Lapor Kemalingan Barang, Korban Mengaku Malah Disuruh Bayar Rp 5 Juta

Rima Sekarani Imamun Nissa, Rima Sekarani Imamun Nissa

Kamis, 21 November 2019 | 10:35 WIB
Lapor Kemalingan Barang, Korban Mengaku Malah Disuruh Bayar Rp 5 Juta
Pencurian Barang di Mobil dengan Modus Memecahkan Kaca di Kranji, Bekasi. (Facebook)

Suara.com - Seorang pemilik mobil di Bekasi, Jawa Barat, menjadi korban pencurian barang dengan modus memecahkan kaca. Namun ketika hendak melaporkan ke Polsek setempat dengan membawa bukti rekaman kamera CCTV, korban mengaku malah disuruh membayar Rp 5 juta.

Melalui jejaring Facebook, warganet bernama Rosadi mengunggah video rekaman kamera CCTV yang menunjukkan detik-detik ketika pencuri melancarkan aksinya.

Ia juga menjelaskan kronologi kejadian. Hal yang membuat miris, korban dikatakan harus membayar Rp 5 juta saat melapor ke Polsek setempat.

"Ceritanya teman saya parkir di deket Giant Kranji. Balik-balik kaca mobil pecah dan satu tas berisi laptop, dompet, dll raib. Bodohnya pelaku, nggak lihat kalau ada CCTV di atas. Muka (pelaku) dan motor terlihat jelas," katanya.

Ia melanjutkan, "Nah, pas lapor ke Polsek dan membawa bukti (rekaman kamera CCTV) malah disuruh bayar Rp 5 juta. Memang kalau lapor bayar, ya? Terus kalau bayar untuk apa uangnya? Bukannya sudah digaji dari uang rakyat?"

Pencurian Barang di Mobil dengan Modus Memecahkan Kaca di Kranji, Bekasi. (Facebook)
Pencurian Barang di Mobil dengan Modus Memecahkan Kaca di Kranji, Bekasi. (Facebook)

Rekaman kamera CCTV saat pelaku pencurian beraksi bisa dilihat di sini.

Sementara itu pada kolom komentar, warganet pun memberi saran untuk melapor ke Polres agar kejadian pencurian tersebut bisa segera diusut. Selain itu, banyak juga yang menyarankan untuk melaporkan ke Propam perihal uang Rp 5 juta yang diduga diminta oleh oknum Polsek.

"Bikin bukti yang valid, lapor ke Polres, sertakan bukti kalau ada yang minta bayaran gitu," komentar Tri.

"Semoga kasusnya cepat diselesaikan. Coba aja langsung lapor ke Polres, siapa tahu langsung ditanggapi," komentar warganet lainnya, Herdi.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ingin Coba Menikung Seperti Marc Marquez, Pria Ini Didoakan Warganet

Ingin Coba Menikung Seperti Marc Marquez, Pria Ini Didoakan Warganet

Otomotif | Rabu, 20 November 2019 | 11:55 WIB

Tak Punya SIM dan Langgar Marka Jalan, Sopir Truk Disemprot Bupati Lumajang

Tak Punya SIM dan Langgar Marka Jalan, Sopir Truk Disemprot Bupati Lumajang

Otomotif | Rabu, 20 November 2019 | 11:12 WIB

Gokil, Koleksi Motor Tua di Dalam Rumah, Bikin Ngiler Sampai Kebawa Mimpi

Gokil, Koleksi Motor Tua di Dalam Rumah, Bikin Ngiler Sampai Kebawa Mimpi

Otomotif | Rabu, 20 November 2019 | 09:09 WIB

Nekat Jadi Polisi Gadungan, Anak SMP di Ciputat Diciduk Polisi Beneran

Nekat Jadi Polisi Gadungan, Anak SMP di Ciputat Diciduk Polisi Beneran

Banten | Kamis, 14 November 2019 | 23:10 WIB

Terkini

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:26 WIB

×