Kreatif, Dengan Tempat Kanebo Pemobil Bisa Batasi Kecepatan di Jalan Tol

Angga Roni Priambodo, Praba Mustika

Selasa, 03 September 2019 | 13:18 WIB
Kreatif, Dengan Tempat Kanebo Pemobil Bisa Batasi Kecepatan di Jalan Tol
Ilustrasi Jalan Tol. (Pixabay)

Suara.com - Kecelakaan di Tol Cipularang KM 92 pada Senin (2/9/2019) siang, seolah mengingatkan kembali kepada para pemobil agar bisa menjaga kecepatan mobil di jalan tol. Tak kehabisan akal, seorang pemobil membagikan cara kreatif, menggunakan tempat Kanebo untuk membatasi kecepatan mobil.

Melalui jejaring Facebook, warganet bernama Vicky membagikan tips sederhana, untuk menjaga kecepatan mobil saat melaju di jalan tol, yang telah sukses dilakukannya.

Seperti diketahui bersama, Kanebo adalah lap sintetis yang digunakan untuk membersihkan mobil.

"Semalam Saya balik ke perantauan dari Jateng via tol. Karena merasa capek injak gas, lalu saya kasih botol (tempat) Kanebo di bawah pedal gas. Kalau diinjek dan masuk top gear, mobil otomatis lari 100 kilometer per jam tanpa bisa naik lagi," katanya.

Ia melanjutkan "Kalau mau kurangi kecepatan ya tinggal lepas kakinya saja. Ini cara Saya buat mematuhi batas kecepatan 100 kilometer per jam di jalan tol. Kalau batas kecepatannya 80 kilometer per jam, tempat Kanebonya dimajuin biar pas diinjak mobil hanya bisa lari (melaju) di 80 kilometer per jam,"

Menurut Vicky, menggunakan tempat Kanebo adalah cara alternatif jika mobil belum memiliki fitur cruise control.

Pemobil Batasi Kecepatan Mengemudi di Jalan Tol dengan Tempat Kanebo. (Facebook/Vicky)
Pemobil Batasi Kecepatan Mengemudi di Jalan Tol dengan Tempat Kanebo. (Facebook/Vicky)

"Lumayan bikin kaki rileks injek gas, mbah. Kalau di sini pada pake cruise control ya? wkwk. Mobil Saya nggak ada cruise control-nya mbah." Jelas Vicky.

Sebagai informasi, cruise control merupakan fitur pada mobil yang berfungsi untuk mengatur kecepatan putaran mesin, tanpa perlu menginjak pedal gas.

Meski terbilang kreatif, namun cara yang dilakukan Vicky, menggunakan tempat Kanebo sebagai pembatas kecepatan dirasa agak bahaya oleh warganet.

baca juga

"Ngeri geser ketengah malah nggak bisa ngerem. Tetap waspada saja sama konsentrasi yang lebih penting," ujar Tomy.

"Bahaya lagi kalau pas mau nyalip, karena pas pedal gas diinjak tenaga mobil nggak naik, mobil jadi nggak bisa lari. Bahaya lagi kalau sampai tempat Kanebonya geser ke bawah pedal rem." Tulis Dwi di kolom komentar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Keren! Mobil Listrik Karya Siswa SMK di Banyumas Mampu Angkut 4 Orang

Keren! Mobil Listrik Karya Siswa SMK di Banyumas Mampu Angkut 4 Orang

Jawa Tengah | Selasa, 03 September 2019 | 05:37 WIB

Pemerintah Larang Ekspor Nikel Demi Industri Baterai Mobil Listrik

Pemerintah Larang Ekspor Nikel Demi Industri Baterai Mobil Listrik

Otomotif | Senin, 02 September 2019 | 22:10 WIB

Ferrari Keberatan Menambah Bobot Mobil untuk Teknologi Hybrid

Ferrari Keberatan Menambah Bobot Mobil untuk Teknologi Hybrid

Otomotif | Senin, 02 September 2019 | 20:48 WIB

Terkini

Remaja di Makassar Dibayar Rp100 Ribu Ikut Tawuran

Remaja di Makassar Dibayar Rp100 Ribu Ikut Tawuran

Sulsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 15:57 WIB

Singapura Hadapi Ancaman Polusi Terburuk, Eks Menpora Malaysia Desak Indonesia Dikucilkan

Singapura Hadapi Ancaman Polusi Terburuk, Eks Menpora Malaysia Desak Indonesia Dikucilkan

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 15:55 WIB

Inspirasi Gaya Preppy Kampus Inggris, Kemeja Kotak-Kotak hingga Sweater Jadi Andalan

Inspirasi Gaya Preppy Kampus Inggris, Kemeja Kotak-Kotak hingga Sweater Jadi Andalan

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 15:50 WIB

Tanda Segera Gabung Timnas Indonesia, Demiane Agustien Pamer Jersey Calvin Verdonk

Tanda Segera Gabung Timnas Indonesia, Demiane Agustien Pamer Jersey Calvin Verdonk

Bola | Kamis, 15 Oktober 2026 | 15:49 WIB

Momentum TEI ke-41, Dorong Ekspor dan Tingkatkan Daya Saing Produk

Momentum TEI ke-41, Dorong Ekspor dan Tingkatkan Daya Saing Produk

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 15:49 WIB

Stop Boros! Ini 5 Resep Meal Prep Ayam untuk Solusi Hemat Bulking

Stop Boros! Ini 5 Resep Meal Prep Ayam untuk Solusi Hemat Bulking

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 15:49 WIB

Sentil Revitalisasi Pasar Shopping, Legislator Metro: Bukan Zamannya Pamer Kekuasaan ke Rakyat

Sentil Revitalisasi Pasar Shopping, Legislator Metro: Bukan Zamannya Pamer Kekuasaan ke Rakyat

Lampung | Kamis, 15 Oktober 2026 | 15:47 WIB

Prabowo Rotasi Jabatan: Tunjuk Jenderal Maruli jadi Wakil Panglima TNI, Jenderal Tandyo KSAD

Prabowo Rotasi Jabatan: Tunjuk Jenderal Maruli jadi Wakil Panglima TNI, Jenderal Tandyo KSAD

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 15:46 WIB

Akhirnya Prabowo Setujui Bantuan Negara Tetangga Padamkan Karhutla

Akhirnya Prabowo Setujui Bantuan Negara Tetangga Padamkan Karhutla

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 15:46 WIB

Penyidikan Karhutla Mulai Mengerucut ke Korporasi, 92 Laporan Naik Sidik

Penyidikan Karhutla Mulai Mengerucut ke Korporasi, 92 Laporan Naik Sidik

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 15:45 WIB

×