Laba Menurun, Petinggi Nissan Sebut Perusahaan Bermasalah Serius

RR Ukirsari Manggalani, Manuel Jeghesta Nainggolan

Kamis, 16 Mei 2019 | 18:00 WIB
Laba Menurun, Petinggi Nissan Sebut Perusahaan Bermasalah Serius
CEO Nissan Motors, Hiroto Saikawa berbicara saat konferensi pers di kantor pusat perusahaan di Yokohama, Prefektur Kanagawa (19/11/2018). Pimpinan Nissan,Carlos Ghosn menghadapi pemecatan setelah ditangkap di Jepang atas tuduhan penyalahgunaan dana keuangan, kata CEO ini [AFP/Behrouz Mehri].

Suara.com - Hiroto Saikawa, Chief Executive Officer (CEO) Nissan mengungkapkan bahwa Nissan saat ini ada dalam masalah serius. Hal itu dikatakannya saat merujuk hasil laba tahunan Nissan yang secara global mengalami penurunan penjualan sekitar 4,4 persen.

Penyebabnya adalah kinerja yang tidak menggembirakan di sejumlah kawasan, terutama di Amerika Serikat dan Eropa. Adapun di pasar China tumbuh 2,9 persen.

"Hari ini kami telah mencapai titik terendah," ujar Hiroto Saikawa, seperti dikutip dari CarBuzz.

Hiroto Saikawa sebagai pengganti Carlos Ghosn menyatakan bahwa banyak masalah keuangan Nissan berasal dari keputusan buruk yang dibuat oleh mantan ketua aliansi Nissan-Renault-Mitsubishi itu, saat masih menjabat sebagai pucuk pimpinan Nissan.

"Sebagian besar masalah yang kami hadapi adalah warisan negatif dari pemimpin lama itu," papar Hiroto Saikawa.

Dalam perhelatan Festival Film Cannes 2018, orang nomor satu Renault saat itu, Carlos Ghosn hadir, didampingi istrinya Carole Ghosn, menyaksikan pemutaran film "Ash is Purest White" [AFP/Alberto Pizzoli].
Dalam perhelatan Festival Film Cannes 2018, orang nomor satu Renault saat itu, Carlos Ghosn hadir, didampingi istrinya Carole Ghosn, menyaksikan pemutaran film "Ash is Purest White" [AFP/Alberto Pizzoli].

Tuduhan dari Hiroto Saikawa juga merujuk pada fakta bahwa Nissan telah menetapkan target penjualan yang begitu tinggi di bawah pemerintahan Carlos Ghosn. Hal ini akhirnya mendorong penjualan kendaraan seperti Rogue dan Altima hanya untuk memenuhi tujuan-tujuan itu.

Sebagai catatan, saat ini Carlos Ghosn masih menunggu kelanjutan proses pengadilan karena tuduhan memperkecil jumlah laporan gaji, serta mengalihkan kerugian bisnis pribadi ke rekening Nissan.

Bahkan di Amerika Serikat yang selama ini menjadi pasar terbesar Nissan, turut mengalami penurunan penjualan sebesar 9,3 persen sehingga hanya mampu menjual 1.444 juta unit, atau hanya setara 8,4 persen penguasaan pangsa pasar pada akhir tahun fiskal.

Penurunan yang terjadi ini mendorong Nissan untuk merevisi target pendapatan 2022 menjadi 132 miliar dolar Amerika Serikat, atau turun dari target sebelumnya, yaitu 150 miliar dolar Amerika Serikat.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Carlos Ghosn Diadili, Dua Negara Bahas Nasib Aliansinya

Carlos Ghosn Diadili, Dua Negara Bahas Nasib Aliansinya

Otomotif | Rabu, 24 April 2019 | 07:00 WIB

Menggugah, Carlos Ghosn Lakukan Pembelaan Lewat Video

Menggugah, Carlos Ghosn Lakukan Pembelaan Lewat Video

Otomotif | Rabu, 10 April 2019 | 11:00 WIB

Kolaborasi Nissan dan Mitsubishi Lahirkan Produk Semi-Swakemudi

Kolaborasi Nissan dan Mitsubishi Lahirkan Produk Semi-Swakemudi

Otomotif | Selasa, 19 Maret 2019 | 17:00 WIB

Terkini

5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax

5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax

Otomotif | Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:00 WIB

100 Ribu Buruh Perusahaan Otomotif "V" Terancam PHK

100 Ribu Buruh Perusahaan Otomotif "V" Terancam PHK

Otomotif | Sabtu, 27 Juni 2026 | 18:13 WIB

Tunda Nyicil Scoopy Baru, Yamaha Grand Filano Bekas Lebih Murah, Mending Mana?

Tunda Nyicil Scoopy Baru, Yamaha Grand Filano Bekas Lebih Murah, Mending Mana?

Otomotif | Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:03 WIB

Pesona SUV Mazda yang Seukuran dengan Suzuki S-Presso, Harga Cuma Tak Sampai 200 Juta

Pesona SUV Mazda yang Seukuran dengan Suzuki S-Presso, Harga Cuma Tak Sampai 200 Juta

Otomotif | Sabtu, 27 Juni 2026 | 15:00 WIB

Irit dan Tangguh, Ini Alasan Kenapa Yamaha Gear Ultima Jadi Skutik Favorit Perempuan

Irit dan Tangguh, Ini Alasan Kenapa Yamaha Gear Ultima Jadi Skutik Favorit Perempuan

Otomotif | Sabtu, 27 Juni 2026 | 14:23 WIB

Honda, Nissan dan Mitsubishi Jalin Kerja Sama, Ada Udang di Balik Batu

Honda, Nissan dan Mitsubishi Jalin Kerja Sama, Ada Udang di Balik Batu

Otomotif | Sabtu, 27 Juni 2026 | 13:10 WIB

Strategi Motul Dekati Konsumen Melalui Jaringan Bengkel Modern B-Quik

Strategi Motul Dekati Konsumen Melalui Jaringan Bengkel Modern B-Quik

Otomotif | Sabtu, 27 Juni 2026 | 11:27 WIB

Suzuki Ignis Kena Recall, Apa Bagian yang Rusak?

Suzuki Ignis Kena Recall, Apa Bagian yang Rusak?

Otomotif | Sabtu, 27 Juni 2026 | 11:15 WIB

Tinggalkan Kesan Murah, Begini Wujud Baru Honda BeAT Terbaru dengan Emblem Silver dan Warna Matte

Tinggalkan Kesan Murah, Begini Wujud Baru Honda BeAT Terbaru dengan Emblem Silver dan Warna Matte

Otomotif | Sabtu, 27 Juni 2026 | 07:21 WIB

Alasan Mitsubishi Xforce Ultimate DS Tetap Relevan Bagi Pengguna yang Punya Mobilitas Tinggi

Alasan Mitsubishi Xforce Ultimate DS Tetap Relevan Bagi Pengguna yang Punya Mobilitas Tinggi

Otomotif | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:15 WIB

×