Intip Bobroknya MBG di India: Temuan Anak Ular, Detergen Jadi Garam hingga Satu Siswa Meninggal

Galih Prasetyo

Kamis, 10 September 2026 | 12:45 WIB
Intip Bobroknya MBG di India: Temuan Anak Ular, Detergen Jadi Garam hingga Satu Siswa Meninggal
Intip Bobroknya MBG di India: Temuan Anak Ular hingga Satu Siswa Meninggal Dunia [Dok Hindustan Times]
baca 10 detik
  • Program makanan gratis PM POSHAN di India mencakup jutaan anak untuk memperbaiki gizi dan kehadiran sekolah.
  • Sepanjang Januari hingga Agustus 2026, banyak siswa jatuh sakit dan satu anak meninggal akibat makanan terkontaminasi.
  • Pemerintah India menindak petugas terkait dan meminta para menteri segera memperketat pengawasan fasilitas makanan sekolah.

Suara.com - Program Pradhan Mantri Poshan Shakti Nirman (PM POSHAN) atau yang sebelumnya dikenal sebagai Mid-Day Meal Scheme merupakan program pemerintah India yang menyediakan makanan panas dan bergizi secara gratis bagi anak-anak di sekolah.

Program MBG ala India ini dirancang untuk memperbaiki status gizi anak sekaligus meningkatkan kehadiran dan konsentrasi mereka di sekolah.

Pemerintah India menyebut PM POSHAN mencakup sekitar 118 juta anak di sekitar 1,12 juta sekolah.

Namun, sepanjang Januari hingga Agustus 2026, pelaksanaan program tersebut kembali dibayangi persoalan keamanan makanan hingga temuan kasus meninggalnya satu orang siswa usai menyantap MBG ala India.

Sejumlah siswa di berbagai negara bagian India jatuh sakit setelah menyantap makanan sekolah, sementara di beberapa tempat pemerintah harus melakukan pemeriksaan, menindak petugas hingga memperketat pengawasan.

Januari hingga Februari 2026, masalah mulai bermunculan

Pada awal tahun 2026, sejumlah daerah India dilaporkan mengalami gangguan kesehatan setelah menyantap makanan PM POSHAN.

Pada Februari, misalnya, 15 siswa di sebuah sekolah berasrama di Kachurwahi, Maharashtra, jatuh sakit setelah menyantap makan siang.

Dikutip dari Times of India, para siswa mengalami muntah setelah mengonsumsi menu yang terdiri atas dal, nasi, sayuran dan chapati.

baca juga

April: lebih dari 100 siswa sakit, satu anak meninggal

Masalah menjadi jauh lebih serius pada April 2026 ketika lebih dari 100 siswa di sebuah sekolah berasrama pemerintah di Odisha jatuh sakit setelah mengonsumsi makanan.

Seorang siswa berusia 12 tahun kemudian meninggal.

Laporan Hindustan Times menyebut pemerintah negara bagian langsung melakukan penyelidikan, apakah makanan yang dikonsumsi siswa berkaitan dengan kematian tersebut.

Namun sampai saat ini laporan tersebut belum diungkap pihak pemerintah negara bagian.

Mei: lebih dari 150 siswa sakit, anak ular ditemukan dalam makanan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kasus Keracunan MBG Jadi Sorotan, Menteri PPPA Minta Program Tak Dinilai Sepotong-Sepotong

Kasus Keracunan MBG Jadi Sorotan, Menteri PPPA Minta Program Tak Dinilai Sepotong-Sepotong

News | Kamis, 10 September 2026 | 11:26 WIB

Korbannya Tembus 50 Ribu, Keracunan Massal Program MBG Kini Ancam Psikologis Anak

Korbannya Tembus 50 Ribu, Keracunan Massal Program MBG Kini Ancam Psikologis Anak

News | Kamis, 10 September 2026 | 10:47 WIB

Pemkot Malang Siap Hentikan MBG, Bagaimana Kebenarannya?

Pemkot Malang Siap Hentikan MBG, Bagaimana Kebenarannya?

Video | Rabu, 09 September 2026 | 21:45 WIB

Kejagung Periksa Penjual Ompreng dalam Kasus Dugaan Korupsi MBG

Kejagung Periksa Penjual Ompreng dalam Kasus Dugaan Korupsi MBG

News | Rabu, 09 September 2026 | 19:22 WIB

Program Tak Goyah Dihantam Kritik: Benarkah Suara Publik Tak Mengusik MBG?

Program Tak Goyah Dihantam Kritik: Benarkah Suara Publik Tak Mengusik MBG?

Your Say | Rabu, 09 September 2026 | 20:00 WIB

Terkini

Duduk Perkara Empat Siswi SMA di Muba Diminta Lepas Seragam oleh Wakil Kepala Sekolah

Duduk Perkara Empat Siswi SMA di Muba Diminta Lepas Seragam oleh Wakil Kepala Sekolah

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:11 WIB

Jangan Takut Meniru! CEO BlokBojonegoro Ungkap Strategi Media Lokal untuk Berkembang

Jangan Takut Meniru! CEO BlokBojonegoro Ungkap Strategi Media Lokal untuk Berkembang

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:00 WIB

Perkuat Layanan Kanker, Pemprov DKI Resmikan Pusat Onkologi

Perkuat Layanan Kanker, Pemprov DKI Resmikan Pusat Onkologi

Foto | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:57 WIB

MA Putuskan Suket SMA Tidak Sah, PDIP Kembali Layangkan Desakan Gibran Mundur!

MA Putuskan Suket SMA Tidak Sah, PDIP Kembali Layangkan Desakan Gibran Mundur!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:55 WIB

Pursuit of Jade: Drama dengan Role Reversal Baru Zhang Linghe & Tian Xiwei

Pursuit of Jade: Drama dengan Role Reversal Baru Zhang Linghe & Tian Xiwei

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:50 WIB

Godzilla El Nino Muncul di Aksi Keadilan Iklim Jakarta

Godzilla El Nino Muncul di Aksi Keadilan Iklim Jakarta

Foto | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:46 WIB

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Kepuasan Publik 57,4 Persen, Lingkungan Jadi Sorotan

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Kepuasan Publik 57,4 Persen, Lingkungan Jadi Sorotan

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:43 WIB

Kritik Pajak Pembalut 11 Persen, Dosen UGM: Pajakilah Orang Kaya, Bukan Kebutuhan Dasar!

Kritik Pajak Pembalut 11 Persen, Dosen UGM: Pajakilah Orang Kaya, Bukan Kebutuhan Dasar!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:41 WIB

MA Nyatakan Suket SMA Gibran Tidak Sah, Andreas PDIP: Memang Tak Punya Ijazah

MA Nyatakan Suket SMA Gibran Tidak Sah, Andreas PDIP: Memang Tak Punya Ijazah

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:31 WIB

Survei IndocPolls: Seskab Teddy Teratas, Nusron Wahid Dapat Penilaian Terendah

Survei IndocPolls: Seskab Teddy Teratas, Nusron Wahid Dapat Penilaian Terendah

Jatim | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:29 WIB

×