98 Resolution Network Kirim Ratusan Tenda dan Bantuan Pendidikan ke Lokasi Gempa NTT

M Nurhadi

Minggu, 20 September 2026 | 21:32 WIB
98 Resolution Network Kirim Ratusan Tenda dan Bantuan Pendidikan ke Lokasi Gempa NTT
98 Resolution Network, paguyupan eksponen aktivis reformasi 1998, bersama Yayasan Generasi Hebat Sejahtera (YGHS) menyalurkan bantuan untuk korban gempa NTT.
baca 10 detik
  • 98 Resolution Network bersama Yayasan Generasi Hebat Sejahtera mengirim tim kemanusiaan ke NTT pada 19–21 September 2026.
  • Tim di bawah kepemimpinan KRAy Intan Dewi Rumbinang mendistribusikan tenda, selimut, makanan, dan uang tunai.
  • Penyaluran bantuan tersebut menjangkau Gereja St. Petrus Sernaru serta sejumlah sekolah di wilayah Labuan Bajo.

Suara.com - Kepedulian terhadap warga terdampak bencana alam di Nusa Tenggara Timur (NTT) terus mengalir. Kali ini, 98 Resolution Network, persatuan aktivis 1998 pendukung pemerintahan Prabowo-Gibran, kembali mengirimkan tim kemanusiaan ke wilayah tersebut.

Dalam misi kali ini, mereka menggandeng Yayasan Generasi Hebat Sejahtera (YGHS) untuk memastikan distribusi bantuan tepat sasaran dan transparan.

Tim kemanusiaan yang diterjunkan dipimpin oleh KRAy Intan Dewi Rumbinang, serta beranggotakan tim yakni Restianti, Agustin Lumban Gaol, Sinar Shinta Wijayanti, Wilfridus Yons Ebit, dan Yudi Kusuma.

Koordinator 98 Resolution Network, Haris Rusly Moti, menegaskan bahwa tim tersebut memiliki mandat penuh di lapangan.

"Tugasnya berkoordinasi di lapangan. Termasuk mengenai pengangkutan, pendataan, penyerahan bantuan, dan juga dokumentasi," kata Haris Rusly Moti, Minggu (20/9/2026).

Haris menekankan, misi ini dirancang agar bantuan dapat dipertanggungjawabkan kepada publik. Fokus utama penyaluran difokuskan pada kebutuhan mendesak masyarakat di lokasi terdampak.

“Tim 98 Resolution Network menjalankan misi kemanusiaan ini berdasarkan kebutuhan nyata di lapangan. Khususnya soal tenda dan selimut karena warga terdampak juga menghadapi perubahan cuaca. Selain itu ada pula kebutuhan mendukung pemulihan kegiatan pendidikan anak pascagempa," kata dia.

Kolaborasi Multi-Pihak

Bantuan yang disalurkan merupakan hasil sinergi dari berbagai pihak, di antaranya Keluarga Besar 98 Resolution Network, Yayasan Generasi Hebat Sejahtera, PT Pelindo Terminal Petikemas, PT Berkah Industri Mesin Angkat, serta Komunitas CEO Indonesia.

baca juga

KRAy Intan Rumbinang merinci jenis bantuan yang didistribusikan untuk meringankan beban para penyintas gempa.

"Bantuan yang disalurkan meliputi ratusan tenda berukuran besar untuk sekolah darurat dan tenda mandiri untuk masyarakat, puluhan whiteboard, ratusan selimut, jas hujan, ribuan susu, makanan instan, uang tunai dan sejumlah kebutuhan pendukung lainnya", ujar KRAy Intan.

Dalam pelaksanaannya, misi ini juga mendapat dukungan penuh dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Kementerian Sosial terkait mobilisasi tim serta transportasi logistik menuju titik-titik bencana.

Jangkauan Wilayah Penyaluran

Misi kemanusiaan yang berlangsung pada 19–21 September 2026 ini menyasar sejumlah titik krusial.

Pada hari pertama, bantuan diserahkan secara simbolis kepada pihak Keuskupan Labuan Bajo di Gereja St. Petrus Sernaru yang diterima oleh Romo Yuvens.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

94 Orang Meninggal di Pengungsian Gempa NTT, DPR Desak Audit Besar-besaran

94 Orang Meninggal di Pengungsian Gempa NTT, DPR Desak Audit Besar-besaran

News | Kamis, 17 September 2026 | 15:29 WIB

Bantuan Korban Bencana Gempa NTT Terus Bergulir

Bantuan Korban Bencana Gempa NTT Terus Bergulir

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 07:55 WIB

15.722 Gempa Susulan Terjadi Usai Flores Diguncang M7,7, BMKG Ungkap Kondisi Terkini

15.722 Gempa Susulan Terjadi Usai Flores Diguncang M7,7, BMKG Ungkap Kondisi Terkini

News | Selasa, 15 September 2026 | 17:23 WIB

Pulihkan Dampak Gempa NTT, Operasional Dapur Umum dan Donasi Pangan Sasar Warga Flores

Pulihkan Dampak Gempa NTT, Operasional Dapur Umum dan Donasi Pangan Sasar Warga Flores

Bisnis | Jum'at, 11 September 2026 | 07:15 WIB

Strategi Inalum Maksimalkan SDM, Karyawan Turun Langsung Sesuai Keahlian

Strategi Inalum Maksimalkan SDM, Karyawan Turun Langsung Sesuai Keahlian

Bisnis | Senin, 07 September 2026 | 08:50 WIB

Bukan Hanya Pangan dan Tempat Tinggal, Ini Kebutuhan Utama Warga Terdampak Gempa NTT

Bukan Hanya Pangan dan Tempat Tinggal, Ini Kebutuhan Utama Warga Terdampak Gempa NTT

News | Jum'at, 04 September 2026 | 00:32 WIB

Terkini

98 Resolution Network Kirim Ratusan Tenda dan Bantuan Pendidikan ke Lokasi Gempa NTT

98 Resolution Network Kirim Ratusan Tenda dan Bantuan Pendidikan ke Lokasi Gempa NTT

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:32 WIB

Denny Indrayana Tantang Gibran Hadir di Sidang MK soal Keabsahan Cawapres

Denny Indrayana Tantang Gibran Hadir di Sidang MK soal Keabsahan Cawapres

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:18 WIB

Houthi Ultimatum Arab Saudi: Serang Yaman, Bandara Bakal Hancur Lebur

Houthi Ultimatum Arab Saudi: Serang Yaman, Bandara Bakal Hancur Lebur

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:05 WIB

Prabowo Minta Sanksi Pembakar Hutan Masuk Kategori Terorisme Ekologi

Prabowo Minta Sanksi Pembakar Hutan Masuk Kategori Terorisme Ekologi

Video | Minggu, 20 September 2026 | 21:01 WIB

5 Alasan Tarik Tunai di ATM Masih Terasa Merepotkan di Era Digital

5 Alasan Tarik Tunai di ATM Masih Terasa Merepotkan di Era Digital

Jabar | Minggu, 20 September 2026 | 20:58 WIB

Gibran Sentil Pegawai SPPG yang Olok-olok Korban Keracunan MBG: Jangan Bully Anak-anak

Gibran Sentil Pegawai SPPG yang Olok-olok Korban Keracunan MBG: Jangan Bully Anak-anak

News | Minggu, 20 September 2026 | 20:51 WIB

6 Masalah Tarik Tunai Konvensional yang Bikin Orang Beralih ke Dompet Digital

6 Masalah Tarik Tunai Konvensional yang Bikin Orang Beralih ke Dompet Digital

Sulsel | Minggu, 20 September 2026 | 20:48 WIB

5 Masalah Keuangan yang Sering Dialami Wisatawan Indonesia di Luar Negeri

5 Masalah Keuangan yang Sering Dialami Wisatawan Indonesia di Luar Negeri

Jatim | Minggu, 20 September 2026 | 20:33 WIB

Di Hadapan Pemimpin Kota Dunia, Pramono Pamer Ekonomi Jakarta Tumbuh 5,52 Persen

Di Hadapan Pemimpin Kota Dunia, Pramono Pamer Ekonomi Jakarta Tumbuh 5,52 Persen

News | Minggu, 20 September 2026 | 20:32 WIB

Startup Digital Purwodadi Bangun Ekosistem Kreatif, Anak Muda Lokal Jadi Motor Penggerak

Startup Digital Purwodadi Bangun Ekosistem Kreatif, Anak Muda Lokal Jadi Motor Penggerak

Tekno | Minggu, 20 September 2026 | 20:30 WIB

×