Salut, Kecelakaan Pemudik Bermobil dalam Lebaran 2019 Menurun

RR Ukirsari Manggalani | Suara.com

Sabtu, 08 Juni 2019 | 08:00 WIB
Salut, Kecelakaan Pemudik Bermobil dalam Lebaran 2019 Menurun
Sejumlah kendaraan antre memasuki Gerbang Tol Cikampek Utama, Cikampek, Jawa Barat, Kamis (30/5/2019). [ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga]

Suara.com - Para pemudik atau mudikers dengan tunggangan pribadi bisa diberikan apresiasi, saat menilik hasil Operasi Ketupat 2019. Yaitu sebuah operasi lalu lintas pengamanan arus mudik dan arus balik Lebaran 2019 atau Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriah.

Pengendara mobil antre saat akan memasuki Tol Gate Pelabuhan Bakauheni Lampung Selatan, Lampung, Jumat (7/6). [ANTARA FOTO/Ardiansyah]
Pengendara mobil antre saat akan memasuki Tol Gate Pelabuhan Bakauheni Lampung Selatan, Lampung, Jumat (7/6/2019).  Sebagai ilustrasi arus balik Lebaran 2019 [ANTARA FOTO/Ardiansyah]

Dikutip dari kantor berita Antara Irjen Pol. Refdi Andri, Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri menyebutkan bahwa jumlah korban jiwa dalam berbagai kecelakaan lalu lintas yang terjadi di seluruh Indonesia saat Operasi Ketupat 2019 hingga Kamis (6/6/2019) mencapai 109 orang.

"Jumlah korban meninggal dunia selama Operasi Ketupat 2019 hingga Kamis mencapai 109 orang, atau terjadi penurunan sebesar 59 persen dari data pada 2018," jelas Irjen Pol. Refdi Andri dalam siaran pers sebagaimana diterima Antara pada Jumat (7/6/2019).

Dicatat oleh Korlantas dalam Operasi Ketupat 2019 bahwa pada hari H-7 Lebaran (29/5/2019) sampai H+2 Lebaran (6/6/2019) terjadi sebanyak 446 kasus kecelakaan yang mengakibatkan 109 korban meninggal dunia, 76 orang luka berat, dan 515 orang mengalami luka ringan.

"Jumlah kecelakaan dalam Operasi Ketupat 2019, turun 62 persen, jumlah korban meninggal turun 59 persen, jumlah korban luka berat turun 72 persen, dan jumlah korban luka ringan turun 66 persen dibandingkan data tahun lalu," imbuh Irjen Pol. Refdi Andri.

Salah satu alasan terjadinya penurunan ini adalah infrastruktur yang lebih baik.

"Faktor yang mempengaruhi turunnya angka laka lantas adalah infrastruktur lebih baik dibandingkan tahun lalu, termasuk sarana dan prasarana, kemudian kinerja kami lebih optimal bersama semua mitra terkait. Saya merasakan dengan perencanaan matang menjadi hasil yang baik," lanjut Kakorlantas.

Selain itu, masyarakat juga dinilainya lebih baik dalam mempersiapkan diri dan kendaraannya sebelum mudik sehingga memperkecil peluang terjadinya kecelakaan.

"Masyarakat yang melakukan pergerakan menyiapkan kendaraan lebih baik lagi, dan pengemudi lebih paham arti dari keselamatan," ungkapnya menyampaikan salut, seraya berpesan agar masyarakat menjaga keselamatan diri saat menjalani arus balik menuju Jakarta.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Antisipasi Macet Arus Balik dan Warga Berlibur, Ada Rekayasa Lalin

Antisipasi Macet Arus Balik dan Warga Berlibur, Ada Rekayasa Lalin

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Juni 2019 | 07:01 WIB

Sistem One Way Arus Balik Lebaran 2019, Ini Imbauan Kakorlantas

Sistem One Way Arus Balik Lebaran 2019, Ini Imbauan Kakorlantas

Otomotif | Sabtu, 08 Juni 2019 | 07:00 WIB

Arus Balik di Jambi: Waspadai Minimnya Penerangan Jalan

Arus Balik di Jambi: Waspadai Minimnya Penerangan Jalan

Otomotif | Jum'at, 07 Juni 2019 | 14:00 WIB

Terkini

Kembaran Honda Beat Pakai Rangka eSAF Tembus Eropa, Begini Penampakannya

Kembaran Honda Beat Pakai Rangka eSAF Tembus Eropa, Begini Penampakannya

Otomotif | Kamis, 30 April 2026 | 20:35 WIB

7 Motor Listrik Paling Tangguh untuk Harian, Anti Drama dan Minim Perawatan

7 Motor Listrik Paling Tangguh untuk Harian, Anti Drama dan Minim Perawatan

Otomotif | Kamis, 30 April 2026 | 20:02 WIB

Volkswagen Pangkas Kapasitas Produksi Satu Juta Unit Akibat Laba Anjlok

Volkswagen Pangkas Kapasitas Produksi Satu Juta Unit Akibat Laba Anjlok

Otomotif | Kamis, 30 April 2026 | 19:47 WIB

Apakah Denza D9 Generasi Baru Jadi MPV Mewah Paling Gila Abad Ini?

Apakah Denza D9 Generasi Baru Jadi MPV Mewah Paling Gila Abad Ini?

Otomotif | Kamis, 30 April 2026 | 19:35 WIB

Dexlite Meroket Harga SUV Mitsubishi Merosot, Ini Pajero Sport Bekas Paling Cocok

Dexlite Meroket Harga SUV Mitsubishi Merosot, Ini Pajero Sport Bekas Paling Cocok

Otomotif | Kamis, 30 April 2026 | 19:05 WIB

Pasar Mobil Bekas Turut Merasakan Dampak Kehadiran Mobil Listrik China

Pasar Mobil Bekas Turut Merasakan Dampak Kehadiran Mobil Listrik China

Otomotif | Kamis, 30 April 2026 | 17:27 WIB

Bukan Lagi Rp0! Ini Aturan Baru Pajak Motor Listrik Tahun 2026, Cek Simulasi Hitungannya

Bukan Lagi Rp0! Ini Aturan Baru Pajak Motor Listrik Tahun 2026, Cek Simulasi Hitungannya

Otomotif | Kamis, 30 April 2026 | 17:09 WIB

5 Mobil Diesel Tiga Baris Low Cortisol Nggak Bikin Kantong Jebol, yang Aman Pakai Biosolar

5 Mobil Diesel Tiga Baris Low Cortisol Nggak Bikin Kantong Jebol, yang Aman Pakai Biosolar

Otomotif | Kamis, 30 April 2026 | 17:00 WIB

Toyota Fortuner 2006 Tawarkan Kemewahan Pejabat dengan Harga Sangat Merakyat, Setara Dana LCGC

Toyota Fortuner 2006 Tawarkan Kemewahan Pejabat dengan Harga Sangat Merakyat, Setara Dana LCGC

Otomotif | Kamis, 30 April 2026 | 16:45 WIB

Ciri Mobil yang Tak Boleh Pakai Bioetanol, Wajib Tahu agar Mesin Tidak Rusak

Ciri Mobil yang Tak Boleh Pakai Bioetanol, Wajib Tahu agar Mesin Tidak Rusak

Otomotif | Kamis, 30 April 2026 | 16:00 WIB