Teknologi Ban "Ologic" Dorong Efisiensi BBM

Liberty Jemadu Suara.Com
Senin, 01 Desember 2014 | 19:21 WIB
Teknologi Ban "Ologic" Dorong Efisiensi BBM
Desain ban "ologic" dari Bridgeston yang sudah dipakai oleh BMW i3 dan i8 (bridgestonenewsroom.eu).

Suara.com - Produsen-produsen ban dunia mulai bergiat menciptakan terobosan dalam teknologi roda mobil dalam upanyanya mendukung produsen kendaraan menghasilkan mobil yang irit bahan bakar.

Salah satu produsen ban terbesar di dunia, Bridgestone, sudah mulai memproduksi ban yang menggunakan teknologi "ologic". Ban jenis ini sudah digunakan oleh mobil listrik BMW i3 dan i8.

Tampilan ban ologic pada dasarnya mempunyai diameter lebih besar dan lebar tapak roda yang lebih sempit. Tetapi dinding (sidewall) ban ologic lebih lebar atau lebih tinggi dari ban konvensional.

Dengan desain itu ban bisa menjangkau jarak yang lebih jauh dalam satu putaran, tetapi gesekan dengan jalan lebih sedikit. Konsep itu membuat mobil listrik bisa menempuh jarak lebih jauh dengan kapasitas baterai yang dimiliki.

Gagasan yang dikembangkan produsen ban asal Jepang itu sebenarnya bertolak belakang dengan tren ban mobil selama satu dekade terakhir.  Sejak 1990an, konsumen lebih menggemari ban yang lebih lebar, karena dengannya mobil lebih stabil saat melewati tikungan dan ban bisa mencengkeram jalan lebih kuat. Ban konvensional juga cenderung punya dinding lebih rendah.

Pada saat yang sama Goodyear, pesaing Bridgestone, mengembangkan teknologi yang bisa membuat mobil lebih irit bahan bakar dengan cara lain.

Produsen ban Amerika Serikat itu menciptakan sistem "air maintenance" ban. Dengan sistem itu tekanan udara dalam ban akan terus terpantau dan ban akan tetap dalam kondisi optimal, karena dipasangi dengan perangkat pompa otomatis internal.

Cara kerja alat pengatur tekanan udara itu sederhana. Jika tekanan ban berlebih, maka alat akan secara otomatis menyedot udara dari dalam ban. Sebaliknya jika tekanan ban berkurang, perangkat itu akan memompa udara ke dalam ban.

Kondisi ban yang sempurna bisa menekan konsumsi bahan bakar. Tekanan udara pada ban kurang optimal akan menyebabkan meningkatkan hambatan putar, dan pada akhirnya membuat konsumsi bahan bakar semakin tinggi. Menurut riset Departemen Energi AS, sekitar lima sampai 15 persen bahan bakar mobil penumpang dihabiskan untuk mengatasi hambatan putar pada ban.(Automotive News)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI