Array

Harga Mobil Listrik Bisa Saingi Mobil 'Kuno' setelah 2025

Kamis, 11 Mei 2017 | 20:14 WIB
Harga Mobil Listrik Bisa Saingi Mobil 'Kuno' setelah 2025
Chevrolet Bolt. [Shutterstock]

Suara.com - Mobil berteknologi kuno, yang mengandalkan mesin berbahan bakar minyak, saat ini dinilai masih lebih ekonomis dibanding mobil listrik. Tapi, hal itu bisa berubah setelah 2025.

Lebih ekonomisnya mobil bermesin bensin atau diesel dibanding mobil listrik saat ini, berkaitan dengan ongkos produksi, juga berbagai keterbatasan mobil listrik.

"Ongkos pembuatan baterai yang mahal, keterbatasan pada jarak tempuh, serta waktu pengisian daya yang masih relatif lama akan membuat mobil listrik belum bakal memiliki keunggulan ekonomis dibanding mobil mesin bensin atau diesel hingga 2025," nilai Chief Financial Officer Continental AG Wolfgang Schaefer, seperti diwartakan Bloomberg, belum lama ini.

Continental AG sendiri merupakan perusahaan pemasok komponen dan suku cadang. Banyak di antara konsumen Continental AG merupakan pabrikan-pabrikan besar dunia.

Lebih lanjut, Schaefer sendiri tak memungkiri bahwa ke depannya hal itu bisa berubah. Ia juga menyadari pasar mobil listrik akan berkembang dan menguntungkan di masa depan, termasuk bagi Continental AG yang kelak memasok berbagai komponen mobil listrik, dengan harga lebih mahal dibanding komponen mobil 'kuno', bagi para kliennya.

"Para klien kami memiliki sederet mobil listrik yang menunggu untuk diluncurkan pada 2019 serta 2020. Mereka, dan kami juga, bakal siap mempersiapkan mobil-mobil listrik itu," ungkapnya.

Pasar mobil listrik memang terus bertumbuh, dibantu oleh semakin ketatnya regulasi emisi gas buang dan tingkat konsumsi bahan bakar minyak di berbagai negara. Tak hanya itu, berbagai insentif bagi mobil listrik dari pemerintah negara-negara maju pun ijut menyuburkan pasar mobil listrik.

Penjualan mobil listrik di Eropa, pada kuartal satu 2017, loncat 36 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya menjadi 235.438 unit. Total registasi mobil baru di Eropa sendiri di tiga bulan pertama tahun ini adalah 1,94 juta kendaraan.

Berbagai pabrikan makin gahar pula berinvestasi super besar demi meneliti plus mengembangkan mobil listrik. Sebutnya misalnya Volkswagen, Mercedes-Benz, BMW, General Motors, Nissan, dan lain-lain.

Baca Juga: Inden Mobil Listrik Murah Tesla Model 3 Terus Membengkak

Saat ini juga muncul mobil-mobil listrik berharga relatif terjangkau seperti Chevrolet Bolt yang berkisar di Rp400 juta-an di Amerika Serikat. Pada akhir tahun, Tesla juga mulai mengaspalkan Model 3 di kisaran banderol tak terlalu jauh berbeda di 'Negeri Paman Sam'.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI