Dibantu Gowes, DKW Hummel 49cc Libas Tanjakan Ekstrem Bromo

Suara NTB

Rabu, 04 Oktober 2023 | 11:53 WIB
Dibantu Gowes, DKW Hummel 49cc Libas Tanjakan Ekstrem Bromo
DKW Hummel. (Facebook)

NTB.suara.com - Sebelum ada sepeda listrik atau pun motor listrik. Di kalangan pecinta otomotif sudah mengenal motor sepeda (moped). Salah satunya adalah dari brand DKW. DKW, yang merupakan singkatan dari Dampf Kraft Wagen, adalah pabrikan otomotif asal Jerman yang pertama kali berdiri pada tahun 1916.

Keunikan DKW terletak pada motor-motor berjenis 2-tak yang mereka produksi, yang juga dikenal dengan sebutan Das Knaben Wunsch atau lebih singkatnya DKW. Pada tahun 1932, perusahaan ini melakukan penggabungan dengan Audi, Horch, dan Wanderer, membentuk entitas yang dikenal sebagai Auto Union.

Sebagai salah satu produsen legendaris, motor-motor yang lahir dari tangan DKW memiliki desain yang begitu berbeda dari motor-motor modern. Salah satu motor DKW yang benar-benar unik adalah model DKW Hummel. DKW Hummel adalah motor bebek yang diproduksi oleh DKW dan Auto Union, pertama kali meluncur di pasar pada tahun 1956 di Ingolstadt, Jerman.

Meski terbilang ukuran mesin sangat kecil, DKW Hummel mampu menaklukkan tanjakan sikut Bromo, Jawa Timur, yang dikenal ekstrem. "Ayo coba tebak motor apa ini? Bisa di gowes," begitu tulis akun @TTmediachannel dikutip, Rabu 4 Oktober 2023.

Secara visual, motor ini memiliki tampilan yang mengingatkan kita pada sepeda pancal. Dengan jok tunggal, lampu depan bulat, dan bentuk bayangan yang mencirikan desainnya, Hummel memancarkan aura nostalgia. Bahkan, kesan sepeda kayuh tampak pada kaki-kaki, model suspensinya, footstep, serta velg dengan jari-jari yang cukup banyak.

Roda depan motor ini didukung oleh suspensi lengan ayun pendek, sementara roda belakangnya menggunakan suspensi yang cukup elastis. Perhatian juga harus diberikan pada aksen krom yang menghiasi cross-arm, menciptakan tampilan mewah yang sesuai dengan era produksinya. Celemek yang melindungi bagian bawah roda depan juga merupakan sentuhan estetis yang menawan.

Menghidupkan motor ini adalah mesin 2-tak berkapasitas 49cc, dengan satu silinder dan pendinginan udara. Mesin ini mampu menghasilkan tenaga sekitar 1,35 PS pada rentang putaran mesin antara 4.400 hingga 4.500 rpm, melalui sistem transmisi manual 3-percepatan.

DKW berhasil memproduksi sebanyak 117.617 unit Hummel hingga tahun 1958. Kemudian, pada tahun 1960, mereka melanjutkan produksi dengan nama yang sama, tetapi mengusung mesin yang lebih besar, berkapasitas 113cc. Selain itu, tersedia juga versi dengan dua tempat duduk. (*)

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Cetak Gol Kemenangan, Nabil Assyura Akui Timnas Indonesia U-17 Masih Banyak Evaluasi

Cetak Gol Kemenangan, Nabil Assyura Akui Timnas Indonesia U-17 Masih Banyak Evaluasi

Bola | Selasa, 03 Oktober 2023 | 17:25 WIB

Kendarai Sepeda Listrik, Dua Bocah Ini Kabur Usai Tabrak Mobil Terparkir

Kendarai Sepeda Listrik, Dua Bocah Ini Kabur Usai Tabrak Mobil Terparkir

Your Say | Selasa, 03 Oktober 2023 | 12:22 WIB

Terkini

AS Serang 140 Titik di Iran, Teheran Balas Serang 5 'Negara Pendukung' AS

AS Serang 140 Titik di Iran, Teheran Balas Serang 5 'Negara Pendukung' AS

Bisnis | Minggu, 12 Juli 2026 | 23:31 WIB

Tragedi Maut Pantura Indramayu: Kecelakaan Beruntun di Lohbener, 10 Orang Meninggal Dunia

Tragedi Maut Pantura Indramayu: Kecelakaan Beruntun di Lohbener, 10 Orang Meninggal Dunia

Jabar | Minggu, 12 Juli 2026 | 22:55 WIB

Gunung Karangetang Erupsi, Lontarkan Material Bikin Langit Siau Membara

Gunung Karangetang Erupsi, Lontarkan Material Bikin Langit Siau Membara

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 22:45 WIB

Perang Terbuka AS-Iran! Selat Hormuz Resmi Ditutup, Harga Minyak Dunia Terancam Meroket

Perang Terbuka AS-Iran! Selat Hormuz Resmi Ditutup, Harga Minyak Dunia Terancam Meroket

Bisnis | Minggu, 12 Juli 2026 | 22:07 WIB

Tragedi Pantura Indramayu, Korban Tewas Kecelakaan Beruntun Bertambah Jadi 10 Orang

Tragedi Pantura Indramayu, Korban Tewas Kecelakaan Beruntun Bertambah Jadi 10 Orang

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 21:50 WIB

Kronologi OTT Kadishub Siak, Polisi Sita Uang Rp15 Juta dan Motor RX King

Kronologi OTT Kadishub Siak, Polisi Sita Uang Rp15 Juta dan Motor RX King

Riau | Minggu, 12 Juli 2026 | 21:36 WIB

Pikap Warkidi Dihantam Truk di Pantura Indramayu: 3 Penumpang Tewas, Belasan Orang Luka-Luka

Pikap Warkidi Dihantam Truk di Pantura Indramayu: 3 Penumpang Tewas, Belasan Orang Luka-Luka

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 21:25 WIB

Memilih Pembalut yang Lebih Ramah Lingkungan, Ini yang Perlu Diketahui Perempuan

Memilih Pembalut yang Lebih Ramah Lingkungan, Ini yang Perlu Diketahui Perempuan

Lifestyle | Minggu, 12 Juli 2026 | 21:20 WIB

Dominasi Jawa Barat, Persib Bandung dan Goal Aksis Cimahi Juara HLS All-Stars 2026

Dominasi Jawa Barat, Persib Bandung dan Goal Aksis Cimahi Juara HLS All-Stars 2026

Bola | Minggu, 12 Juli 2026 | 21:12 WIB

Di Balik Sorot Lampu Stadion: Jayden Adams dan Bukti Bahwa Pesepak Bola Juga Manusia Biasa

Di Balik Sorot Lampu Stadion: Jayden Adams dan Bukti Bahwa Pesepak Bola Juga Manusia Biasa

Your Say | Minggu, 12 Juli 2026 | 21:05 WIB

×