NCAP Tetapkan Standar Pengujian Baru bagi Kendaraan

RR Ukirsari Manggalani | Manuel Jeghesta Nainggolan | Suara.com

Jum'at, 26 Oktober 2018 | 07:00 WIB
NCAP Tetapkan Standar Pengujian Baru bagi Kendaraan
Ilustrasi mobil masa depan [Shutterstock].

Suara.com - European New Car Assessment Programme (Euro NCAP) sebagai lembaga yang bertanggung jawab terhadap keamanan kendaraan yang baru meluncur dari pabrik, belum lama ini menetapkan sebuah standar baru untuk pengujian.

Langkah ini diambil berdasarkan semakin banyaknya fitur yang digunakan pada setiap kendaraan. Dengan begitu, NCAP juga akan melakukan penilaian terhadap fitur-fitur yang digunakan.

Saat ini memang belum ada kendaraan yang dipasarkan dengam sistem otonom penuh. Namun dari studi yang dilakukan Euro NCAP, lebih dari 70 persen pengemudi berpikir bila telah dilansir mobil dengan fitur otonom penuh.

"Pesan yang ingin disampaikan Euro NCAP lewat tes ini cukup jelas, mobil dengan sistem bantuan mengemudi paling canggih sekalipun masih memerlukan kewaspadaan dan perhatian dari pengemudi di balik setir. Fitur-fitur keselamatan baik aktif maupun pasif itu berfungsi sebagai peranti bantu untuk menunjang keselamatan," ujar Michael van Ratingen, Sekretaris umum Euro NCAP, melalui laman resmi NCAP.

Dari hasil evaluasi sistem-sistem otonom atau swakemudi yang terdapat pada kendaraan modern, total ada 10 model mobil dengan sistem otonom yang akan diujikan. Antara lain BMW Seri 5, Ford Focus, Mercedes-Benz C Class, Audi A6, Nissan LEAF, Hyundai Nexo, Tesla Model S, Toyota Corolla, DS 7 Crossback, dan Volvo V60.

Model-model ini sudah dilengkapi dengan fitur adaptive cruise control, lane centering system, dan speed assist system (terkait bantuan pengereman).

Hasil dari pengujian menunjukkan bila secara umum DS dan BMW memberikan bantuan berkemudi paling minimum, sementara Tesla menjanjikan otomatisasi berkendara paling tinggi. Namun dari sistem kemudi semi-otonom yang terlalu baik juga teranyata malah bisa membahayakan.

Catatan lain yang ditemukan, kesepuluh pabrikan sebenarnya menjelaskan keterbatasan sistem otonom dengan cukup jelas dalam buku panduan manual. Hanya, BMW dan Tesla dianggap bisa memberikan informasi yang keliru.

Pasalnya kedua pabrikan memperagakan adegan lepas tangan dari setir kemudi untuk kebutuhan publikasi. Hal ini dianggap bisa menggiring persepsi sistem kemudi otonom yang kurang tepat porsinya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Soal Swakemudi: Warga Britania Raya tetap Ingin Pegang Kendali

Soal Swakemudi: Warga Britania Raya tetap Ingin Pegang Kendali

Otomotif | Jum'at, 19 Oktober 2018 | 10:00 WIB

Volvo Tanamkan Sistem Kecerdasan Buatan untuk Mobil Otonom

Volvo Tanamkan Sistem Kecerdasan Buatan untuk Mobil Otonom

Otomotif | Jum'at, 12 Oktober 2018 | 11:15 WIB

Para Mantan Insinyur Apple Lahirkan Sistem Sensor Mobil Otonom

Para Mantan Insinyur Apple Lahirkan Sistem Sensor Mobil Otonom

Otomotif | Rabu, 03 Oktober 2018 | 11:00 WIB

Terkini

Bebas Gerah Isuzu TRAGA AC Siap Kawal Distribusi Barang di Seluruh Wilayah Indonesia

Bebas Gerah Isuzu TRAGA AC Siap Kawal Distribusi Barang di Seluruh Wilayah Indonesia

Otomotif | Rabu, 08 April 2026 | 15:05 WIB

5 Motor Listrik Jarak Tempuh di Atas 100 Kilometer bagi Pekerja Komuter

5 Motor Listrik Jarak Tempuh di Atas 100 Kilometer bagi Pekerja Komuter

Otomotif | Rabu, 08 April 2026 | 14:30 WIB

Strategi Mitsubishi Fuso Jaga Kelancaran Logistik Lewat Layanan Zero Down Time di GIICOMVEC 2026

Strategi Mitsubishi Fuso Jaga Kelancaran Logistik Lewat Layanan Zero Down Time di GIICOMVEC 2026

Otomotif | Rabu, 08 April 2026 | 14:08 WIB

GIICOMVEC 2026 Jadi Kiblat Solusi Transportasi dan Logistik Indonesia

GIICOMVEC 2026 Jadi Kiblat Solusi Transportasi dan Logistik Indonesia

Otomotif | Rabu, 08 April 2026 | 13:49 WIB

Kenapa Harga Tiket Pesawat Naik? Penerbangan Domestik Lebih Mahal dari Internasional

Kenapa Harga Tiket Pesawat Naik? Penerbangan Domestik Lebih Mahal dari Internasional

Otomotif | Rabu, 08 April 2026 | 13:11 WIB

Harga Mobil Suzuki S-Presso April 2026: Lincah, Irit, Pas Buat di Gang Sempit

Harga Mobil Suzuki S-Presso April 2026: Lincah, Irit, Pas Buat di Gang Sempit

Otomotif | Rabu, 08 April 2026 | 13:05 WIB

Motor Listrik MBG untuk Apa? Kepala SPPG Dapat Kendaraan Dinas Mewah

Motor Listrik MBG untuk Apa? Kepala SPPG Dapat Kendaraan Dinas Mewah

Otomotif | Rabu, 08 April 2026 | 12:34 WIB

Motor Listrik MBG Merek Apa? Model Trail Harga Fantastis Setara Mobil Xenia Bekas

Motor Listrik MBG Merek Apa? Model Trail Harga Fantastis Setara Mobil Xenia Bekas

Otomotif | Rabu, 08 April 2026 | 12:23 WIB

Berapa Total Biaya Pengadaan Motor Listrik Operasional Kepala SPPG? Setara Sehari Program MBG

Berapa Total Biaya Pengadaan Motor Listrik Operasional Kepala SPPG? Setara Sehari Program MBG

Otomotif | Rabu, 08 April 2026 | 11:50 WIB

Harga Fantastis Motor Listrik BGN, Padahal Ada Brand Lokal Lebih Murah

Harga Fantastis Motor Listrik BGN, Padahal Ada Brand Lokal Lebih Murah

Otomotif | Rabu, 08 April 2026 | 11:41 WIB