Donald Trump Tutup Akses Media Berseberangan: CNN Dilarang Liputan di Gedung Putih

Galih Prasetyo

Sabtu, 19 September 2026 | 08:08 WIB
Donald Trump Tutup Akses Media Berseberangan: CNN Dilarang Liputan di Gedung Putih
Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali membuka kemungkinan untuk mencalonkan diri dalam Pilpres AS 2028. [Istimewa]
baca 10 detik
  • Presiden Donald Trump melarang CNN, MS NOW, dan Politico meliput di Gedung Putih pada Jumat, 18 September 2026.
  • Larangan tersebut diberlakukan karena Trump menuduh ketiga media tersebut terus menyebarkan informasi palsu tentang pemerintahannya.
  • Kebijakan pembatasan akses media ini memicu penolakan keras serta potensi sengketa hukum terkait kebebasan pers.

Suara.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali bersitegang dengan media.

Trump mengumumkan larangan bagi CNN, MS NOW, dan Politico untuk melakukan peliputan dari Gedung Putih setelah menuduh ketiga media tersebut terus menyebarkan berita palsu.

Pengumuman itu disampaikan Trump melalui unggahan di media sosial Truth Social pada Jumat (18/9/2026).

Trump menyebut larangan tersebut berlaku segera dan memperingatkan bahwa media lain berpotensi menerima perlakuan serupa.

Trump menuduh CNN, MS NOW, dan Politico terus memuat informasi yang menurutnya merupakan fiksi dan kebohongan mengenai dirinya, pemerintahannya, serta Amerika Serikat.

“Media tidak seharusnya terus-menerus menulis atau menyiarkan fiksi dan kebohongan ketika meliput Presiden Amerika Serikat, pemerintahan Trump, atau Amerika Serikat,” tulis Trump.

Donald Trump Kasih Rp700 Juta Cash untuk Tukang Bawa Printer, Dua Ajudan Dapat Rp1,4 M [Istimewa]
Donald Trump Kasih Rp700 Juta Cash untuk Tukang Bawa Printer, Dua Ajudan Dapat Rp1,4 M [Istimewa]

Trump juga memberi sinyal bahwa daftar media yang dilarang masuk Gedung Putih bisa bertambah.

Saat ditanya mengenai kemungkinan tersebut, ia menyebut The New York Times dan The Washington Post, dua media yang sebelumnya juga kerap ia kritik.

Dalam pernyataan kepada wartawan di Gedung Putih, Trump mengatakan tidak ada satu peristiwa tertentu yang menjadi pemicu keputusan tersebut.

baca juga

“Ini sebenarnya merupakan akumulasi dari pemberitaan selama beberapa tahun terakhir,” kata Trump.

Ia menilai sejumlah media sengaja memberitakan pemerintahannya secara negatif.

Trump kemudian berpendapat bahwa pemerintah memiliki hak untuk membatasi akses media yang menurutnya terus menyampaikan informasi tidak benar.

Meski Trump menyatakan larangan berlaku segera, penerapannya belum sepenuhnya jelas.

Menurut laporan Reuters, wartawan dari CNN, MS NOW, dan Politico masih terlihat bekerja di lingkungan Gedung Putih pada Jumat setelah pengumuman tersebut.

Reuters melaporkan persoalan tersebut berpotensi berkembang menjadi sengketa hukum, terutama jika Gedung Putih benar-benar mencabut akses peliputan secara permanen.

Persoalan hukum menjadi sensitif karena Amandemen Pertama Konstitusi Amerika Serikat memberikan perlindungan terhadap kebebasan berbicara dan kebebasan pers.

Pengadilan sebelumnya memang memberikan kewenangan cukup luas kepada presiden untuk menentukan akses wartawan dalam acara yang jumlah pesertanya terbatas.

Namun, upaya mengecualikan media tertentu dari area pers yang terbuka secara umum dapat menghadapi tantangan hukum yang berbeda.

CNN langsung menolak keputusan tersebut. CNN menyatakan bahwa jika larangan benar-benar diterapkan, tindakan Trump akan menjadi pelanggaran terhadap hak kebebasan pers yang dilindungi konstitusi.

CNN juga menegaskan bahwa timnya di Gedung Putih tetap menjalankan tugas jurnalistik dengan pemberitaan yang disebut adil dan akurat.

Politico juga menyatakan akan mempertahankan haknya berdasarkan Amandemen Pertama jika pemerintah benar-benar membatasi akses mereka.

Sementara itu, MS NOW belum memberikan komentar terkait pengumuman Trump.

Komite Perlindungan Jurnalis atau Committee to Protect Journalists (CPJ) turut mengecam kebijakan tersebut.

Ketua CPJ Amerika, Jose Zamora, mengatakan pemerintah seharusnya melindungi hak konstitusional atas kebebasan pers, bukan menggunakan akses pemerintah untuk menekan media.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Iran Mau Buka Selat Hormuz Jika Donald Trump dan Benjamin Netanyahu Lengser

Iran Mau Buka Selat Hormuz Jika Donald Trump dan Benjamin Netanyahu Lengser

News | Jum'at, 18 September 2026 | 10:01 WIB

DPR Amerika Serikat Tolak Usulan Pemakzulan Donald Trump, Kenapa?

DPR Amerika Serikat Tolak Usulan Pemakzulan Donald Trump, Kenapa?

News | Rabu, 16 September 2026 | 10:31 WIB

Donald Trump: AI Menguasai Dunia dan Memusnahkan Kemanusiaan itu Hoaks!

Donald Trump: AI Menguasai Dunia dan Memusnahkan Kemanusiaan itu Hoaks!

News | Selasa, 15 September 2026 | 11:10 WIB

Donald Trump Menuntut Ganti Rugi Perang Rebutan Selat Hormuz, Sama Siapa?

Donald Trump Menuntut Ganti Rugi Perang Rebutan Selat Hormuz, Sama Siapa?

News | Selasa, 15 September 2026 | 10:34 WIB

Donald Trump Prioritaskan Isu Nuklir Iran dibanding Jalur Selat Hormuz

Donald Trump Prioritaskan Isu Nuklir Iran dibanding Jalur Selat Hormuz

News | Senin, 14 September 2026 | 12:44 WIB

Terkini

Indosat Ungkap Ancaman Scam di Era AI, 754 Juta Komunikasi Terindikasi Spam

Indosat Ungkap Ancaman Scam di Era AI, 754 Juta Komunikasi Terindikasi Spam

Bali | Sabtu, 19 September 2026 | 08:05 WIB

Islam dan Lingkungan Hidup: Bumi Bukan Sekadar Tempat Tinggal

Islam dan Lingkungan Hidup: Bumi Bukan Sekadar Tempat Tinggal

Your Say | Sabtu, 19 September 2026 | 08:00 WIB

Bidik Hattrick, Persija Dapat Peringatan Keras Shin Tae-yong Jelang Hadapi Java United

Bidik Hattrick, Persija Dapat Peringatan Keras Shin Tae-yong Jelang Hadapi Java United

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 07:58 WIB

Prabowo ke Pakar: Saking Pintarnya Bisa Jadi Goblok!

Prabowo ke Pakar: Saking Pintarnya Bisa Jadi Goblok!

News | Sabtu, 19 September 2026 | 07:52 WIB

Daftar Lengkap Sanksi Komdis PSSI: Persija Ditagih Rp180 Juta Usai Hajar Persib

Daftar Lengkap Sanksi Komdis PSSI: Persija Ditagih Rp180 Juta Usai Hajar Persib

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 07:51 WIB

Gerebek Kamar Hotel di Pringsewu: Pria Asyik Main Judol Saat Kekasih Nyabu

Gerebek Kamar Hotel di Pringsewu: Pria Asyik Main Judol Saat Kekasih Nyabu

Lampung | Sabtu, 19 September 2026 | 07:50 WIB

Kantor Digembok dan Rp120 Miliar Terancam Menguap: Menhaj Sidak Travel Umrah Bermasalah di Jombang

Kantor Digembok dan Rp120 Miliar Terancam Menguap: Menhaj Sidak Travel Umrah Bermasalah di Jombang

Jatim | Sabtu, 19 September 2026 | 07:40 WIB

PAN Terbelah Soal Parliamentary Threshold 5 Persen, Zulhas: Kalau Sepakat Kami Ikut

PAN Terbelah Soal Parliamentary Threshold 5 Persen, Zulhas: Kalau Sepakat Kami Ikut

News | Sabtu, 19 September 2026 | 07:40 WIB

Punya Potensi Cepat Kaya, Cek Apakah Zodiak Kamu Masuk dalam Daftar Ini!

Punya Potensi Cepat Kaya, Cek Apakah Zodiak Kamu Masuk dalam Daftar Ini!

Lifestyle | Sabtu, 19 September 2026 | 07:35 WIB

Wamen Diktisaintek: Kita Jangan Bermimpi Kalahkan AS dan China!

Wamen Diktisaintek: Kita Jangan Bermimpi Kalahkan AS dan China!

News | Sabtu, 19 September 2026 | 07:30 WIB

×