Indonesia Masih Euro2, Isuzu Sulit Bawa mu-X Blue Power

Tomi Tresnady, Insan Akbar Krisnamusi

Selasa, 09 Agustus 2016 | 09:41 WIB
Indonesia Masih Euro2, Isuzu Sulit Bawa mu-X Blue Power
Iklan Isuzu mu-Max Blue Power di Thailand. [YouTube]

Alih-alih membawa mu-X termutakhir bermesin diesel 1.9 l Ddi Blue Power, Isuzu meluncurkan versi facelift mu-X dengan mesin diesel lama 2.5 l. Standar emisi gas buang Indonesia yang rendah dan jauh ketinggalan membuat Isuzu sulit menerjunkan mu-X bermesin Blue Power itu ke pasar domestik.

Mu-X diesel 1.9 Ddi Blue Power baru saja diluncurkan dalam Bangkok International Motor Show 2016, Maret lalu, untuk menggantikan varian 2.5 l di pasar Thailand. Kehadirannya membuat mu-X sport utility vehicle (SUV) pertama di dunia dengan kapasitas mesin diesel sekecil itu.

Direktur Pengembangan Produk LCV PT Isuzu Astra Motor Edy J. Oekasah menjelaskan standar emisi Indonesia yang masih Euro2 menjadi tembok penghalang menghadirkan model ini.

"Ini (mu-X 1.9 l) dikembangkan untuk Euro4, Euro5, Euro6. Harus ada tambahan biaya agar bisa dipakai di Euro2, dengan kondisi tambahan tidak memakai Pertadex tapi solar. Artinya, biayanya menjadi dua kali," papar Edy dalam peluncuran mu-X facelift di Jakarta Senin (8/8/2016) .

Tambahan biaya untuk menurunkan spesifikasi mu-X 1.9 l, kata dia, membuat harga jualnya melambung jika diboyong ke pasar otomotif Indonesia. "Yang jadi perhatian kami adalah masalah harga."

Adapun mu-X diesel 1.9 Ddi Blue Power, menurut Auto Industriya, menggelontorkan tenaga 150 PS di 3.600 rpm dan torsi 350 Nm di 1.8..-2.600 rpm. Meski bermesin kecil, tenaga dan torsinya lebih besar 14 PS dan 20 Nm dibanding mesin 2.5 liter.

Isuzu juga mengklaim mu-X diesel 1.9 l Ddi Blue Power 19 persen lebih hemat konsumsi BBM dan hanya mengeluarkan emisi sebesar 161 gram CO2/km.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Eksterior Isuzu D-Max Anyar Terinspirasi Ikan Paus

Eksterior Isuzu D-Max Anyar Terinspirasi Ikan Paus

Otomotif | Senin, 08 Agustus 2016 | 16:39 WIB

Isuzu Hadirkan Varian Mewah mu-X, Kompetitor Toyota Fortuner

Isuzu Hadirkan Varian Mewah mu-X, Kompetitor Toyota Fortuner

Otomotif | Senin, 08 Agustus 2016 | 14:47 WIB

Isuzu Elf NMR 71 Disenjatai 71 Fitur Baru

Isuzu Elf NMR 71 Disenjatai 71 Fitur Baru

Otomotif | Jum'at, 13 Mei 2016 | 18:24 WIB

Isuzu Batal Hentikan Penjualan Panther

Isuzu Batal Hentikan Penjualan Panther

Otomotif | Selasa, 19 Januari 2016 | 12:17 WIB

Isuzu Sasar Negara Pengguna Truk EURO2

Isuzu Sasar Negara Pengguna Truk EURO2

Otomotif | Senin, 07 Desember 2015 | 14:28 WIB

Tahun depan, Isuzu Fokus Pada Segmen Infrastruktur

Tahun depan, Isuzu Fokus Pada Segmen Infrastruktur

Otomotif | Jum'at, 04 Desember 2015 | 23:01 WIB

Model Baru Truk 'Kelas Berat' Isuzu Debut di Tokyo Motor Show

Model Baru Truk 'Kelas Berat' Isuzu Debut di Tokyo Motor Show

Otomotif | Jum'at, 30 Oktober 2015 | 15:05 WIB

Isuzu MU-X Baru Dijual Rp443 Juta

Isuzu MU-X Baru Dijual Rp443 Juta

Otomotif | Kamis, 09 Juli 2015 | 19:49 WIB

Pembangunan Pabrik Baru Isuzu Telan Rp1,7 Triliun

Pembangunan Pabrik Baru Isuzu Telan Rp1,7 Triliun

Otomotif | Selasa, 07 April 2015 | 18:53 WIB

Isuzu Sanggupi Tantangan Pemerintah

Isuzu Sanggupi Tantangan Pemerintah

Otomotif | Selasa, 07 April 2015 | 17:48 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×