Ngalong, Sopir Taksol Wanita di Garut Ini Dapat Orderan Antar Jenazah

Angga Roni Priambodo | Praba Mustika | Suara.com

Kamis, 09 Mei 2019 | 12:26 WIB
Ngalong, Sopir Taksol Wanita di Garut Ini Dapat Orderan Antar Jenazah
Lagi Lembur, Sopir Taksol Cantik Ini Dapat Orderan Antar Jenazah. (Facebook/Liputan Garut)

Suara.com - Perempuan asal Garut yang berprofesi sebagai pengemudi taksol, mendapatkan pesanan yang tak diduga, ketika dirinya sedang lembur mencari orderan taksol di malam hari. Karena sopir taksol cantik ini mendapat orderan untuk mengantar jenazah.

Kisah ini, diketahui dari akun Liputan Garut yang membagikan kiriman di jejaring Facebook. Pada kiriman tersebut, juga terdapat foto dan screenshot percakapan antara sopir taksol dan pelanggannya.

"Beliau bernama teh Yuni, ojek online Garut ini yang bantu customernya, beliau tidak hanya mengantarkan penumpang biasa, tapi sekitar tadi jam 04.00 WIB, beliau mendapat customer di mana keluarganya ada yang meninggal dikarenakan sakit," tulis akun Liputan Garut.

Keluarga korban memilih menggunakan taksi online karena ongkos mengantar dengan ambulans dari RSU dr Selamet Garut ke kediamannya di daerah Banjarwangi, terlalu mahal.

Lagi Lembur, Sopir Taksol Cantik Ini Dapat Orderan Antar Jenazah. (Facebook/Liputan Garut)
Lagi Lembur, Sopir Taksol Cantik Ini Dapat Orderan Antar Jenazah. (Facebook/Liputan Garut)

Kabarnya, ongkos mengantar jenazah dengan ambulans dari RSU dr Selamet mencapai Rp 900 ribu. Sementara dengan menggunakan jasa taksi online, hanya Rp 400 ribu rupiah.

"Entah kenapa biaya pengantaran dari Rumah Sakit dr Selamet Garut ke rumah kang Doni di Singajaya sangat mahal, maka memutuskan kang Doni mengambil penyewaan Grab Car. Sudah 1-3 kali banyak dari driver Grab Garut yang menolak orderan," katanya.

Lagi Lembur, Sopir Taksol Cantik Ini Dapat Orderan Antar Jenazah. (Facebook/Liputan Garut)
Lagi Lembur, Sopir Taksol Cantik Ini Dapat Orderan Antar Jenazah. (Facebook/Liputan Garut)

Teh Yuni, yang mendapat orderan tersebut pun sempat ditanya oleh keluarga korban, apakah bisa dan mau untuk membawa jenazah. Ia pun, kemudian mengiyakan pertanyaan tersebut, tapi tidak sendiri karena juga diantar sang suami.

Kejadian ini pun menuai beragam tanggapan dari warganet. Ada yang memuji teh Yuni dan ada juga yang menyoroti perihal kemudahan pengurusan mobil ambulans untuk mengantar jenazah.

"Luar biasa keren barakallah. Amiiin. Mudah2an jd inspirasi buat yg lain untuk berbuat baik saat kita mampu melakuannya, amin," kata Abinya Nuha Aqlan.

"Bukan ga ada, Ambulans itu banyak, bahkan sekarang tiap puskesmas desa memiliki ambulans. Tapi ya itu pengganti bensinnya tinggi." Ujar Iden Sirojudin.

Setelah viral kisah sopir taksol cantik yang dapat orderan antar jenazah ini, pihak RSU dr Selamet Garut menganggap adanya miskomunikasi antara keluarga korban dan pihak rumah sakit.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

RS yang Menunggu Jadwal Survei Akreditasi Tetap Wajib Layani Pasien

RS yang Menunggu Jadwal Survei Akreditasi Tetap Wajib Layani Pasien

Health | Selasa, 07 Mei 2019 | 16:09 WIB

Belum Akreditasi Ulang, 10 RS Terancam Putus Kontrak dengan BPJS Kesehatan

Belum Akreditasi Ulang, 10 RS Terancam Putus Kontrak dengan BPJS Kesehatan

Health | Selasa, 07 Mei 2019 | 15:08 WIB

Terkini

Bahaya Kebiasaan Menunda Isi Bensin Mobil yang Sering Diabaikan Pengendara

Bahaya Kebiasaan Menunda Isi Bensin Mobil yang Sering Diabaikan Pengendara

Otomotif | Sabtu, 09 Mei 2026 | 15:25 WIB

Daftar 13 SPBU yang Sudah Tidak Jual Pertalite Lagi

Daftar 13 SPBU yang Sudah Tidak Jual Pertalite Lagi

Otomotif | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:18 WIB

Telat 1 Hari Bayar Pajak Motor, Apakah Kena Denda? Begini Penjelasannya

Telat 1 Hari Bayar Pajak Motor, Apakah Kena Denda? Begini Penjelasannya

Otomotif | Sabtu, 09 Mei 2026 | 13:20 WIB

KBA Servis Gratis Mesin Tempel Yamaha Perkuat Sektor Maritim Nasional

KBA Servis Gratis Mesin Tempel Yamaha Perkuat Sektor Maritim Nasional

Otomotif | Sabtu, 09 Mei 2026 | 12:42 WIB

Tips Aman Menyebrang Rel Kereta Api Gunakan Mobil Hybrid, Apakah Sama dengan Mobil Listrik ?

Tips Aman Menyebrang Rel Kereta Api Gunakan Mobil Hybrid, Apakah Sama dengan Mobil Listrik ?

Otomotif | Sabtu, 09 Mei 2026 | 12:24 WIB

Motor Listrik Bisa Tekan Konsumsi BBM, Ini 4 Pilihan Model Mulai Rp 13 Jutaan

Motor Listrik Bisa Tekan Konsumsi BBM, Ini 4 Pilihan Model Mulai Rp 13 Jutaan

Otomotif | Sabtu, 09 Mei 2026 | 08:58 WIB

Honda Berpotensi Merugi Pasca Batalkan Proyek Pabrik Mobil Listrik Rp 179 Triliun

Honda Berpotensi Merugi Pasca Batalkan Proyek Pabrik Mobil Listrik Rp 179 Triliun

Otomotif | Jum'at, 08 Mei 2026 | 20:38 WIB

Terpopuler: Subsidi Motor Listrik Jalan Lagi, Deretan Mobil Berbaterai Nikel

Terpopuler: Subsidi Motor Listrik Jalan Lagi, Deretan Mobil Berbaterai Nikel

Otomotif | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:10 WIB

Menyibak Pesona Motor Italia Sekelas Vixion tapi V-Twin, Harga Masih Jadi Misteri

Menyibak Pesona Motor Italia Sekelas Vixion tapi V-Twin, Harga Masih Jadi Misteri

Otomotif | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:01 WIB

Mengenal Silsilah QJ Motor di Indonesia: Merek Mana Saja yang Masih Satu Klan?

Mengenal Silsilah QJ Motor di Indonesia: Merek Mana Saja yang Masih Satu Klan?

Otomotif | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:54 WIB