GIIAS 2019 Surabaya: Inilah Target Ekspor Otomotif Indonesia

RR Ukirsari Manggalani

Minggu, 31 Maret 2019 | 13:45 WIB
GIIAS 2019 Surabaya:  Inilah Target Ekspor Otomotif  Indonesia
Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartarto bercakap-cakap dengan Ketua Umum GAIKINDO, Yohannes Nangoi, pameran GIIAS The Series 2019 di Surabaya [Suara.com/Achmad Ali].

Suara.com - GAIKINDO Indonesia International Auto Show atau GIIAS 2019 The Series yang baru saja dibuka di Grand City, Kota Surabaya, Jumat (29/3/2019) oleh Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartarto berlangsung seru. Selain menyampaikan optimisme terhadap Making Indonesia 4.0, juga disampaikan sebuah target dalam sektor otomotif.

Dikutip dari kantor berita Antara (30/3/2019), Airlangga Hartarto mentargetkan ekspor otomotif nasional bisa menembus 450 ribu unit pada 2019, seiring dengan optimalisasi komponen lokal yang semakin meningkat setiap tahunnya.

"Tahun kemarin, ekspor kendaraan roda empat (R4) CBU (Completely Built-Up) sudah menyentuh di angka 264 ribu unit, dan dalam bentuk CKD (Completely Knock-Down) sekitar 82 ribu unit, sehingga total menembus 346 ribu unit. Tahun ini ditargetkan bisa menembus 400-450 ribu unit," papar Menperin saat membuka GIIAS 2019 di Surabaya.

Menperin menyatakan bahwa industri otomotif saat ini sudah menjadi salah satu sektor manufaktur andalan dalam menopang pertumbuhan ekonomi nasional. Oleh karena itu, pemerintah memberikan prioritas pengembangan agar semakin berdaya saing global terutama di tengah bergulirnya era digital.

"Pemerintah bertekad untuk terus menciptakan iklim usaha yang kondusif agar mampu mendorong penambahan investasi baru maupun perluasan usaha di sektor industri otomotif," tandas Menperin.

Airlangga Hartarto juga menambahkan bahwa produk otomotif nasional saat ini telah diakui kompetitif di kancah internasional. Daya saing ini tidak terlepas dari pengoptimalan komponen lokal.

"TKDN (Tingkat Komponen Dalam Negeri) ini menjadi kunci keberhasilan dari sektor industri otomotif nasional, yang diharapkan mampu menjadi hub bagi pasar ASEAN bahkan di tingkat Asia," tandasnya.

Keunggulan itupun tercermin dari pencapaian ekspor sebesar 346 ribu unit atau setara 4,78 miliar dolar Amerika Serikat (AS) pada 2018.

baca juga

GAIKINDO juga mencatat, volume ekspor mobil CBU Indonesia mencapai 264.553 unit pada 2018 atau naik 14,4 persen dibandingkan tahun sebelumnya sebesar 231.169 unit.

Kenaikan juga dialami ekspor komponen yang tercatat di angka 86,6 juta pcs pada 2018 atau tumbuh 6,6 persen dibanding tahun sebelumnya, yang mencapai sebanyak 81,2 juta unit.

Kinerja positif lainnya ditunjukkan melalui pencapaian produksi kendaraan R4 pada 2018 yang menembus hingga 1,34 juta unit atau setara 13,76 miliar dolar AS.

"Untuk pasar domestik, Indonesia lebih unggul dari Thailand. Kami mentargetkan, produksi nanti bisa mencapai 1,5 juta unit pada 2020," ujar Menperin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menperin: Progres Kendaraan LCGC Saat Ini "Mantul", Mantap Betul

Menperin: Progres Kendaraan LCGC Saat Ini "Mantul", Mantap Betul

Otomotif | Jum'at, 29 Maret 2019 | 19:30 WIB

Inilah Alasan, Mengapa Surabaya Jadi Kota Pembuka GIIAS 2019

Inilah Alasan, Mengapa Surabaya Jadi Kota Pembuka GIIAS 2019

Otomotif | Jum'at, 29 Maret 2019 | 18:30 WIB

Buka GIIAS Surabaya 2019, Menperin: Industri Otomotif Andalan Kita

Buka GIIAS Surabaya 2019, Menperin: Industri Otomotif Andalan Kita

Otomotif | Jum'at, 29 Maret 2019 | 15:46 WIB

Terkini

Kia Seltos akan Lahir Kembali? Begini Spesifikasi Calon Penantang HR-V Terbaru

Kia Seltos akan Lahir Kembali? Begini Spesifikasi Calon Penantang HR-V Terbaru

Otomotif | Minggu, 05 Juli 2026 | 19:00 WIB

5 Motor 125cc Paling Murah buat Pelajar: Irit Bensin, Powerful, Perawatan Nggak Nyusahin

5 Motor 125cc Paling Murah buat Pelajar: Irit Bensin, Powerful, Perawatan Nggak Nyusahin

Otomotif | Minggu, 05 Juli 2026 | 18:00 WIB

Benarkah Penjualan Mobil LCGC Menurun? Begini Data 2025 vs 2026

Benarkah Penjualan Mobil LCGC Menurun? Begini Data 2025 vs 2026

Otomotif | Minggu, 05 Juli 2026 | 17:01 WIB

Bedah Data: Mobil Terlaris Hyundai Tipe Apa? Ini yang Jadi Tulang Punggungnya

Bedah Data: Mobil Terlaris Hyundai Tipe Apa? Ini yang Jadi Tulang Punggungnya

Otomotif | Minggu, 05 Juli 2026 | 16:29 WIB

Repsol Perkuat Segmen Mobil Premium Lewat Peluncuran GXR Euro

Repsol Perkuat Segmen Mobil Premium Lewat Peluncuran GXR Euro

Otomotif | Minggu, 05 Juli 2026 | 15:05 WIB

Pembuktian Kualitas Pelumas Premium di Medan Ekstrem Samosir dan Danau Toba

Pembuktian Kualitas Pelumas Premium di Medan Ekstrem Samosir dan Danau Toba

Otomotif | Minggu, 05 Juli 2026 | 13:25 WIB

Repsol Lubricants Indonesia Ramaikan Japanese Bike Fest Dukung Komunitas Motor Klasik

Repsol Lubricants Indonesia Ramaikan Japanese Bike Fest Dukung Komunitas Motor Klasik

Otomotif | Minggu, 05 Juli 2026 | 13:00 WIB

Cara Membedakan Mitsubishi Lancer Evo Asli dan Evo Convert Menurut Pakar, Harga 40 Jutaan

Cara Membedakan Mitsubishi Lancer Evo Asli dan Evo Convert Menurut Pakar, Harga 40 Jutaan

Otomotif | Minggu, 05 Juli 2026 | 12:19 WIB

Penjualan Daihatsu Melonjak 27 Persen pada Juni 2026 Gran Max Jadi Penopang Utama

Penjualan Daihatsu Melonjak 27 Persen pada Juni 2026 Gran Max Jadi Penopang Utama

Otomotif | Minggu, 05 Juli 2026 | 12:05 WIB

IPONE Perkuat Skena Kustom Culture Indonesia Melalui Ajang Iron Pipe 2026 di Bandung

IPONE Perkuat Skena Kustom Culture Indonesia Melalui Ajang Iron Pipe 2026 di Bandung

Otomotif | Minggu, 05 Juli 2026 | 11:10 WIB

×