Volkswagen Pangkas Kapasitas Produksi Satu Juta Unit Akibat Laba Anjlok

Manuel Jeghesta Nainggolan, Michele Alessandra Amabelle

Kamis, 30 April 2026 | 19:47 WIB
Volkswagen Pangkas Kapasitas Produksi Satu Juta Unit Akibat Laba Anjlok
Logo Volkswagen. (Pexels/Skylar Kang)
  • Volkswagen Group berencana memangkas kapasitas produksi hingga satu juta unit kendaraan global menjelang akhir dekade ini.
  • Kebijakan efisiensi ekstrem ini diambil setelah perusahaan mengalami penurunan laba bersih hampir sebesar 50 persen.
  • Faktor utama penurunan performa meliputi tekanan pasar China, biaya investasi tinggi, serta berbagai tantangan ekonomi global.

Suara.com - Raksasa otomotif asal Jerman, Volkswagen Group, tengah menghadapi tantangan berat di tengah kondisi ekonomi global yang tidak menentu. Perusahaan ini berencana melakukan langkah efisiensi ekstrem dengan memangkas kapasitas produksinya secara besar-besaran di berbagai belahan dunia.

Berdasarkan laporan Carbuzz, CEO Volkswagen Group Oliver Blume mengungkapkan niat perusahaan untuk mengurangi kapasitas produksi hingga satu juta unit kendaraan pada akhir dekade ini.

Kebijakan tersebut diambil setelah Volkswagen melaporkan penurunan laba bersih yang signifikan hampir mencapai 50 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Langkah ini merupakan bagian dari penyesuaian struktural jangka panjang untuk menjaga keberlangsungan bisnis. Dengan pemangkasan tersebut, kapasitas produksi tahunan Volkswagen diperkirakan menyusut menjadi sekitar 9 juta unit.

Angka ini turun drastis jika dibandingkan masa sebelum pandemi ketika kapasitas pabrikan mencapai 12 juta unit dengan penjualan mendekati 11 juta unit per tahun.

Margin operasional perusahaan juga mengalami tekanan dan diprediksi turun menjadi 2,8 persen pada 2025. Beberapa faktor pemicu pelemahan ini antara lain daya jual yang menurun di pasar China serta tingginya biaya investasi untuk pengembangan kendaraan listrik dan sistem perangkat lunak.

Selain masalah internal, tekanan eksternal turut memperkeruh situasi. Tarif impor dari Amerika Serikat, potensi kenaikan biaya energi, serta gangguan rantai pasok akibat konflik geopolitik di Timur Tengah menjadi beban tambahan bagi perusahaan.

Meski berada dalam posisi sulit, Volkswagen tetap melihat celah pertumbuhan di pasar Amerika Serikat melalui pembangunan pabrik baru di South Carolina untuk merek Scout.

Sementara itu di China, Volkswagen berupaya mempertahankan dominasi dengan rencana peluncuran lebih dari 20 model kendaraan elektrifikasi pada 2026 dan ditargetkan mencapai 50 model pada 2030.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pasar Mobil Bekas Turut Merasakan Dampak Kehadiran Mobil Listrik China

Pasar Mobil Bekas Turut Merasakan Dampak Kehadiran Mobil Listrik China

Otomotif | Kamis, 30 April 2026 | 17:27 WIB

Taksi Listrik VinFast VF e34 Mogok di Rel Berujung Petaka, Ke Mana Fitur Canggihnya?

Taksi Listrik VinFast VF e34 Mogok di Rel Berujung Petaka, Ke Mana Fitur Canggihnya?

Otomotif | Rabu, 29 April 2026 | 15:40 WIB

Pangkas Harga Produk Menjadi Senjata Kia Hadapi Dominasi BYD

Pangkas Harga Produk Menjadi Senjata Kia Hadapi Dominasi BYD

Otomotif | Rabu, 29 April 2026 | 13:15 WIB

Terkini

Pembalap Indonesia Aldi Satya Mahendra Raih Podium Bersejarah di World Supersport Misano

Pembalap Indonesia Aldi Satya Mahendra Raih Podium Bersejarah di World Supersport Misano

Otomotif | Senin, 15 Juni 2026 | 15:33 WIB

Perbedaan Perawatan Ban Mobil Listrik dan Konvensional Saat Musim Liburan

Perbedaan Perawatan Ban Mobil Listrik dan Konvensional Saat Musim Liburan

Otomotif | Senin, 15 Juni 2026 | 15:11 WIB

Declan Rice Jadi Brand Ambassador Xiaomi SU7, Peluncuran Global Semakin Dekat

Declan Rice Jadi Brand Ambassador Xiaomi SU7, Peluncuran Global Semakin Dekat

Otomotif | Senin, 15 Juni 2026 | 14:01 WIB

Deretan Modifikasi Yamaha Grand Filano dan Fazzio yang Curi Perhatian di Bandung

Deretan Modifikasi Yamaha Grand Filano dan Fazzio yang Curi Perhatian di Bandung

Otomotif | Senin, 15 Juni 2026 | 13:33 WIB

Nissan Pangkas Waktu Produksi Jadi 26 Bulan Demi Lawan Dominasi Mobil China

Nissan Pangkas Waktu Produksi Jadi 26 Bulan Demi Lawan Dominasi Mobil China

Otomotif | Senin, 15 Juni 2026 | 11:24 WIB

Pebalap Astra Honda Racing Team Sukses Amankan Podium di ARRC Motegi Jepang

Pebalap Astra Honda Racing Team Sukses Amankan Podium di ARRC Motegi Jepang

Otomotif | Senin, 15 Juni 2026 | 09:25 WIB

Motor Listrik Yadea Tawarkan Subsidi 10 Juta di Jakarta Fair 2026

Motor Listrik Yadea Tawarkan Subsidi 10 Juta di Jakarta Fair 2026

Otomotif | Minggu, 14 Juni 2026 | 16:05 WIB

Wuling Pamerkan Mobil Bertema Disney di Jakarta Fair 2026

Wuling Pamerkan Mobil Bertema Disney di Jakarta Fair 2026

Otomotif | Minggu, 14 Juni 2026 | 14:58 WIB

Terpopuler: Mobil Bekas yang Aman Pakai Pertalite, Biaya Isi Pertamax Full Tank untuk Skutik Honda

Terpopuler: Mobil Bekas yang Aman Pakai Pertalite, Biaya Isi Pertamax Full Tank untuk Skutik Honda

Otomotif | Minggu, 14 Juni 2026 | 06:45 WIB

Modus Penipuan 'Sekrup' di SPBU Bikin Tekor Konsumen, Apa Itu?

Modus Penipuan 'Sekrup' di SPBU Bikin Tekor Konsumen, Apa Itu?

Otomotif | Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:00 WIB