- Presiden Prabowo Subianto memuji kepemimpinan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung saat meresmikan LRT Jakarta lintas Kelapa Gading–Manggarai pada Rabu (16/9/2026).
- Analis politik menilai keakraban lintas partai tersebut membuka peluang kerja sama politik dan koalisi antara Gerindra serta PDIP pada Pemilu 2029.
- Potensi duet lanjutan masih dinamis karena arah koalisi bergantung pada perubahan kekuatan politik serta pertarungan pengaruh para mantan presiden.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto memuji kinerja Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. Menurut Prabowo, kepemimpinan Pramono di ibu kota memang hebat.
Hal itu disampaikan Prabowo di hadapan Pramono saat meresmikan LRT Jakarta rute Kelapa Gading–Manggarai di Stasiun LRT Manggarai.
“Intinya selamat terima kasih gubernur. Saya harus akui, kalau ada gubernur yang hebat ya saya akui dia hebat, wakil gubernur,” kata Prabowo, Rabu (16/9/2026).
Prabowo mengakui kehebatan Pramono kendati ia berasal dari PDIP, bukan dari Partai Gerindra. Menurutnya, kehebatan kepemimpinan politikus senior PDIP di Jakarta itu patut menjadi contoh.
“Walaupun walaupun bukan dari partai saya. Tapi ini harus mendorong partai-partai lain, ya kan, ya kerja yang bener dong. Terima kasih. Selamat Pak Pramono selamat. Doel, tapi sekarang sudah gak anak jalanan ya,” kata Prabowo.
Prabowo memandang pengelolaan Jakarta dan daerah sekitar merupakan contoh. Menurut Prabowo, Jakarta menjadi contoh bahwa bangsa sendiri mampu mengelola suatu aglomerasi dengan aman, dalam suasana demokratis, serta tertib.