Yamaha-Honda Divonis Lakukan Kartel, Apa Respons Yamaha Jepang?

Tomi Tresnady, Insan Akbar Krisnamusi

Jum'at, 03 Maret 2017 | 13:30 WIB
Yamaha-Honda Divonis Lakukan Kartel, Apa Respons Yamaha Jepang?
Yamaha New Fino Grande. (Suara.com/Insan A. Krisnamusi)

Suara.com - Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) telah memvonis Yamaha-Honda telah terbukti melakukan kartel harga skuter otomatis (skutik) 110 cc dan 125 cc di periode 2013-2014, meski kedua pabrikan ini tetap membantah dan akan melakukan banding.

Yamaha Jepang pun, menurut agen pemegang merek Yamaha di Indonesia, terus memantau masalah ini. Hal ini dikatakan oleh General Manager Public Relations and After Sales PT. Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) M. Abidin.

"Mereka meminta untuk terus berkonsultasi dan meng-update status perkembangannya," ucap Abidin saat ditemui Suara.com, belum lama ini di Jakarta.

KPPU dalam sidang pembacaan putusan yang berlangsung pada 20 Februari, memvonis Yamaha-Honda melakukan kartel. Yamaha dan Honda sendiri seusai sidang membantah putusan tersebut dan menegaskan akan banding ke pengadilan negeri.

Honda menyatakan bahwa KPPU hanya menyimpulkan dari sisi mereka sendiri, tanpa mendengar dan memperhatikan bukti-bukti dari kedua terlapor. Sedangkan Yamaha menilai ada pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan KPPU sejak awal proses investigasi.

Abidin, dalam wawancaranya sekali lagi menjelaskan bahwa dua faktor yang dituduhkan KPPU yakni adanya kesepakatan untuk menaikkan harga dan adanya profit berlebih tak terbukti.

Barang bukti yang diajukan KPPU yaitu surat elektronik di internal Yamaha berisi permintaan eksekutif Yamaha untuk ikut menaikkan harga seperti Honda menurut dia tidak bisa dijadikan dasar.

"Para saksi ahli seperti Faisal Basri dan Sofjan Wanandi sudah katakan bahwa pasar (skutik) ini sudah merupakan pasar oligopoli, di mana pasar sudah mature, produk-produk sudah sangat kuat, dan pemainnya sudah sedikit sehingga keputusan market leader (Honda) sangat berpengaruh ke pemain-pemain di bawahnya," papar Abidin.

Ia juga menyangkal adanya profit berlebih yang dituduhkan KPPU. Harga kosong skutik Yamaha sekeluarnya dari pabrik di periode itu, katanya, adalah Rp9,3 juta dan 43 persen dari harga jual yang diberikan ke konsumen bukan lari ke YIMM tapi ke pajak, biaya kirim, dan profit diler.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bocoran Foto Diduga Yamaha V-Ixion Terbaru Tersebar!

Bocoran Foto Diduga Yamaha V-Ixion Terbaru Tersebar!

