Honda CR-V Lakukan Recall, Tembus 137 Ribu Unit. Begini Alasannya

RR Ukirsari Manggalani, Manuel Jeghesta Nainggolan

Jum'at, 24 Mei 2019 | 15:57 WIB
Honda CR-V Lakukan Recall, Tembus 137 Ribu Unit. Begini Alasannya
All-New Honda CR-V. Sebagai ilustrasi [Suara.com/Insan Akbar Krisnamusi].

Suara.com - Honda Motor Company mengumumkan penarikan kembali atau recall sekitar 137 ribu unit Honda CR-V produksinya, menyusul terjadinya permasalahan atas bagian airbag atau kantong udara penyelamat.

Dalam beberapa laporan, termasuk dikutip dari Reuters, airbag pada Honda CR-V disebut mampu mengembang sendiri tanpa terjadinya benturan sebagai trigger mekanisme operasional peranti penyelamat ini. Pihak Honda Motor Company menyebutkan adanya komponen logam pada bagian kemudi yang mampu memicu terjadinya hubungan arus pendek atau korsleting.

Konsep airbag mutakhir: saat terjadi benturan merobek wadah perlahan dan kantong pun mengembang aman. Sebagai ilustrasi [Shutterstock].
Konsep airbag mutakhir: saat terjadi benturan merobek wadah perlahan dan kantong pun mengembang aman. Sebagai ilustrasi [Shutterstock].

Alhasil, produsen otomotif asal Jepang itu mesti mengganti kabel kawat kemudi dan gulungan kabel sistem pengekang tambahan.

Meski demikian, ditambahkan pula, bahwa masalah airbag ini berbeda dengan kejadian-kejadian sebelumnya. Yaitu dalam beberapa dekade terakhir, Honda memang melakukan recall untuk mengganti lebih dari 21 juta inflator airbag Takata yang rusak dan mengakibatkan 14 jiwa di Amerika Serikat.

Dan saat ini, Honda juga masih melakukan kewajiban untuk menarik kembali 19 ribu unitnya di Negara Paman Sam, karena inflator Takata yang tidak dipasang dengan benar. Recall untuk hal ini sendiri telah dimulai sebelum Mei 2018.

Sementara untuk mekanisme kantong udara penyelamat yang bekerja tidak semestinya itu sendiri, Honda Motor Company melaporkan tidak ada terjadi kecelakaan terkait permasalahan terhadap model kategori Sport Utility Vehicle (SUV) itu.

Dan penarikan Honda CR-V untuk kasus kantong udara bisa bekerja sendiri tanpa trigger ini menembus 118 ribu unit untuk pasar Amerika Serikat, ditambah sebanyak dan 19 ribu unit di Korea Selatan dan Kanada.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Simak: Begini Dampak Airbag Rider MotoGP di Luar Trek

Simak: Begini Dampak Airbag Rider MotoGP di Luar Trek

Otomotif | Kamis, 16 Mei 2019 | 13:40 WIB

Honda Lakukan Recall Airbag Inflator untuk Model Accord

Honda Lakukan Recall Airbag Inflator untuk Model Accord

Otomotif | Rabu, 08 Mei 2019 | 14:20 WIB

Wah, Lebih dari 300 Ribu Unit Tunggangan BMW Ditarik Kembali!

Wah, Lebih dari 300 Ribu Unit Tunggangan BMW Ditarik Kembali!

Otomotif | Senin, 22 April 2019 | 12:01 WIB

Terkini

Nilai PISA Rendah, Mengapa Kita Masih Sibuk Mengganti Kurikulum?

Nilai PISA Rendah, Mengapa Kita Masih Sibuk Mengganti Kurikulum?

Your Say | Jum'at, 11 September 2026 | 06:23 WIB

Xiaomi Buka Kartu REDMI Note 17 Jelang Rilis 16 September, Baterai 10.000 mAh Jadi Andalan

Xiaomi Buka Kartu REDMI Note 17 Jelang Rilis 16 September, Baterai 10.000 mAh Jadi Andalan

Tekno | Jum'at, 11 September 2026 | 06:12 WIB

Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda

Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda

Jatim | Jum'at, 11 September 2026 | 06:00 WIB

Purbaya Bantah Airlangga soal Anggaran Buka Rekening Massal Tembus Rp 11 Triliun

Purbaya Bantah Airlangga soal Anggaran Buka Rekening Massal Tembus Rp 11 Triliun

Bisnis | Kamis, 10 September 2026 | 22:38 WIB

Kadin Dorong Industri Tambang Perkuat Inovasi Hadapi Tekanan Geopolitik

Kadin Dorong Industri Tambang Perkuat Inovasi Hadapi Tekanan Geopolitik

News | Kamis, 10 September 2026 | 22:31 WIB

Warga Bisa Ikut Uji Coba Gratis, LRT Kelapa Gading-Manggarai Siap Beroperasi Penuh

Warga Bisa Ikut Uji Coba Gratis, LRT Kelapa Gading-Manggarai Siap Beroperasi Penuh

News | Kamis, 10 September 2026 | 22:19 WIB

Kawal Revisi Aturan Ketenagakerjaan, DPRD DKI Janji Teruskan Suara Buruh ke DPR RI

Kawal Revisi Aturan Ketenagakerjaan, DPRD DKI Janji Teruskan Suara Buruh ke DPR RI

News | Kamis, 10 September 2026 | 22:12 WIB

WNA Asal China Selundupkan 10,4 Kilogram Emas di Bali

WNA Asal China Selundupkan 10,4 Kilogram Emas di Bali

Video | Kamis, 10 September 2026 | 22:05 WIB

Synchronize Fest Mengumumkan Full Line Up 2026: "It's Not Just A Festival, It's A Movement"

Synchronize Fest Mengumumkan Full Line Up 2026: "It's Not Just A Festival, It's A Movement"

Entertainment | Kamis, 10 September 2026 | 22:00 WIB

KPK Geledah Rumah Polisi yang Akui Terima Rp16 Miliar dari Proyek Bekasi

KPK Geledah Rumah Polisi yang Akui Terima Rp16 Miliar dari Proyek Bekasi

News | Kamis, 10 September 2026 | 21:56 WIB

×