Catat: Menperin Pasang Target Ekspor Otomotif Nasional 400 Ribu Unit

RR Ukirsari Manggalani, Manuel Jeghesta Nainggolan

Selasa, 02 April 2019 | 14:00 WIB
Catat: Menperin Pasang Target Ekspor Otomotif Nasional 400 Ribu Unit
Pemerintah akan mempermudah kalangan usaha khususnya dunia otomotif dalam melakukan ekspor kendaraan dalam bentuk jadi (CBU). [Suara.com/Achmad Fauzi].

Suara.com - Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartarto mengatakan, produk otomotif nasional saat ini telah diakui kompetitif di kancah internasional. Menurut Menperin, daya saing ini tidak terlepas dari pengoptimalan komponen lokal yang semakin meningkat.

"TKDN (Tingkat Komponen Dalam Negeri) ini menjadi kunci keberhasilan dari sektor industri otomotif nasional, yang diharapkan mampu menjadi hub bagi pasar ASEAN bahkan di tingkat Asia," jelas Airlangga Hartarto.

Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartarto meninjau both-both pameran GIIAS The Series 2019 di Surabaya [Suara.com/Achmad Ali].
Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartarto meninjau berbagai both pameran GIIAS The Series 2019 di Surabaya [Suara.com/Achmad Ali].

Ia menambahkan, keunggulan itupun tercermin dari pencapaian ekspor sebesar 346 ribu unit atau setara dengan 4,78 miliar dolar Amerika Serikat (AS) pada 2018.

"Tahun kemarin, ekspor mobil CBU (Completely Built-Up) sudah menyentuh di angka 264 ribu unit, dan dalam bentuk CKD (Copletely Knock-Down) sekitar 82 ribu unit, sehingga total menembus 346 ribu unit. Tahun ini ditargetkan bisa menembus 400-450 ribu unit,” ungkap Menperin.

Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO), volume ekspor mobil CBU Indonesia mencapai 264.553 unit pada 2018 atau naik 14,4 persen dibanding tahun sebelumnya sebesar 231.169 unit.

Kenaikan juga dialami ekspor komponen yang tercatat di angka 86,6 juta pcs pada 2018 atau tumbuh 6,6 persen dibanding tahun sebelumnya sebanyak 81,2 juta keping.

Kinerja positif lainnya ditunjukkan melalui pencapaian produksi kendaraan roda empat (R4) atau lebih pada tahun 2018 yang memembus hingga 1,34 juta unit atau setara 13,76 miliar dolar AS.

"Kalau pasar domestik, kita lebih unggul dari Thailand. Kami mentargetkan, produksinya nanti bisa mencapai 1,5 juta unit pada 2020,” tutur Airlangga Hartarto.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

GIIAS 2019 Surabaya:  Inilah Target Ekspor Otomotif  Indonesia

GIIAS 2019 Surabaya: Inilah Target Ekspor Otomotif Indonesia

Otomotif | Minggu, 31 Maret 2019 | 13:45 WIB

Menperin Targetkan Ekspor Otomotif Tembus 450.000 Unit di 2019

Menperin Targetkan Ekspor Otomotif Tembus 450.000 Unit di 2019

Otomotif | Sabtu, 30 Maret 2019 | 04:05 WIB

Inilah Alasan, Mengapa Surabaya Jadi Kota Pembuka GIIAS 2019

Inilah Alasan, Mengapa Surabaya Jadi Kota Pembuka GIIAS 2019

Otomotif | Jum'at, 29 Maret 2019 | 18:30 WIB

Terkini

Mitos Baterai Mobil Listrik Cepat Rusak Mulai Terpatahkan Data Lapangan

Mitos Baterai Mobil Listrik Cepat Rusak Mulai Terpatahkan Data Lapangan

Otomotif | Senin, 06 Juli 2026 | 20:25 WIB

Mobil Keluaran 90-an yang Direkomendasikan Pakar: Desain Timeless, Bertenaga, Lebih Murah dari Motor

Mobil Keluaran 90-an yang Direkomendasikan Pakar: Desain Timeless, Bertenaga, Lebih Murah dari Motor

Otomotif | Senin, 06 Juli 2026 | 18:42 WIB

Bedah Data: Penjualan Mobil Listrik Polytron 2026 Kalahkan Brand Tenar dari Jepang dan Jerman

Bedah Data: Penjualan Mobil Listrik Polytron 2026 Kalahkan Brand Tenar dari Jepang dan Jerman

Otomotif | Senin, 06 Juli 2026 | 17:12 WIB

Sistem Infotainment Mobil Modern Dinilai Mengancam Keselamatan Berkendara

Sistem Infotainment Mobil Modern Dinilai Mengancam Keselamatan Berkendara

Otomotif | Senin, 06 Juli 2026 | 16:52 WIB

Bukan Indonesia, Negara Ini yang Jadi Tempat Kelahiran Yamaha R2?

Bukan Indonesia, Negara Ini yang Jadi Tempat Kelahiran Yamaha R2?

Otomotif | Senin, 06 Juli 2026 | 15:35 WIB

Ancaman Nyata BYD Paksa Toyota Ubah Strategi Distribusi Kendaraan untuk Pasar Australia

Ancaman Nyata BYD Paksa Toyota Ubah Strategi Distribusi Kendaraan untuk Pasar Australia

Otomotif | Senin, 06 Juli 2026 | 15:10 WIB

Studi: Gen Z Tak Bisa Ganti Ban Mobil Senidiri saat Ban Bocor

Studi: Gen Z Tak Bisa Ganti Ban Mobil Senidiri saat Ban Bocor

Otomotif | Senin, 06 Juli 2026 | 14:10 WIB

Ada 9 Varian: Simak Perbedaan Harga dan Fitur Yamaha Aerox Biar Nggak Bingung

Ada 9 Varian: Simak Perbedaan Harga dan Fitur Yamaha Aerox Biar Nggak Bingung

Otomotif | Senin, 06 Juli 2026 | 13:35 WIB

Touring Seru di Tanah Rencong Komunitas Motor Jelajahi Destinasi Ikonik Sambil Edukasi Mesin

Touring Seru di Tanah Rencong Komunitas Motor Jelajahi Destinasi Ikonik Sambil Edukasi Mesin

Otomotif | Senin, 06 Juli 2026 | 13:23 WIB

Update Klasemen Moto3 Junior M Kiandra Ramadhipa Terpaut Sembilan Poin dari Puncak

Update Klasemen Moto3 Junior M Kiandra Ramadhipa Terpaut Sembilan Poin dari Puncak

Otomotif | Senin, 06 Juli 2026 | 12:55 WIB

×