah Disiksa di Luar Negeri

Marinus Gea: WNA Enak Cari Makan di RI, WNI Malah Disiksa di Luar Negeri

News | Rabu, 09 September 2026 | 15:44 WIB

×