ASF Berharap Pembiayaan Otomotif Bergerak Naik di 2016

Arsito Hidayatullah

Minggu, 29 November 2015 | 05:31 WIB
ASF Berharap Pembiayaan Otomotif Bergerak Naik di 2016
Ilustrasi deretan mobil. (Shutterstock)

Suara.com - PT Astra Sedaya Finance (ASF) mengharapkan harga komoditas dapat kembali bergerak naik pada 2016 mendatang sehingga mendorong perekonomian di luar Pulau Jawa yang akhirnya memicu pembiayaan otomotif naik.

"Perekonomian daerah di luar Pulau Jawa itu ditopang oleh hasil komoditas, dengan harga komoditas yang tumbuh maka perekonomian juga turut naik sehingga berpotensi meningkatkan pembiayaan seperti otomotif," ujar Direktur PT Astra Sedaya Finance Samuel Manasseh di Sentul, Bogor, Sabtu.

Ia mengharapkan bahwa realisasi penyerapan anggaran belanja pemerintah dapat terus dipacu karena hal itu merupakan salah satu faktor utama untuk mendorong pertumbuhan perekonomian domestik yang akhirnya juga akan mendorong tingkat konsumsi domestik.

"Salah satu faktor utama perusahaan pembiayaan yakni kondisi ekonomi. Diharapkan ke depan perekonomian Indonesia pulih," ucapnya.

Samuel Manasseh mengemukakan bahwa piutang pembiayaan Astra Sedaya Finance tersebar hampir di seluruh wilayah di Indonesia dengan 73 persen berada di pulau Jawa. Piutang pembiayaan terdiversifikasi di berbagai produk terutama produk Astra sebesar 67 persen.

Ia mengatakan bahwa dalam mendukung pembiayaan itu, pada tahun 2016 mendatang perseroan akan menerbitkan surat utang atau obligasi sekitar Rp10 triliun, dan pinjaman sindikasi perbankan.

Ia menargetkan pembiayaan pada tahun 2016 nanti sebesar Rp21 triliun, sedikit lebih rendah pada tahun 2015 ini yang ditargetkan dapat mencapai Rp24 triliun.

"Meski ekonomi melambat, perseroan akan tetap menjaga piutang tidak tertagih atau non performing financing (NPF) di kisaran level 0,6 persen," katanya.

Sementara itu, Head of Investor Relations PT Astra International Tira Ardianti mengatakan bahwa secara umum pertumbuhan penjualan mobil masih bakal cenderung mendatar.

"Kami prediksi penjualan bakal flat, berarti sama dengan tahun ini. Namun, flat saja juga sudah bagus. Tapi kami berharap mudah-mudahan nanti mengalami perbaikan," katanya.

Ia mengatakan bahwa pada musim-musim tertentu seperti menjelang Lebaran, terdapat peningkatan penjualan mobil. Hal itu juga berlaku menjelang beberapa hari besar agama lain.

"Indonesia kan banyak musim. Hari Lebaran pada tahun depan masih Juli, itu berarti sekitar Juni jualan akan naik. Secara historis, sebulan sebelum perayaan akan naik. Februari ada Tahun Baru Tiongkok, menjelang Natal dan akhir tahun juga. Harapannya jualan akan bisa naik," katanya. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Penjualan Mobil Nasional per Oktober 2015 Turun 8 Persen

Penjualan Mobil Nasional per Oktober 2015 Turun 8 Persen

Bisnis | Sabtu, 28 November 2015 | 14:04 WIB

DP Sudah Turun, Masyarakat Masih Enggan Beli Kendaraan, Kenapa?

DP Sudah Turun, Masyarakat Masih Enggan Beli Kendaraan, Kenapa?

Otomotif | Selasa, 07 Juli 2015 | 05:16 WIB

Astra Masih Optimistis Kuasai 50 Persen Pasar Mobil

Astra Masih Optimistis Kuasai 50 Persen Pasar Mobil

Otomotif | Kamis, 04 Juni 2015 | 18:26 WIB

Penurunan Daya Beli Lemahkan Pasar Otomotif

Penurunan Daya Beli Lemahkan Pasar Otomotif

Bisnis | Jum'at, 01 Mei 2015 | 03:33 WIB

Terkini

3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari

3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari

Lifestyle | Senin, 26 Oktober 2026 | 10:27 WIB

Di Sela-sela Mengemas MBG, 2 Karyawan SPPG Lenteng Isap Sabu

Di Sela-sela Mengemas MBG, 2 Karyawan SPPG Lenteng Isap Sabu

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 10:26 WIB

Gunung Lokon Didominasi Gempa Vulkanik Dangkal, Status Waspada

Gunung Lokon Didominasi Gempa Vulkanik Dangkal, Status Waspada

Sulsel | Senin, 26 Oktober 2026 | 10:25 WIB

Jadwal MotoGP Malaysia 2026: Apakah Jorge Martin Bisa Membalikkan Keadaan?

Jadwal MotoGP Malaysia 2026: Apakah Jorge Martin Bisa Membalikkan Keadaan?

Your Say | Senin, 26 Oktober 2026 | 10:23 WIB

Said Iqbal: 19 Juta Lapangan Kerja itu Janji Gibran, Bukan Prabowo

Said Iqbal: 19 Juta Lapangan Kerja itu Janji Gibran, Bukan Prabowo

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 10:18 WIB

Hujan Buatan Jadi Jurus Baru Jakarta Sapu Polusi Udara

Hujan Buatan Jadi Jurus Baru Jakarta Sapu Polusi Udara

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 10:13 WIB

Kabut Asap Memburuk, Pemkot Palu Perpanjang Sekolah Daring

Kabut Asap Memburuk, Pemkot Palu Perpanjang Sekolah Daring

Sulsel | Senin, 26 Oktober 2026 | 10:12 WIB

Berapa Harga Blush On Inez? Intip Pilihan Warna dan Kesan Pembeli

Berapa Harga Blush On Inez? Intip Pilihan Warna dan Kesan Pembeli

Lifestyle | Senin, 26 Oktober 2026 | 10:11 WIB

UPH Masuk Top=5 PTS Indonesia di THE WUR 2027, Tempati Peringkat 1.8012.000 Dunia

UPH Masuk Top=5 PTS Indonesia di THE WUR 2027, Tempati Peringkat 1.8012.000 Dunia

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 10:09 WIB

Pemutihan Denda Pajak di Pekanbaru Diperpanjang hingga 31 Oktober 2026

Pemutihan Denda Pajak di Pekanbaru Diperpanjang hingga 31 Oktober 2026

Riau | Senin, 26 Oktober 2026 | 10:02 WIB

×