Houthi Klaim Arab Saudi Gempur Yaman 40 Kali Usai Dituduh Targetkan Makkah

Galih Prasetyo

Kamis, 17 September 2026 | 09:23 WIB
Houthi Klaim Arab Saudi Gempur Yaman 40 Kali Usai Dituduh Targetkan Makkah
Jet F-15 Arab Saudi (Al Jazeera)
baca 10 detik
  • Kelompok Houthi mengklaim Arab Saudi melancarkan 40 serangan udara ke wilayah Yaman pada Rabu malam.
  • Arab Saudi menuduh Houthi berupaya menyerang Makkah menggunakan drone, namun tuduhan tersebut langsung dibantah kelompok Houthi.
  • Houthi mengklaim berhasil menjatuhkan sebuah jet tempur F-15 milik Arab Saudi di wilayah udara Provinsi Ma'rib.

Suara.com - Kelompok Houthi mengklaim Arab Saudi kembali melancarkan serangkaian serangan udara ke wilayah Yaman dalam 24 jam terakhir.

Serangan tersebut terjadi setelah Houthi dituduh berupaya menyerang Makkah menggunakan pesawat nirawak atau drone.

Juru bicara militer Houthi, Yahya Saree, mengatakan pesawat tempur Arab Saudi telah melakukan puluhan serangan udara ke sejumlah wilayah yang dikuasai kelompok tersebut.

"Pesawat tempur Saudi dalam 24 jam terakhir melancarkan 40 serangan udara menggunakan F-15 yang lepas landas dari Pangkalan Khamis Mushait," kata Yahya Saree melalui X, Rabu malam.

Menurut dia, serangan tersebut menyasar wilayah Taiz, Ma'rib, dan Hajjah.

Pemberontak Houthi berhasil menguasai Pelabuhan Mocha dan mengancam ekspor minyak Arab Saudi. (CNA)
Pemberontak Houthi berhasil menguasai Pelabuhan Mocha dan mengancam ekspor minyak Arab Saudi. (CNA)

Sebelumnya, koalisi yang dipimpin Arab Saudi menuduh Houthi berupaya menyerang Makkah menggunakan drone.

Tuduhan itu langsung dibantah kelompok yang secara resmi bernama Ansar Allah tersebut.

Juru bicara koalisi, Turki al-Maliki, menegaskan keamanan Makkah dan para jamaah merupakan batas merah bagi Arab Saudi.

"Keamanan Dua Masjid Suci dan para tamu Allah adalah garis merah," ujar al-Maliki.

baca juga

Ia juga menegaskan Arab Saudi tidak akan ragu mengambil tindakan yang disebutnya perlu dan tegas terhadap Houthi.

Houthi membantah tuduhan tersebut melalui anggota biro politiknya, Hazam al-Asad.

Ia menyebut klaim mengenai upaya menyerang Makkah sebagai tuduhan yang sebelumnya juga pernah digunakan.

"Tuduhan menargetkan Makkah adalah kebohongan basi yang sudah pernah digunakan dan tidak lagi dipercaya siapa pun," kata al-Asad.

Situasi Makkah Sempat Memicu Kepanikan

Tuduhan tersebut sempat memicu kepanikan di Makkah pada Selasa malam.

Sejumlah warga mengaku mendapat peringatan dari otoritas mengenai potensi ancaman.

Seorang warga Makkah kepada AFP mengatakan dirinya melihat sejumlah orang bergegas menuju jendela untuk mengetahui apa yang terjadi.

Namun, ia menyebut situasi kemudian kembali normal.

Sejumlah negara dan organisasi regional turut mengecam dugaan serangan tersebut.

Kementerian Luar Negeri Arab Saudi menyebutnya sebagai serangan teroris pengecut sekaligus tindakan yang dianggap melukai perasaan umat Islam di berbagai belahan dunia.

Mesir juga mengecam dugaan serangan tersebut dan menyebutnya sebagai pelanggaran terhadap kesucian tempat-tempat ibadah.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Turki menyatakan dukungan Ankara terhadap kedaulatan, integritas wilayah, dan keamanan Arab Saudi.

Sekretaris Jenderal Liga Arab, Nabil Fahmy, turut menegaskan bahwa ancaman terhadap keamanan Makkah dan kesucian tempat-tempat suci Islam merupakan persoalan yang sangat serius.

Houthi Klaim Jatuhkan F-15 Saudi

Di tengah meningkatnya serangan udara, Houthi juga mengklaim berhasil menjatuhkan sebuah jet tempur Arab Saudi jenis F-15 di wilayah udara Ma'rib.

Media militer Houthi merilis video yang disebut memperlihatkan rudal menghantam sebuah pesawat.

Rekaman lainnya menampilkan puing-puing pesawat dengan bagian ekor yang terbakar dan terdapat bendera Arab Saudi.

