Terungkap Pemicu Dini Hardiyanti Dibunuh Suami Siri di Madiun: Cemburu Wanita Lain

Bangun Santoso

Senin, 26 Oktober 2026 | 17:39 WIB
Terungkap Pemicu Dini Hardiyanti Dibunuh Suami Siri di Madiun: Cemburu Wanita Lain
Tim Labfor Polda Jatim melakukan olah TKP di sebuah rumah yang ditempati terduga pelaku DBM atau Dwi Bagus Martono di Jalan Kunir Nomor 13, Kelurahan Ngegong, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun, Senin (26/10/2026), terkait dugaan pembunuhan ibu DH (30) dan anaknya AGF (4). ANTARA/Louis Rika
baca 10 detik
  • Dwi Bagus Martono membunuh istri sirinya, Dini Hardiyanti, dan anaknya, AGEF, di Madiun karena cemburu.
  • Pelaku sempat bersandiwara mendampingi keluarga melapor kehilangan selama sebulan sebelum kasus pembunuhan ini terbongkar polisi.
  • Tersangka berupaya menghilangkan jejak kejahatan dengan membakar dan menghancurkan jenazah korban di pekarangan rumahnya.

Suara.com - Cekcok persoalan asmara dan rasa cemburu menjadi pemicu utama di balik kasus pembunuhan tragis terhadap Dini Hardiyanti (30) dan anak laki-lakinya, AGEF (4), asal Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Pelaku yang merupakan suami siri korban, Dwi Bagus Martono, nekat menghabisi nyawa kedua korban setelah terlibat pertengkaran hebat di sebuah kamar hotel di Madiun, Jawa Timur.

Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jawa Timur, AKBP Arbaridi Jumhur, membeberkan bahwa sebelum pembunuhan terjadi, pelaku bersama Dini dan anaknya sempat menginap bersama.

Di dalam kamar hotel tersebut, Dini meluapkan kecurigaannya terhadap Bagus mengenai adanya pihak ketiga.

Dini menduga Bagus menjalin hubungan asmara dengan wanita lain. Terlebih lagi, pria asal Madiun tersebut diketahui masih terikat tali pernikahan sah dengan wanita lain.

Perdebatan mengenai dugaan perselingkuhan itu memanas hingga berujung pada tindak kekerasan fisik.

Pelaku kemudian mencekik leher Dini di kamar hotel tersebut hingga korban kehilangan nyawa. Begitu memastikan Dini meninggal dunia, Bagus mengangkut jasad istri sirinya itu ke dalam mobil.

Bagus lantas meninggalkan area hotel menggunakan mobil bersama anak korban yang masih balita.

Di tengah perjalanan, aksi keji pelaku berlanjut di dalam kendaraan. Bagus menghabisi nyawa AGEF dengan cara yang sama, yakni mencekik leher anak berusia empat tahun tersebut hingga tewas.

baca juga

Hilang Selama Sebulan dan Sandiwara Pelaku

Peristiwa maut ini sempat tak terendus selama sebulan penuh. Pihak keluarga Dini di Bogor yang hilang kontak sejak 20 September melapor ke Polres Madiun Kota dan menyebarkan informasi hilangnya ibu serta anak tersebut ke media sosial.

"Jadi terkait berita viral kehilangan ibu dan anak satu bulan yang lalu ya, berhasil kita ungkap, ternyata satu bulan hilang itu akibat tindak pidana pembunuhan," kata Jumhur di Mapolda Jatim, dikutip Senin (26/10/2026).

Guna menutupi perbuatannya, pelaku bahkan sempat bersandiwara mendampingi keluarga korban yang datang jauh-jauh dari Jawa Barat untuk mendatangi kantor polisi.

"Iya, jadi pelaku dan keluarga korban yang ada di Bogor datang ke Madiun melapor, ya, mengantar ke Polres Madiun Kota melapor kehilangan. Jadi selama satu bulan ya itu memang tadinya dipercayai bahwa hilang gitu," jelasnya.

Penyelidikan intensif yang dilakukan tim kepolisian akhirnya membongkar alibi palsu pelaku setelah menemukan sejumlah ketidaksesuaian dalam rentetan laporan orang hilang tersebut.

"Kita dari Polda back-up menilai ada kejanggalan-kejanggalan dan alhamdulillah hari ini bisa terungkap," katanya.

Upaya Menghilangkan Jejak

Hingga kini, aparat kepolisian baru mengamankan Dwi Bagus Martono sebagai tersangka tunggal, sembari terus mendalami adanya indikasi keterlibatan pihak lain.

"Pengakuan sementara masih satu orang dan nanti kita masih kita kembangkan ke kemungkinan ada pelaku-pelaku lainnya," ujar dia.

Dari penangkapan tersangka, petugas menyita sejumlah sarana transportasi yang dipakai pelaku saat mengeksekusi dan membawa jasad para korban:

  • Mobil Pajero
  • Mobil Karimun
  • Sepeda motor

Tersangka juga melakukan upaya ekstrem untuk menghilangkan jejak kejahatannya dengan membakar jenazah korban di area pekarangan belakang kediamannya di Madiun.

"Kemudian setelah dibakar dimasukkan ke dalam penggilingan daging, ya. Kemudian setelah itu dibakar lagi dan baru rencananya dibuang ke laut," beber Jumhur.

Saat ini, aparat Ditreskrimum Polda Jatim masih fokus mengumpulkan sisa-sisa jasad korban serta material bukti forensik di lokasi pembakaran.

"Sementara beberapa barang bukti sudah kita bisa amankan. Nah, tinggal kita melakukan mencari potongan-potongan tulang yang mungkin masih ada di seputaran TKP," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kronologi Sadis Suami Siri di Madiun Bunuh dan Giling Jasad Ibu-Anak Asal Bogor Lalu Dibakar

Kronologi Sadis Suami Siri di Madiun Bunuh dan Giling Jasad Ibu-Anak Asal Bogor Lalu Dibakar

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 17:27 WIB

Polisi Tangkap Pembunuh Ibu-Anak di Madiun, Jasad Korban Digiling Pakai Mesin Daging

Polisi Tangkap Pembunuh Ibu-Anak di Madiun, Jasad Korban Digiling Pakai Mesin Daging

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 13:22 WIB

Pembunuh WNI Isaac Hansen Averino Bebas dari Hukuman Penjara Jerman

Pembunuh WNI Isaac Hansen Averino Bebas dari Hukuman Penjara Jerman

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 16:20 WIB

Pengamat Soroti Pengawasan Senjata Api Pasca Peristiwa Polisi Tembak Polisi di Pondok Cabe

Pengamat Soroti Pengawasan Senjata Api Pasca Peristiwa Polisi Tembak Polisi di Pondok Cabe

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 18:43 WIB

Polisi Tembak Polisi, Pengacara Sebut Pelaku Kerap Dibully Teman Seangkatan Korban

Polisi Tembak Polisi, Pengacara Sebut Pelaku Kerap Dibully Teman Seangkatan Korban

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 17:16 WIB

Polisi Tembak Polisi, Muncul Dugaan Ada Tersangka Lain di Kasus Pembunuhan Bharatu Valdo

Polisi Tembak Polisi, Muncul Dugaan Ada Tersangka Lain di Kasus Pembunuhan Bharatu Valdo

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 15:25 WIB

Keluarga Duga Ada Pelaku Lain di Balik Pembunuhan Bharada Valdo di Markas Polisi

Keluarga Duga Ada Pelaku Lain di Balik Pembunuhan Bharada Valdo di Markas Polisi

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 08:24 WIB

Terkini

Terungkap Pemicu Dini Hardiyanti Dibunuh Suami Siri di Madiun: Cemburu Wanita Lain

Terungkap Pemicu Dini Hardiyanti Dibunuh Suami Siri di Madiun: Cemburu Wanita Lain

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 17:39 WIB

Nelayan Teluk Kelabat Gugat Izin Tambang Timah, Tuntut Pemulihan Laut

Nelayan Teluk Kelabat Gugat Izin Tambang Timah, Tuntut Pemulihan Laut

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 17:36 WIB

Jelang Natal dan Tahun Baru, Mendagri Tekankan Pentingnya Penyaluran Bansos & Operasi Pasar

Jelang Natal dan Tahun Baru, Mendagri Tekankan Pentingnya Penyaluran Bansos & Operasi Pasar

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 17:36 WIB

Urutan Pemakaian Shampoo Bayam dan Hair Tonic Penyubur Rambut Mustika Ratu yang Benar

Urutan Pemakaian Shampoo Bayam dan Hair Tonic Penyubur Rambut Mustika Ratu yang Benar

Lifestyle | Senin, 26 Oktober 2026 | 17:35 WIB

Perbedaan Sifat Sagitarius November dan Desember, Mana yang Lebih Spontan?

Perbedaan Sifat Sagitarius November dan Desember, Mana yang Lebih Spontan?

Lifestyle | Senin, 26 Oktober 2026 | 17:34 WIB

PNM Temukan Potensi Besar dari Anak-anak Nasabah PNM Mekaar

PNM Temukan Potensi Besar dari Anak-anak Nasabah PNM Mekaar

Riau | Senin, 26 Oktober 2026 | 17:32 WIB

Malaysia Kirim 1,6 Ton Narkoba ke Indonesia, Dasco Puji Operasi Kapolri Suyudi

Malaysia Kirim 1,6 Ton Narkoba ke Indonesia, Dasco Puji Operasi Kapolri Suyudi

Video | Senin, 26 Oktober 2026 | 17:30 WIB

Jadi Lawan Pertama Timnas Indonesia di Piala Asia 2027, Jepang Diterpa Kabar Buruk

Jadi Lawan Pertama Timnas Indonesia di Piala Asia 2027, Jepang Diterpa Kabar Buruk

Bola | Senin, 26 Oktober 2026 | 17:28 WIB

Transaksi Mulai Rp100 Ribu Bisa Dicicil, BRI Kartu Kredit Tawarkan Bunga Mulai 0%

Transaksi Mulai Rp100 Ribu Bisa Dicicil, BRI Kartu Kredit Tawarkan Bunga Mulai 0%

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 17:28 WIB

Kronologi Sadis Suami Siri di Madiun Bunuh dan Giling Jasad Ibu-Anak Asal Bogor Lalu Dibakar

Kronologi Sadis Suami Siri di Madiun Bunuh dan Giling Jasad Ibu-Anak Asal Bogor Lalu Dibakar

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 17:27 WIB

×