Otomotif | Kamis, 02 Maret 2017 | 08:18 WIB

Yamaha Ambisi Jual 3.000 Unit Motor ke Pengemudi GrabBike

Yamaha Ambisi Jual 3.000 Unit Motor ke Pengemudi GrabBike

Otomotif | Rabu, 01 Maret 2017 | 19:13 WIB

Pasar Stagnan, Yamaha Geber Sektor Fleet

Pasar Stagnan, Yamaha Geber Sektor Fleet

Otomotif | Rabu, 01 Maret 2017 | 15:30 WIB

Yamaha Fokus pada Nmax, Xmax, Tmax di 2017

Yamaha Fokus pada Nmax, Xmax, Tmax di 2017

Otomotif | Rabu, 01 Maret 2017 | 13:16 WIB

Sebut Vinales Lebih Baik dari Lorenzo, Ini Penjelasan Rossi

Sebut Vinales Lebih Baik dari Lorenzo, Ini Penjelasan Rossi

News | Selasa, 28 Februari 2017 | 19:50 WIB

Rossi Usung Dua Ambisi Tahun Ini, Salah Satunya Ingin Punya Anak

Rossi Usung Dua Ambisi Tahun Ini, Salah Satunya Ingin Punya Anak

News | Selasa, 28 Februari 2017 | 19:02 WIB

Yamaha Rilis MT-10 Tourer Edition di Eropa

Yamaha Rilis MT-10 Tourer Edition di Eropa

Otomotif | Selasa, 28 Februari 2017 | 17:26 WIB

Ekspor Komponen Mobil Honda di 2017 Bernilai Rp2,5 T

Ekspor Komponen Mobil Honda di 2017 Bernilai Rp2,5 T

Otomotif | Selasa, 28 Februari 2017 | 11:09 WIB

Terkini

Tiga Anggota Polri Jadi Tersangka Penyadapan Ilegal, Irwasum Tegaskan Bukan Kebijakan Institusi

Tiga Anggota Polri Jadi Tersangka Penyadapan Ilegal, Irwasum Tegaskan Bukan Kebijakan Institusi

Jatim | Selasa, 03 November 2026 | 22:46 WIB

Hidangan Rumahan dan Suasana Hangat di Uma Oma Cafe Blok M, Ada Nasi Iga Penyet hingga Putu Cake

Hidangan Rumahan dan Suasana Hangat di Uma Oma Cafe Blok M, Ada Nasi Iga Penyet hingga Putu Cake

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 22:43 WIB

Yusril Ungkap Dugaan Penyadapan Prabowo Dimulai Tak Lama Setelah Pelantikan Presiden

Yusril Ungkap Dugaan Penyadapan Prabowo Dimulai Tak Lama Setelah Pelantikan Presiden

News | Selasa, 03 November 2026 | 22:40 WIB

Pangi Syarwi Sebut Penyadapan Prabowo sebagai Operasi Makar, Singgung Geng Solo

Pangi Syarwi Sebut Penyadapan Prabowo sebagai Operasi Makar, Singgung Geng Solo

News | Selasa, 03 November 2026 | 22:28 WIB

Pria di Medan Ditemukan Tewas dalam Gorong-gorong, Diduga Hendak Curi Kabel

Pria di Medan Ditemukan Tewas dalam Gorong-gorong, Diduga Hendak Curi Kabel

Sumut | Selasa, 03 November 2026 | 22:27 WIB

Listyo Sigit Jadi Tersangka, Polri Didesak Bongkar Dalang Penyadapan

Listyo Sigit Jadi Tersangka, Polri Didesak Bongkar Dalang Penyadapan

News | Selasa, 03 November 2026 | 22:10 WIB

Prabowo hingga Menteri Diduga Disadap, Yusril Sebut Belum Ada Indikasi Makar

Prabowo hingga Menteri Diduga Disadap, Yusril Sebut Belum Ada Indikasi Makar

News | Selasa, 03 November 2026 | 22:04 WIB

Hasil Lengkap I League Cup: Persija Imbang, Persebaya dan Persijap Dipermalukan Tim Championship

Hasil Lengkap I League Cup: Persija Imbang, Persebaya dan Persijap Dipermalukan Tim Championship

Bola | Selasa, 03 November 2026 | 22:00 WIB

Bulog Pastikan 4,6 Juta Ton Cadangan Beras Pemerintah Terjaga Mutunya Jelang Akhir Tahun

Bulog Pastikan 4,6 Juta Ton Cadangan Beras Pemerintah Terjaga Mutunya Jelang Akhir Tahun

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 21:59 WIB

Resmi Tersangka, Jenderal Listyo Sigit Cs Diduga Sadap Telepon Prabowo Sejak 2025

Resmi Tersangka, Jenderal Listyo Sigit Cs Diduga Sadap Telepon Prabowo Sejak 2025

News | Selasa, 03 November 2026 | 21:55 WIB

×