Berhenti Produksi Mesin Konvensional, Daimler Fokus ke Mobil Listrik

Liberty Jemadu | Manuel Jeghesta Nainggolan
Berhenti Produksi Mesin Konvensional, Daimler Fokus ke Mobil Listrik
Daimler, Mercedes Benz [shutterstock]

Dengan perubahan kebijakan Daimler ini ada kemungkinan Mercedes-Benz hanya akan meluncurkan mobil listrik di masa depan.

Suara.com - Setelah puluhan tahun memproduksi mobil combustion engine, Daimler baru-baru ini memutuskan untuk menghentikan pengembangan mesin konvensional itu dan fokus pada mobil listrik.

Menurut majalah Jerman Auto Motor und Sport, kepala pengembangan Daimler Markus Schaefer mengatakan bahwa pihaknya saat ini tidak memiliki rencana untuk mengembangkan mesin pembakaran generasi baru dan mereka fokus pada mobil listrik dan baterai.

Kendati demikian, Schaefer menekankan, Daimler masih akan bekerja pada beberapa bagian tertentu untuk meningkatkan kemampuan mesin konvensional yang sudah beredar di pasaran.

"Dalam beberapa tahun terakhir, ada tanda-tanda bahwa mesin pembakaran internal telah mencapai batasnya," kata Schaefer seperti diwartakan Electrec.

Ia menambahkan, tanda-tandanya semakin jelas ketika seluruh industri melakukan kecurangan agar mesin diesel mereka terlihat lebih efisien dan minim polusi.

Selain itu, generasi mesin pembakaran memiliki waktu pengembangan yang cukup panjang. Ditambah faktor-faktor lain yang dapat membuat investasi tidak berharga.

Sebagai contoh, beberapa negara menerapkan atau mengumumkan niat mereka untuk melarang penjualan kendaraan bertenaga bensin dan diesel pada tahun 2040.

"Ini mendorong produsen mobil untuk memikirkan kembali strategi jangka panjang mereka untuk berinvestasi dalam pengembangan powertrain," tutup Schaefer.

Salah satu merek paling terkenal di bawah Daimler adalah Mercedes-Benz. Dengan perubahan kebijakan Daimler ini ada kemungkinan Mercedes-Benz hanya akan meluncurkan mobil listrik di masa depan.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS