Pemerintah Jepang Berencana Menghapus Program Magang Bagi Warga Negara Indonesia

Suara NTB

Kamis, 04 Mei 2023 | 10:57 WIB
Pemerintah Jepang Berencana Menghapus Program Magang Bagi Warga Negara Indonesia
Wakil Duta Besar RI untuk Jepang John Tjahjanto Boestami. (Sumber foto: ANTARA News)

NTB.Suara.com - Pemerintah Jepang berencana menghapus program magang bagi pekerja dari negara berkembang, salah satunya Indonesia. Hal itu disampaikan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Tokyo. 

Wakil Duta Besar RI untuk Jepang John Tjahjanto Boestami, di Tokyo, Kamis (4/5/2023), mengimbau warga negara Indonesia (WNI) untuk mengikuti aturan Pemerintah Jepang tersebut.

“Sekarang kami bisa sarankan agar semua ketentuan terkait visa dan izin tinggal di sini, mekanismenya tentu kalau bisa diikuti dengan benar,” katanya, seperti dikutip dari Antara.

Panel Pemerintah Jepang mengusulkan penghapusan program magang pada 10 April 2023, karena dinilai kontroversial akibat banyaknya pelecehan dan diskriminasi.

Terdapat lima poin penting dalam hasil panel tersebut, yakni penghapusan program magang dan digantikan dengan program pengadaan dan pengembangan sumber daya manusia (SDM).

Selain itu, penyesuaian bidang dan jenis kerja baru dengan bidang dan kerja SSW guna memberikan kemudahan peserta untuk alih status ke program tersebut, pemberian kelonggaran bagi peserta untuk berpindah perusahaan dalam jenis kerja yang sama.

Pemerintah Jepang juga menginginkan agar peran organisasi pengawas dalam program pemagangan terus diadopsi dengan memberikan syarat sertifikasi yang lebih ketat. 

Selain itu, tindakan tegas juga diberlakukan berupa pencabutan izin organisasi pengawas yang terbukti tidak menjalankan tugasnya dengan benar serta pemenuhan mekanisme pengawasan kemampuan dan keahlian peserta.

Menurut John, ketidakjelasan status akibat visa kerja yang tidak sesuai bisa menimbulkan berbagai hambatan di kemudian hari.

baca juga

Ia juga menegaskan agar WNI yang berada di Jepang, berlaku selayaknya tamu di "Negeri Sakura" tersebut dan tetap mengikuti aturan.

“Biar bagaimanapun, kita tamu di sini, perlu menjaga supaya kita di sini tertib dalam berkegiatan,” ucapnya..

Jumlah WNI yang berada di Jepang sebanyak 67.000 orang, yang sebelumnya sempat berkurang menjadi sekitar 60.000 pada awal pandemi Covid-19.

Sementara berdasarkan laporan Imigrasi Jepang pada Juni 2022, jumlah WNI mencapai 83.000 orang. Dari jumlah tersebut, pekerja magang atau kenshusei jumlahnya meningkat menjadi 44.000 orang dari sebelumnya 34.000 orang. (*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Duta Besar Sudan Harapkan Bantuan Internasional dari Pemerintah Indonesia

Duta Besar Sudan Harapkan Bantuan Internasional dari Pemerintah Indonesia

Foto | Rabu, 03 Mei 2023 | 16:08 WIB

Pelaku TPPO WNI Di Myanmar Sebut Tak Ada Yang Bisa Jemput Korban Termasuk Jokowi

Pelaku TPPO WNI Di Myanmar Sebut Tak Ada Yang Bisa Jemput Korban Termasuk Jokowi

News | Rabu, 03 Mei 2023 | 08:05 WIB

20 WNI Disekap, Disiksa, dan Jadi Budak di Myanmar

20 WNI Disekap, Disiksa, dan Jadi Budak di Myanmar

News | Sabtu, 29 April 2023 | 13:11 WIB

Terkini

Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah

Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:24 WIB

Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK

Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:18 WIB

Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat

Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:18 WIB

Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen

Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen

Bisnis | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:16 WIB

Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga

Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga

Bogor | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:15 WIB

Kejagung Tetapkan Tersangka Baru TPPU Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

Kejagung Tetapkan Tersangka Baru TPPU Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:10 WIB

Di Balik Profesi Petugas Damkar, Ada Risiko yang Tak Selalu Terlihat

Di Balik Profesi Petugas Damkar, Ada Risiko yang Tak Selalu Terlihat

Lifestyle | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:04 WIB

Sepertiga Remaja Alami Masalah Kesehatan Mental, Skrining Tanpa Pendampingan Tak Berarti

Sepertiga Remaja Alami Masalah Kesehatan Mental, Skrining Tanpa Pendampingan Tak Berarti

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 21:53 WIB

BNI Sekuritas Buka Suara soal Dugaan Perundungan yang Seret Nama Pegawai di Media Sosial

BNI Sekuritas Buka Suara soal Dugaan Perundungan yang Seret Nama Pegawai di Media Sosial

Bisnis | Kamis, 30 Juli 2026 | 21:52 WIB

Fashion Show dari Limbah hingga Bazar UMKM Ramaikan Alun-alun Cilegon

Fashion Show dari Limbah hingga Bazar UMKM Ramaikan Alun-alun Cilegon

Banten | Kamis, 30 Juli 2026 | 21:48 WIB

×