Mobil Nirawak Akan Bikin Anda Muntah-muntah di Jalan

Liberty Jemadu | Suara.com

Selasa, 05 Mei 2015 | 06:35 WIB
Mobil Nirawak Akan Bikin Anda Muntah-muntah di Jalan
Ilustrasi mabuk dan mual saat berkendara (Shutterstock).

Suara.com - Dunia otomotif dewasa ini sedang tergila-gila dengan teknologi mobil nirawak yang bisa berjalan dan berakselerasi di jalanan tanpa sopir. Dengan kata lain, semua orang di dalam mobil autokemudi itu nantinya adalah penumpang dan karenanya akan lebih sering menghabiskan waktu di jalan untuk membaca, mengetik di laptop, atau mengecek telepon seluler pintar.

Tetapi di saat teknologi sedang melesat maju, ada beberapa tantangan yang berusaha menghambat. Dari sisi hukum misalnya, mobil nirawak belum diterima oleh banyak negara, meski beberapa negara maju sudah mulai mengkaji regulasinya. Ada juga masalah privasi, karena internet yang akan menjadi pemandu mobil itu dikhawatirkan akan mengumpulkan informasi pribadi pemilik mobil dan membaginya dengan perusahaan atau pemerintah.

Selain masalah-masalah besar tadi, ada juga masalah yang lebih bersifat pribadi. Masalah itu disebut mabuk darat. Dengan kata lain, mobil nirawak akan berpotensi lebih besar membuat Anda muntah-muntah di sepanjang perjalanan.

Mengapa demikian? Berdasarkan penelitian Michael Sivak dan Brandon Schoettle dari University of Michigan, Amerika Serikat mengatakan bahwa ada beberapa faktor utama yang membuat penumpang mobil nirawak lebih mudah merasa mual.

Pertama, penumpang akan lebih gampang merasa telinga bagian dalam (inner ear) memberikan informasi yang berbeda ke otak dibandingkan dengan apa yang dilihat oleh mata. Ini bisa terjadi saat Anda membaca buku: mata Anda menginformasikan ke otak bahwa Anda tidak bergerak, tetapi telinga Anda merasa Anda bergerak karena keseimbangan Anda tidak stabil.

Kedua, Anda bisa menderita mabuk darat karena tubuh telat mendeteksi adanya perubahan arah (misalnya saat mobil tiba-tiba berbelok atau berpindah lajur). Ingat, Anda tak lagi mengendalikan kemudi mobil, jadi perubahan arah tak lagi dengan sepengetahuan Anda.

Berdasarkan analisis ini, Sivak dan Schoettle menghitung bahwa antara enam sampai 10 persen orang dewasa di AS yang menumpang mobil autkemudi akan lebih berpotensi mengalami mabuk darat. Estimasi itu terutama didasarkan pada asumsi bahwa penumpang mobil nirawak akan lebih banyak menghabiskan waktu di jalan untuk bekerja.

Apalagi, salah satu argumentasi utama para pendukung pengembangan mobil nirawak adalah para pemilik mobil masa depan bisa lebih produktif karena tak perlu lagi menghabiskan waktu untuk mengemudi mobilnya sendiri. (The Washington Post)

BACA BERITA MENARIK LAINNYA:

Ini Nama Bayi Pangeran William dan Kate Middleton

5 Selebritis Ini Takut Naik Pesawat

Ini Enam Zona Sensitif yang Bikin Lelaki Kelabakan

Promo Buku, Kim Kardashian Semi Bugil

Raffi Panggil 'Mbak' ke Yuni Shara

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Alibaba dan SAIC Berambisi Produksi Mobil Autokemudi pada 2016

Alibaba dan SAIC Berambisi Produksi Mobil Autokemudi pada 2016

Otomotif | Rabu, 18 Maret 2015 | 15:26 WIB

Terkini

Penantang CB150X dari Yamaha Tebar Pesona: Kebal Bioetanol, Harganya Segini

Penantang CB150X dari Yamaha Tebar Pesona: Kebal Bioetanol, Harganya Segini

Otomotif | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:41 WIB

7 Mobil Diesel Irit Solar, Solusi di Tengah Kenaikan Harga BBM Pertamina

7 Mobil Diesel Irit Solar, Solusi di Tengah Kenaikan Harga BBM Pertamina

Otomotif | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:25 WIB

Kolaborasi Raksasa Otomotif Jepang Bikin Skuter Hidrogen Tandingan Motor Listrik Baterai

Kolaborasi Raksasa Otomotif Jepang Bikin Skuter Hidrogen Tandingan Motor Listrik Baterai

Otomotif | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:54 WIB

Harga Yamaha XSR155 Bekas Tinggal Segini 'In This Economy', Waktunya Serok atau Skip?

Harga Yamaha XSR155 Bekas Tinggal Segini 'In This Economy', Waktunya Serok atau Skip?

Otomotif | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:41 WIB

Strategi Baru Pemerintah Dorong Mobil Listrik Baterai Nikel Lewat Subsidi PPN Besar

Strategi Baru Pemerintah Dorong Mobil Listrik Baterai Nikel Lewat Subsidi PPN Besar

Otomotif | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:35 WIB

Punya Belasan Varian Lawan Tiga Pilihan Spesial, Pilih NMAX atau PCX?

Punya Belasan Varian Lawan Tiga Pilihan Spesial, Pilih NMAX atau PCX?

Otomotif | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:25 WIB

5 Mobil 40 Jutaan Favorit Ibu Rumah Tangga, Anti Boros Bensin dan Gampang Parkir

5 Mobil 40 Jutaan Favorit Ibu Rumah Tangga, Anti Boros Bensin dan Gampang Parkir

Otomotif | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:05 WIB

Kia Siapkan Gebrakan Besar di Indonesia Lewat Produksi Lokal dan Mobil Listrik Baru

Kia Siapkan Gebrakan Besar di Indonesia Lewat Produksi Lokal dan Mobil Listrik Baru

Otomotif | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:05 WIB

Bukan Supra Bapak Biasa, Bebek Ajaib Rasa Skutik dari Honda Satu Ini Bikin Melongo

Bukan Supra Bapak Biasa, Bebek Ajaib Rasa Skutik dari Honda Satu Ini Bikin Melongo

Otomotif | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:44 WIB

Hanya Lima Pabrikan Mobil China yang Diprediksi Bakal Bisa Bertahan di Pasar Global

Hanya Lima Pabrikan Mobil China yang Diprediksi Bakal Bisa Bertahan di Pasar Global

Otomotif | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:10 WIB