Houthi juga mengaku melancarkan serangan terhadap fasilitas perusahaan minyak Saudi Aramco di Yanbu, yang berada di pesisir Laut Merah, serta Pangkalan Udara Khamis Mushait.

Di darat, pertempuran kembali berlangsung di Provinsi Al Jawf yang berbatasan dengan Arab Saudi.

Pasukan pemerintah Yaman dilaporkan berhasil merebut sebagian wilayah Kamp Al-Labanat dari Houthi.

Dua sumber militer pemerintah mengatakan bagian bawah kawasan gurun di kamp tersebut kini dikuasai pasukan pemerintah, sementara bagian atas yang terdiri atas wilayah pegunungan masih berada di tangan Houthi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kedubes AS di Arab Saudi: Warga Amerika Jangan ke Perbatasan Yaman, Risiko Terorisme

Kedubes AS di Arab Saudi: Warga Amerika Jangan ke Perbatasan Yaman, Risiko Terorisme

News | Rabu, 16 September 2026 | 16:10 WIB

PM Shehbaz Sharif: Rakyat Pakistan Bersedih Makkah Diserang Bom Drone Houthi

PM Shehbaz Sharif: Rakyat Pakistan Bersedih Makkah Diserang Bom Drone Houthi

News | Rabu, 16 September 2026 | 15:02 WIB

Arab Saudi Luncurkan 450 Serangan Udara ke Houthi, 7 Wilayah Yaman Hancur

Arab Saudi Luncurkan 450 Serangan Udara ke Houthi, 7 Wilayah Yaman Hancur

News | Rabu, 16 September 2026 | 13:47 WIB

Perang Arab Saudi vs Houthi, Jet F-15 Ditembak Jatuh Pakai Rudal Buatan Lokal di Marib

Perang Arab Saudi vs Houthi, Jet F-15 Ditembak Jatuh Pakai Rudal Buatan Lokal di Marib

News | Rabu, 16 September 2026 | 13:21 WIB

Terkini

IHSG Menghijau Pagi ini di Level 6.445, Pantau AALI dan AADI

IHSG Menghijau Pagi ini di Level 6.445, Pantau AALI dan AADI

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 09:25 WIB

Houthi Klaim Arab Saudi Gempur Yaman 40 Kali Usai Dituduh Targetkan Makkah

Houthi Klaim Arab Saudi Gempur Yaman 40 Kali Usai Dituduh Targetkan Makkah

News | Kamis, 17 September 2026 | 09:23 WIB

Apakah Air Mawar Boleh Dicampur Bedak? Ini yang Perlu Diperhatikan

Apakah Air Mawar Boleh Dicampur Bedak? Ini yang Perlu Diperhatikan

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 09:19 WIB

Bansos Salah Sasaran? Kemensos Bongkar Modus Baru Penyalahgunaan KTP Warga untuk Judi Online

Bansos Salah Sasaran? Kemensos Bongkar Modus Baru Penyalahgunaan KTP Warga untuk Judi Online

Sulsel | Kamis, 17 September 2026 | 09:19 WIB

Igor Tolic Bongkar Kunci Persib Bungkam FC Seoul: Berjuang hingga Detik Terakhir

Igor Tolic Bongkar Kunci Persib Bungkam FC Seoul: Berjuang hingga Detik Terakhir

Bola | Kamis, 17 September 2026 | 09:17 WIB

Harga HP Makin Mahal, Xiaomi: Value untuk Pengguna Tidak Berubah

Harga HP Makin Mahal, Xiaomi: Value untuk Pengguna Tidak Berubah

Tekno | Kamis, 17 September 2026 | 09:16 WIB

Ledakan Maut Guncang Pabrik Bata Ringan di Lamongan: 1 Tewas, 6 Luka Bakar Parah

Ledakan Maut Guncang Pabrik Bata Ringan di Lamongan: 1 Tewas, 6 Luka Bakar Parah

Jatim | Kamis, 17 September 2026 | 09:14 WIB

5 Warna Base Ombre untuk Bibir Hitam dan Kulit Gelap agar Hasilnya Cantik

5 Warna Base Ombre untuk Bibir Hitam dan Kulit Gelap agar Hasilnya Cantik

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 09:10 WIB

Petaka Usai Tahlilan di Lampung Tengah: 1 Warga Tewas, Puluhan Mendadak Tumbang

Petaka Usai Tahlilan di Lampung Tengah: 1 Warga Tewas, Puluhan Mendadak Tumbang

Lampung | Kamis, 17 September 2026 | 09:07 WIB

Cara Membuat SKCK Online: Syarat, Alur, Masa Berlaku, dan Biayanya

Cara Membuat SKCK Online: Syarat, Alur, Masa Berlaku, dan Biayanya

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 09:03 WIB

×