Honda PCX Sudah Ada Versi Listrik, Yamaha Nmax Akan Menyusul?

Dythia Novianty, Insan Akbar Krisnamusi

Kamis, 02 November 2017 | 13:10 WIB
Honda PCX Sudah Ada Versi Listrik, Yamaha Nmax Akan Menyusul?
Varian terbaru skutik Yamaha NMax dengan warna merah matte. (Dok Yamaha/Suara.com).

Suara.com - Honda baru saja memperkenalkan PCX versi hibrida dan listrik kepada dunia, juga memastikan keduanya bakal diproduksi dan diluncurkan di Indonesia tahun depan. Menanggapi hal ini Yamaha mengatakan bahwa mereka memiliki strategi berbeda untuk Nmax, meski mengubahnya menjadi motor listrik adalah sesuatu yang relatif mudah.

Seperti diketahui, PCX dan Nmax adalah dua skuter otomatis (skutik) sekelas yang sama-sama bermesin 150 cc. Di Indonesia, Nmax berhasil mengungguli PCX karena harga jualnya yang lebih rendah berkat lokalisasi produksi.

Honda lalu memperlihatkan PCX versi hibrida serta listrik di Tokyo Motor Show 2017, 25 Oktober-5 November di Tokyo Big Sight. PT. Astra Honda Motor, agen pemegang merek pabrikan ini di Indonesia, menjelaskan bahwa kedua model ini akan menyambangi Indonesia di 2018.

Merespons kabar tersebut, Wakil Presiden Eksekutif dan Chief Operating Officer PT. Yamaha Indonesia Motor Manufacturing, Dyonisius Beti, menjelaskan bahwa Nmax bisa saja diubah menjadi bertenaga listrik. Mengonversi motor bermesin konvensional menjadi bertenaga listrik menurutnya hal yang lebih mudah ketimbang membuat motor listrik dari nol.

Secara kemampuan manufaktur, ia mengklaim pabrik Yamaha sebenarnya juga sudah mampu merakit motor listrik. Namun, Yamaha belum berpikir ke arah sana.

Strategi Yamaha untuk Nmax saat ini, papar Dyonisius, masihlah menaruhnya di segmen skutik bermesin konvensional 150 cc yang besar.

"Mereka (Honda) strateginya beda karena mungkin harga (PCX) enggak murah, jadi ambil yang mahal sekalian," nilai Dyonisius ketika ditemui dalam konferensi pers dimulainya tes pasar motor listrik Yamaha, Rabu (1/11/2017) kemarin di Jakarta.

"Kami strateginya beda. Bisa saja Nmax diubah menjadi versi listrik. Tapi belum ada rencana," lanjut dia.

Yamaha sendiri selama sudah mengungkapkan saat ini mereka baru memulai tes pasar motor listrik. Di dalam tes pasar tersebut, terdapat uji coba skutik listrik E-Vino selama sebulan ke depan di empat lokasi yaitu Kebun Raya Bogor, Universitas Pelita Harapan, PT. Mitsubishi Motors Krama Yudha Indonesia, dan The Breeze BSD.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Honda PCX Hibrida dan Listrik Diproduksi di Indonesia pada 2018

Honda PCX Hibrida dan Listrik Diproduksi di Indonesia pada 2018

Otomotif | Kamis, 02 November 2017 | 10:17 WIB

Kocak! Ternyata Ini Fungsi Lain Bagasi Yamaha NMAX

Kocak! Ternyata Ini Fungsi Lain Bagasi Yamaha NMAX

Otomotif | Selasa, 10 Oktober 2017 | 06:15 WIB

Yamaha Nmax Merajalela, Kapan Honda Hadirkan Pesaing?

Yamaha Nmax Merajalela, Kapan Honda Hadirkan Pesaing?

Otomotif | Senin, 19 Juni 2017 | 13:50 WIB

Usai Nmax Laris Manis, Skutik-skutik 150 Cc Baru Bermunculan

Usai Nmax Laris Manis, Skutik-skutik 150 Cc Baru Bermunculan

Otomotif | Senin, 22 Mei 2017 | 10:46 WIB

India Geser Cina Kuasai Kendaraan Roda Dua

India Geser Cina Kuasai Kendaraan Roda Dua

Otomotif | Minggu, 07 Mei 2017 | 19:45 WIB

"Momen Terbaik Bersama yang Tercinta" Patut Dirayakan

"Momen Terbaik Bersama yang Tercinta" Patut Dirayakan

Otomotif | Kamis, 13 April 2017 | 00:01 WIB

Terkini

WNI 18 Tahun Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Ada Barbuk 25 Kg Sabu dan Heroin

WNI 18 Tahun Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Ada Barbuk 25 Kg Sabu dan Heroin

News | Sabtu, 19 September 2026 | 12:31 WIB

The Taming of the Shrew: Ketika Cinta, Kekuasaan, dan Gender Saling Berhadapan

The Taming of the Shrew: Ketika Cinta, Kekuasaan, dan Gender Saling Berhadapan

Your Say | Sabtu, 19 September 2026 | 12:30 WIB

Cara Resmi Cek Nomor Rekening Penipu atau Bukan, Begini Langkah-langkahnya

Cara Resmi Cek Nomor Rekening Penipu atau Bukan, Begini Langkah-langkahnya

Tekno | Sabtu, 19 September 2026 | 12:28 WIB

Menkes Sentil Penikmat Dubai Chewy Cookie, Makan 1 Biji Perlu Lari 10 Kilometer

Menkes Sentil Penikmat Dubai Chewy Cookie, Makan 1 Biji Perlu Lari 10 Kilometer

Lifestyle | Sabtu, 19 September 2026 | 12:25 WIB

Sinopsis Revenge, Drama China Terbaru Lu Yu Xiao dan Zhang Ling He di WeTV

Sinopsis Revenge, Drama China Terbaru Lu Yu Xiao dan Zhang Ling He di WeTV

Your Say | Sabtu, 19 September 2026 | 12:20 WIB

Manfaat Ekosistem Gambut dan Peran Karbon untuk Satwa dan Manusia

Manfaat Ekosistem Gambut dan Peran Karbon untuk Satwa dan Manusia

Your Say | Sabtu, 19 September 2026 | 12:19 WIB

Selain Ucap Goblok pada HUT PAN, Prabowo Juga Sebut Surah Al-Baqarah Ayat 191, Apa Maknanya?

Selain Ucap Goblok pada HUT PAN, Prabowo Juga Sebut Surah Al-Baqarah Ayat 191, Apa Maknanya?

News | Sabtu, 19 September 2026 | 12:17 WIB

Pemula Wajib Tahu! 4 Cara Pilih Raket Badminton Biar Gak Salah Beli

Pemula Wajib Tahu! 4 Cara Pilih Raket Badminton Biar Gak Salah Beli

Lifestyle | Sabtu, 19 September 2026 | 12:15 WIB

5 Perbedaan Garment Steamer Gantung vs Setrika Uap Biasa, Ini Kelebihan Keduanya

5 Perbedaan Garment Steamer Gantung vs Setrika Uap Biasa, Ini Kelebihan Keduanya

Lifestyle | Sabtu, 19 September 2026 | 12:05 WIB

Sentil Sindiran Prabowo ke Pakar, Pengamat: Kebijakan Harus Berbasis Data, Bukan Saling Merendahkan

Sentil Sindiran Prabowo ke Pakar, Pengamat: Kebijakan Harus Berbasis Data, Bukan Saling Merendahkan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 12:03 WIB

×